Pulihkan Hutan dan Irigasi, Pemprov NTB dan TNI Kolaborasi Reboisasi Pulau Sumbawa

- Reporter

Senin, 20 Oktober 2025 - 19:57 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal mendampingi Menteri Pertahanan RI, Menteri Kesehatan RI dan Panglima TNI meninjau pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 835/Samota Yudha Bakti di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwis, Kabupaten Sumbawa Besar (18/10/2025). Foto (Pemprov NTB).

Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal mendampingi Menteri Pertahanan RI, Menteri Kesehatan RI dan Panglima TNI meninjau pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 835/Samota Yudha Bakti di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwis, Kabupaten Sumbawa Besar (18/10/2025). Foto (Pemprov NTB).

GONTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (Pemprov NTB) menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam melaksanakan program reboisasi dan penguatan sistem irigasi di Pulau Sumbawa. Langkah ini menjadi bagian dari upaya menyelesaikan persoalan lingkungan dan pertanian yang selama ini menjadi tantangan utama di wilayah tersebut.

Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan hal itu saat mendampingi Menteri Pertahanan RI, Menteri Kesehatan RI dan Panglima TNI meninjau pembangunan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan 835/Samota Yudha Bakti di Desa Kerekeh, Kecamatan Unter Iwis, Kabupaten Sumbawa Besar (18/10/2025).

Menurut Miq Iqbal, sapaan akrab gubernur, keberadaan batalyon tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat sistem pertahanan, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan daerah, terutama di sektor kesehatan, pertanian dan pelestarian lingkungan.

“Salah satu persoalan besar di Pulau Sumbawa adalah kerusakan hutan akibat pembukaan lahan jagung. Hal ini menyebabkan banjir dan kerusakan infrastruktur setiap tahun,” ungkapnya.

Dirinya menambahkan, akibat kerusakan tersebut pemerintah harus mengeluarkan puluhan triliun rupiah, untuk memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat banjir, terutama di wilayah Bima dan Dompu.

Sebagai langkah konkret, Pemprov NTB akan segera mengadakan rapat koordinasi dengan seluruh pemerintah kabupaten/kota di Pulau Sumbawa untuk menyusun rencana reboisasi terpadu bersama TNI dan masyarakat.

Baca Juga:  Pemkab Lobar Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Terkait DTSEN Untuk Turunkan Angka Kemiskinan

“Jika tidak segera diselesaikan, dampaknya akan semakin luas dan biaya perbaikan infrastruktur akan terus membengkak,,” tegasnya.

Selain reboisasi, Gubernur Iqbal juga menyambut baik rencana TNI untuk mendukung pembangunan bendungan dan embung guna memperkuat sistem irigasi pertanian. Kendati menilai pembangunan embung skala kecil lebih efektif dan efisien dibandingkan bendungan besar.

“Embung lebih mudah dirawat dan biayanya bisa dicicil. Banyak bendungan yang sudah kita bangun, tetapi irigasinya belum optimal,” jelasnya.

Terkait pengelolaan alat dan mesin pertanian (Alsintan), Pemprov NTB kini menerapkan kebijakan baru agar pemanfaatannya lebih tepat sasaran.

Baca Juga:  Tradisi Ngantih Bebuke Kini Ramaikan Kota Gerung Hingga Berdayakan UMKM Lombok Barat

“Sekarang strategi kami, menyerahkan Alsintan langsung kepada penyuluh, bukan lagi kepada Gapoktan. Alsintan bisa disewakan dengan harga murah dan hasilnya digunakan untuk biaya pemeliharaan,” tuturnya.

Sebagai bentuk sinergi konkret, Pemprov NTB bersama Danrem 162/Wira Bhakti telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat kerja sama pembangunan infrastruktur dengan dukungan personel TNI di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Langkah kolaboratif ini diharapkan mampu mempercepat pemulihan lingkungan dan meningkatkan ketahanan pangan di Pulau Sumbawa, sekaligus memperkuat peran TNI dalam pembangunan berkelanjutan di daerah. ***

Sumber Berita: Pemprov NTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda NTB Lantik AKBP Mubiarto Banu Kristanto sebagai Kapolres Bima Kota
Listrik Ramadan Aman, Srikandi PLN Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Lombok Barat
Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Bukber dengan Warga dan Pengurus NasDem
Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga
Polda NTB Tetapkan MTF Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual
Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Cek Harga di Pasar Mandalika
Safari Ramadhan di Gunungsari, LAZ: Saya Tidak Mungkin Lupakan Warga
Safari Ramadhan Desa Jagaraga jadi Ruang Dialog Pemdes dan Masyarakat
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:52 WITA

Kapolda NTB Lantik AKBP Mubiarto Banu Kristanto sebagai Kapolres Bima Kota

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:29 WITA

Listrik Ramadan Aman, Srikandi PLN Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Lombok Barat

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:25 WITA

Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Bukber dengan Warga dan Pengurus NasDem

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:40 WITA

Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:07 WITA

Polda NTB Tetapkan MTF Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Berita Terbaru