HLN ke-80, PLN Nyalakan Listrik untuk 136 Warga Tidak Mampu melalui Program Light Up The Dream

- Reporter

Selasa, 21 Oktober 2025 - 14:14 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Dalam momentum peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-80, PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) kembali menyalakan harapan bagi masyarakat kurang mampu melalui program Light Up The Dream (LUTD).

Sebanyak 136 warga di seluruh NTB kini telah menikmati listrik, bersamaan dengan penyalaan serentak 8.000 sambungan di seluruh Indonesia pada Selasa (21/10).

Penyalaan serentak ini dilakukan secara hybrid terhubung dengan PLN Pusat dan disaksikan oleh jajaran Direksi PLN.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di NTB, kegiatan dilakukan secara simbolis di beberapa lokasi antara lain Mataram, Selaparang, Bima, dan Sumbawa, dengan total penerima manfaat masing-masing 40 orang di Mataram, 36 orang di Selaparang, 40 orang di Bima, dan 20 orang di Sumbawa.

Program LUTD merupakan inisiatif sosial pegawai PLN berupa penyambungan listrik gratis bagi warga tidak mampu yang belum memiliki listrik.

Baca Juga:  Pemprov NTB Dukung RMK Media Network Gelar Literasi Keuangan Pelajar Sepulau Lombok. Ini Pesan Kadis Dikbud NTB!

Melalui donasi sukarela pegawai, program ini telah menjadi salah satu bentuk kepedulian sosial PLN terhadap masyarakat dan upaya pemerataan energi di seluruh pelosok negeri.

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bukti semangat insan PLN dalam memperingati Hari Listrik Nasional dengan aksi yang bermakna.

“Light Up The Dream bukan sekadar menyalakan lampu, tetapi menyalakan harapan. Kami ingin memastikan setiap rumah, tanpa terkecuali, bisa merasakan manfaat listrik. Listrik membuka peluang bagi keluarga untuk hidup lebih produktif dan sejahtera,” ungkap Sri Heny.

Sri Heny menambahkan, penyalaan serentak di NTB menjadi wujud komitmen PLN untuk terus menghadirkan keadilan energi, terutama bagi masyarakat yang selama ini belum terjangkau.

Baca Juga:  Kunker Anggota DPR-RI Abdul Hadi ke PLN NTB, Memperkuat Sinergi Listrik di NTB

“Kami percaya bahwa energi listrik tidak hanya menghidupkan cahaya, tapi juga menghidupkan semangat, usaha, dan pendidikan. Melalui program ini, kami ingin masyarakat NTB semakin maju dan mandiri,” tambahnya.

Program LUTD terbukti memberikan dampak sosial yang signifikan. Banyak penerima manfaat yang kini bisa menjalankan aktivitas ekonomi rumahan seperti menjahit, menenun, dan berjualan makanan, serta anak-anak yang dapat belajar dengan penerangan memadai.

Salah satunya adalah Ibu Ahim (84 tahun), warga Desa Gerung, Lombok Barat, yang selama ini hidup dengan listrik mengalir dari tetangga.

“Selama ini rumah belum berlistrik. Masih ngalir dari tetangga. Sekarang saya bisa menyalakan lampu, dan memasak nasi. Terima kasih PLN sudah peduli sama orang kecil seperti saya,” ungkap Ibu Ahim dengan haru.

Dalam kesempatan yang sama, PLN UIW NTB juga menyalurkan bantuan sosial melalui Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN NTB kepada 35 warga penerima manfaat di sekitar lokasi kegiatan.

Baca Juga:  Pulihkan Hutan dan Irigasi, Pemprov NTB dan TNI Kolaborasi Reboisasi Pulau Sumbawa

Bantuan ini berupa paket kebutuhan pokok dan dukungan bagi warga kurang mampu sebagai bentuk kepedulian insan PLN terhadap masyarakat sekitar.

Kegiatan ini menjadi bagian dari semangat berbagi PLN dalam memperingati Hari Listrik Nasional, tidak hanya menyalakan listrik, tetapi juga menyalakan kepedulian sosial.

Melalui semangat Hari Listrik Nasional ke-80 ini, PLN berkomitmen untuk terus menyalakan negeri, tidak hanya melalui pasokan energi andal dan berkelanjutan, tetapi juga melalui kepedulian sosial yang menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

“Kami percaya, cahaya yang paling terang bukan hanya berasal dari listrik yang menyala, tetapi dari hati yang tulus untuk berbagi. Itulah semangat kami di PLN—menyalakan mimpi, menerangi kehidupan,” tutup Sri Heny Purwanti. ***

Sumber Berita: PLN NTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ungkap Berbagai Macam Kasus, Sat Reskrim Polresta Dapat Apresiasi Mahasiswa PMII Cabang Mataram
Banjir Rob Ampenan, Enam Rumah Warga Rusak Parah
Ditpolairud Polda NTB Salurkan Bantuan Beras Hasil Gerakan 1.000 Rupiah untuk Korban Banjir di Sekotong
Berikut Klarifikasi Pemprov NTB: PON 2028 di NTB Terancam Pindah?
Gas! Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa Tinjau Jalur Lintas Moyo
Gubernur NTB Duduk Bersama Wali Kota Mataram dan Bupati Lombok Barat, Sepakati Langkah Terukur Tangani Sampah
Wagub NTB Tekankan Sinergi dan Akselerasi Program Prioritas
Produksi Padi 2025 Naik 16,85 Persen, NTB Optimistis Perkuat Swasembada Pangan 2026
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Januari 2026 - 18:20 WITA

Ungkap Berbagai Macam Kasus, Sat Reskrim Polresta Dapat Apresiasi Mahasiswa PMII Cabang Mataram

Jumat, 23 Januari 2026 - 13:52 WITA

Banjir Rob Ampenan, Enam Rumah Warga Rusak Parah

Kamis, 22 Januari 2026 - 21:33 WITA

Ditpolairud Polda NTB Salurkan Bantuan Beras Hasil Gerakan 1.000 Rupiah untuk Korban Banjir di Sekotong

Kamis, 22 Januari 2026 - 10:48 WITA

Berikut Klarifikasi Pemprov NTB: PON 2028 di NTB Terancam Pindah?

Rabu, 21 Januari 2026 - 22:15 WITA

Gas! Gubernur NTB dan Bupati Sumbawa Tinjau Jalur Lintas Moyo

Berita Terbaru

Go NTB

Banjir Rob Ampenan, Enam Rumah Warga Rusak Parah

Jumat, 23 Jan 2026 - 13:52 WITA