Akses Nelayan Terancam, Masyarakat Meninting Hearing ke Dewan Lobar

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Sabtu, 14 Juni 2025 - 15:53 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat, GONTB– Suasana hangat namun penuh ketegangan terasa dalam kegiatan hearing yang digelar masyarakat Desa Meninting, Kecamatan Batulayar, Lombok Barat sebagai bentuk perlawanan terhadap klaim pengembang atas tanah sepadan pantai yang selama ini menjadi akses vital bagi nelayan setempat. Sabtu, 14 Juni 2025.

Acara yang dihadiri oleh Kepala BPN Lombok Barat, perwakilan Dinas Perizinan, Dinas Kelautan, serta anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat ini menjadi ruang aspirasi terbuka bagi masyarakat pesisir yang merasa haknya telah dirampas.

Dalam forum tersebut, para nelayan menyampaikan keluhan secara langsung. Salah satu tokoh nelayan, Burhan, menegaskan bahwa pantai bukan sekadar tempat bekerja, tetapi urat nadi kehidupan mereka.

“Kami tidak minta lebih, hanya ingin bisa tetap sandarkan perahu dan melaut seperti biasa. Kalau akses pantai ditutup, kami mau makan apa?,” kata Burhan saat hearing berlangsung.

Konflik ini bermula dari munculnya Sertifikat Hak Milik (SHM) yang diklaim oleh sebuah perusahaan pengembang atas lahan yang selama ini digunakan para nelayan. Akibatnya, aktivitas nelayan terhambat dan menimbulkan keresahan yang meluas di kalangan warga.

Menanggapi persoalan tersebut, Kepala BPN Lombok Barat Ir. H. lalu Suharli, MM, menyatakan komitmen untuk menelusuri legalitas penerbitan SHM tersebut.

“Kami akan lakukan kajian dan verifikasi ulang atas dokumen kepemilikan yang dipersoalkan. Bila terbukti menyentuh wilayah sepadan pantai, maka langkah hukum akan ditempuh,” tegasnya.

Ketua Komisi II DPRD Lombok Barat, H. Husnan Wadi, menyoroti pentingnya menjaga ruang publik dari praktik privatisasi yang melanggar hukum.

“Memprivatisasi sepadan pantai adalah pelanggaran konstitusi. Negara menjamin akses masyarakat terhadap sumber daya alam, termasuk pantai. Jika SHM tersebut melanggar batas yang ditentukan undang-undang, maka sah untuk dibatalkan,” ujar Husnan.

Sementara itu, Ketua DPRD Lombok Barat, Lalu Ivan Indaryadi, mengajak semua pihak untuk menjaga keseimbangan antara investasi dan kepentingan rakyat.

“Kami bukan anti investasi, tapi hak rakyat jangan dikorbankan. Pemerintah harus hadir sebagai penengah yang adil dan melindungi yang lemah,” katanya dalam sesi penutupan.

Baca Juga:  Paripurna DPRD, Bupati LAZ : Mari Berkolaborasi Untuk Memajukan Lombok Barat
Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kejurprov ORADO NTB 2026 Tuntas, Talenta Atlet Terbaik Siap Tampil di Kejurnas
Tim Paskib MTs.Negeri 2 Lobar, Borong Piala Ajang Lomba Paskib Pelajar SMP/ MTs Se- NTB DI SMAN 7 Mataram
MTsN 2 Lombok Barat Peringati HUT ke-68 Lobar: Kobarkan Semangat “Pacu Begawaian” Lewat Budaya Kerja 5K
Waoo! Inovasi Keren Guru MTsN 2 Lombok Barat: Hidupkan Literasi Al-Qur’an Melalui Seni Kaligrafi
Wujudkan Syukur, WEFA dan Human Initiative Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah bagi Santri Ponpes Nurussalam Tanak Awu
Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian
Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu
Anggota DPR RI Fauzan Khalid Apresiasi Digitaliasi Pelayanan Pertanahan di Kota Tangerang
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 20 April 2026 - 11:10 WITA

Kejurprov ORADO NTB 2026 Tuntas, Talenta Atlet Terbaik Siap Tampil di Kejurnas

Minggu, 19 April 2026 - 18:38 WITA

Tim Paskib MTs.Negeri 2 Lobar, Borong Piala Ajang Lomba Paskib Pelajar SMP/ MTs Se- NTB DI SMAN 7 Mataram

Jumat, 17 April 2026 - 12:01 WITA

MTsN 2 Lombok Barat Peringati HUT ke-68 Lobar: Kobarkan Semangat “Pacu Begawaian” Lewat Budaya Kerja 5K

Rabu, 15 April 2026 - 20:34 WITA

Wujudkan Syukur, WEFA dan Human Initiative Salurkan Bantuan Perlengkapan Ibadah bagi Santri Ponpes Nurussalam Tanak Awu

Sabtu, 11 April 2026 - 22:20 WITA

Pelantikan Pengurus MUI NTB, Masalah Sosial Jadi Perhatian

Berita Terbaru