Terbaru! PLN NTB Bangun PLTMH Pandanduri Lombok Timur, Ini Kapasitasnya

- Reporter

Selasa, 29 April 2025 - 08:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, GONTB – Dalam upaya mendukung target Net Zero Emission (NZE) Indonesia 2060 dan NZE NTB Tahun 2050, PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus meningkatkan bauran energi terbarukan di sistem kelistrikan NTB.

Salah satu langkah yang dilakukan melalui kolaborasi strategis dengan Pemerintah Daerah dan pengembang energi baru terbarukan (EBT) untuk mengoptimalkan potensi sumber daya lokal.

Komitmen ini diwujudkan dalam pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Minihidro (PLTMH) Pandanduri berkapasitas 2 x 290 kilowatt (KW) yang saat ini tengah memasuki tahap akhir konstruksi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Proyek yang dibangun oleh PT Brantas Energi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi dan memperbesar kontribusi energi bersih di Lombok. Hingga akhir April 2025, progres pembangunan PLTMH Pandanduri telah mencapai 97 persen.

Baca Juga:  Listrik Andal Selama Puasa Ramadhan, PLN Siagakan Ribuan Personel

Penandatanganan peresmian proyek pembangunan PLTMH Pandanduri secara resmi dilakukan oleh General Manager PLN UIW NTB, Sudjarwo. Dalam kunjungannya ke lokasi proyek, Sudjarwo menegaskan pentingnya peran PLTMH Pandanduri dalam menambah kapasitas energi hijau di NTB.

“Ini bukan sekadar proyek pembangkitan, tetapi investasi untuk masa depan NTB yang lebih bersih, lebih mandiri, dan lebih berkelanjutan,” ujar Sudjarwo melalui rilis resmi yang diterima. Senin 28 April 2025.

Saat ini, sistem kelistrikan Lombok memiliki kapasitas pembangkit EBT sekitar 38 megawatt (MW) atau sekitar 8,02 persen dari total kapasitas sistem, yang sebagian besar berasal dari Independent Power Producer (IPP) atau pengembang swasta. Dengan tambahan kapasitas sebesar 580 KW dari PLTMH Pandanduri, bauran energi terbarukan Lombok akan semakin meningkat, sekaligus memperluas pasokan listrik ramah lingkungan untuk masyarakat di sekitar wilayah Pandanduri.

Baca Juga:  Outbound Media Gathering 2024, Bentuk Sinergi Positif PLN NTB dengan Media

Dalam infografis kelistrikan NTB, tercatat bahwa bauran energi terbarukan di Lombok terdiri dari tenaga surya, tenaga bayu, dan tenaga air. Tenaga surya berkontribusi 17 MWp melalui PLTS, tenaga bayu sebesar 21 MW melalui PLTB di Lombok Timur, dan pembangkit tenaga air yang kini terus bertambah seiring pembangunan PLTMH Pandanduri. Sementara itu, PLN juga terus mengoptimalkan co-firing biomassa di PLTU sebagai bagian dari transisi energi.

PLN UIW NTB berkomitmen memperkuat kolaborasi multipihak untuk mempercepat pengembangan proyek-proyek EBT di berbagai wilayah NTB. Kolaborasi ini tidak hanya melibatkan sektor swasta, tetapi juga Pemerintah Daerah dalam penyediaan lahan, perizinan, dan dukungan lainnya untuk mempercepat proses pembangunan pembangkit EBT.

Baca Juga:  PLN Luncurkan Program Womenpreneur Empowerment, Wujudkan Perempuan Berdaya di Desa Medana

Menurut Sudjarwo, pencapaian NZE harus menjadi perhatian utama. “Setiap kilowatt energi bersih yang kita hasilkan hari ini adalah langkah untuk menuju masa depan yang lebih baik demi generasi mendatang. PLN NTB akan terus hadir di garis depan dalam transisi energi ini,” tegas Sudjarwo.

Dengan kehadiran PLTMH Pandanduri dan berbagai inisiatif lain, PLN UIW NTB optimistis target bauran energi terbarukan di NTB dapat terus meningkat secara progresif. Hal ini sekaligus mempertegas peran NTB sebagai salah satu provinsi percontohan pengembangan energi hijau di Indonesia. (pln)

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indomobil Cabang Lombok Berikan Pengalaman Test Drive dan Perkenalkan Teknologi Nissan e-POWER
Geser Fokus, Pemprov NTB: Inovasi Harus Hadirkan Solusi
Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda, Polda NTB Minta Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas
HUT KAI ke-18 Jadi Puncak Penutupan Rakernas ADVOKAI 2026 di Lombok
Diskusi Publik ADVOKAI: Aparat Penegak Hukum Harus Ubah Cara Pikir Hadapi KUHAP Baru
Momentum Rakernas, ADVOKAI dan Pemprov NTB Bersinergi Cetak Seribu Paralegal untuk Indonesia
Pembangunan Tower di Bongancina Dipersoalkan, Warga Tempuh Jalur Dumas ke Polda Bali
Curi Laptop Mahasiswa Asal Sumbawa Barat di Kos, Pelaku Berhasil Dibekuk Tim URC Sat Reskrim Polresta Mataram
Berita ini 30 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 17:33 WITA

Indomobil Cabang Lombok Berikan Pengalaman Test Drive dan Perkenalkan Teknologi Nissan e-POWER

Sabtu, 13 Juni 2026 - 07:02 WITA

Geser Fokus, Pemprov NTB: Inovasi Harus Hadirkan Solusi

Senin, 8 Juni 2026 - 12:25 WITA

Operasi Patuh 2026 Resmi Ditunda, Polda NTB Minta Masyarakat Tetap Tertib Berlalu Lintas

Sabtu, 6 Juni 2026 - 22:32 WITA

HUT KAI ke-18 Jadi Puncak Penutupan Rakernas ADVOKAI 2026 di Lombok

Sabtu, 6 Juni 2026 - 08:47 WITA

Diskusi Publik ADVOKAI: Aparat Penegak Hukum Harus Ubah Cara Pikir Hadapi KUHAP Baru

Berita Terbaru

Penggagas berdirinya Organisasi Islam Terbesar ke 3 Indonesia wilayah NTB Ust. H. Aswan nasution.

Go Religi

Hijrah dan Kebangkitan Ummat

Sabtu, 13 Jun 2026 - 17:49 WITA

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair (kiri) bersama Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah serta Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/6/2026). Foto (Kominfotik NTB)

Go NTB

Geser Fokus, Pemprov NTB: Inovasi Harus Hadirkan Solusi

Sabtu, 13 Jun 2026 - 07:02 WITA