Merasa Punya Tanggung Jawab Moral PON 2028, Mori Hanafi Siap Maju Lagi di Pemilihan Ketua KONI NTB

Rabu, 5 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua KONI Nusa Tenggara Barat (NTB), Mori Hanafi.

Ketua KONI Nusa Tenggara Barat (NTB), Mori Hanafi.

Mataram, GONTB — Ketua KONI Nusa Tenggara Barat (NTB) petahana, Mori Hanafi, memberikan sinyal kuat untuk kembali bertarung dalam bursa pemilihan Ketua Umum KONI NTB masa bakti 2026–2030.

Langkah ini diambil seiring dengan dimulainya tahapan resmi penjaringan dan penyaringan yang digulirkan oleh Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) KONI NTB.

Mori menegaskan, keputusannya untuk mencalonkan diri pada periode kedua didasari oleh tanggung jawab moral yang besar dalam mengawal persiapan NTB sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII tahun 2028 mendatang.

“Sebagai pihak yang mengawal proses bidding (pencalonan) hingga penyusunan master plan awal NTB sebagai tuan rumah PON, saya merasa memiliki kewajiban moral untuk memastikan pelaksanaan ajang olahraga terbesar di Indonesia tersebut berjalan dengan sukses,” ujar Mori Hanafi di Mataram.

Baca Juga:  Pengurus Teqball NTB Gelar Kejurda, Target Ikut PON 2028

Kesiapan Mori untuk melanjutkan kepemimpinannya makin mantap lantaran ia mengklaim telah mengantongi dukungan mayoritas. Saat ini, ia mengumpulkan dukungan lebih dari setengah pemilik suara sah yang terdiri dari Pengurus Cabang Olahraga (Cabor) dan KONI Kabupaten/Kota se-NTB.

Kondisi tersebut menempatkan Mori di posisi strategis, mengingat TPP memproyeksikan bursa pemilihan kali ini paling banyak hanya diikuti oleh tiga kandidat akibat ketatnya aturan persentase batas minimal surat dukungan dari total 60 Cabor dan KONI daerah.

Tahapan dan Persyaratan Pemilihan

Baca Juga:  Selaparang TV Gelar Peringatan Dua Dekade Sebagai TV Publik Lokal di NTB. Ini Harapan Direktur Utama!

Di sisi lain, Ketua TPP H. Suhaimi menjelaskan bahwa proses penjaringan dilakukan secara selektif demi mendapatkan sosok pemimpin yang tangguh untuk menjawab tantangan besar NTB sebagai penyelenggara ajang multievent nasional.

Berdasarkan timeline resmi TPP:

• 3–4 Agustus 2026: Sosialisasi tahapan pendaftaran.

• 5 Agustus 2026: Dimulainya penyerahan berkas pendaftaran calon beserta bukti dukungan.

• Akhir Agustus 2026: Batas akhir pelaksanaan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) yang memuat agenda utama sidang pleno pemilihan Ketua Umum.

Sebagai informasi, kepengurusan periode ini sebenarnya telah berakhir pada Februari 2026, namun mendapat perpanjangan waktu selama enam bulan dari KONI Pusat untuk memastikan transisi organisasi berjalan matang.

Baca Juga:  Komisi V DPR RI Dorong Percepatan Pembangunan Stadion Turide, Target Selesai Sebelum PON 2028

Mengenai persyaratan calon, kriteria yang ditetapkan tidak mengalami perubahan signifikan dari periode sebelumnya. Calon diwajibkan merupakan warga negara sah yang berdomisili di NTB serta memiliki pengalaman sebagai Ketua KONI (Provinsi/Kabupaten/Kota) atau Ketua Pengurus Cabor.

Selain itu, Suhaimi turut meluruskan isu terkait biaya pendaftaran yang sempat beredar di masyarakat. Pendaftaran ditetapkan sebesar Rp200 juta, bukan Rp1 miliar sebagaimana rumor yang beredar di media sosial.

Dengan resminya pembukaan tahapan ini, panggung Musorprov NTB akhir Agustus mendatang dipastikan menjadi momentum krusial bagi kepemimpinan Mori Hanafi dalam melanjutkan estafet pembangunan olahraga daerah menuju sukses PON 2028. ***

 

 

Berita Terkait

Mahsan, Katar Cakranegara Siap Dukung Penuh Ketua Terpilih Demi Kemajuan Pemuda
Usai Mediasi di Polresta Mataram, Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah Tetap Berlanjut
Sinergi Kemenag dan BAZNAS Lombok Barat Apresiasi 33 Pemenang Olimpiade Madrasah Indonesia
Tanpa Iring Iringan , Petahana Hasbi Resmi Daftar Calon Kepala Desa Kuripan
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Mataram Pastikan Kesiapan Pengamanan
Gandeng 24 Tenant dan Internasional, IKA Poltekkes Mataram Perkuat Penyerapan Alumni
Pastikan Masuk Kas Daerah, DPRD Mataram Minta Pungutan Lapak CFD Gunakan QRIS
Semen, Jatah yang Dikikir

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:29

Mahsan, Katar Cakranegara Siap Dukung Penuh Ketua Terpilih Demi Kemajuan Pemuda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:56

Usai Mediasi di Polresta Mataram, Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah Tetap Berlanjut

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:23

Sinergi Kemenag dan BAZNAS Lombok Barat Apresiasi 33 Pemenang Olimpiade Madrasah Indonesia

Kamis, 1 Oktober 2026 - 12:21

Tanpa Iring Iringan , Petahana Hasbi Resmi Daftar Calon Kepala Desa Kuripan

Rabu, 30 September 2026 - 16:28

Gandeng 24 Tenant dan Internasional, IKA Poltekkes Mataram Perkuat Penyerapan Alumni

Berita Terbaru