Biogas, Tekan Uang Dapur

- Reporter

Selasa, 2 Desember 2025 - 10:58 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Dalam pengelolaannya, sampah yang masuk ke TPST, jelas Kades Ratmaji  tidak semuanya diolah menjadi pupuk dan batako. Ada sebagian sampah organik yang dimanfaatkan untuk biogas. “Ada dua instalasi biogas di TPST,” katanya

Biasanya, kata Kades Ratmaji  para pekerja di TPST memanfaatkan kompor biogas saat ingin menyeduh kopi dan keperluan lain yang menggunakan air mendidih

“Para pekerja di TPST tidak pelru lagi memikirkan beli gas  untuk memasak air. Cukup manfaatkan biogas dari sampah,” katanya.

Agar bisa mendapatkan manfaat dari sampah terutama biogas, jelas Kades Ratmaji sampah dimasukan dalam tabung (inlet) dengan ditekan dan menggunakan air. Ketika sudah masuk penampungan maka dibiarkan berproses hingga keluar gas. Gas ini kemudian disalurkan lewat instalasi ke kompor.

“Kalau ingin masak air atau lainnya, tinggal nyalakan kompornya,” katanya.

Baca Juga:  5 Kebiasaan Pagi yang Bisa Bantu Turunkan Lemak Tubuh

Warga lainnya, Yanti mengaku dengan memanfaatkan biogas dirinya mampu menekan biaya untuk pembelian gas melon.

“Sebelum menggunakan biogas, seminggu sekali beli gas. Tapi setelah pakai biogas, dua minggu sekali baru beli gas melon,’ katanya.

Meski sama-sama menggunakan biogas, namun sumber biogas yang digunakan berbeda.

“Sejak tiga tahun lalu, kami menggunakan kotoran sapi untuk biogas,” katanya.

Menurut Kepala Desa Semparu, Lalu Ratmaji Hijrat anggaran untuk membuat instalasi biogas baik yang ada di TPST maupun rumah warga, diambil dari dana desa. Sedang yang membuat instalasi kompor biogas pihak lain.

Baca Juga:  Nggak bisa Semaunya! Ini Batas Beli Token Listrik Bulan Februari 2025

“Kami bekerja sama dengan Yayasan Rumah Energi (YRE) dalam membuat instalasi kompor biogas,” katanya.

Ratmaji mengaku, dipilihnya Yayasan Rumah Energi untuk membuat instalasi biogas karena pihaknya tidak memiliki keahlian di bidang tersebut

Penulis : Dedi Suhadi

Editor : Lalu Sahid Wiadi

Sumber Berita: Liputan GONTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelayanan Prima PLN UIW NTB Makin Optimal, SPKLU Selong Permudah Pengguna Kendaraan Listrik Lewat PLN Mobile
PLN Deklarasikan Implementasi B50 di Maumere, Ini Tujuannya
Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Air Harus Sampai kepada Petani
PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan Lombok, GM PLN Dwipantara Tinjau Pembangkit Strategis
TERBARU! Jadwal Penyeberangan dan Harga Tiket Kapal Lombok – Surabaya 5 Juli – 1 Agustus 2026
Turun Harga BBM! Ini daftar Harga BBM di Nusa Tenggara Barat
Peluang Usaha! PLN NTB Ajak Masyarakat Bermitra Bangun SPKLU
Pemerintah Siapkan Aturan Wajib RCBO Gantikan MCB
Berita ini 26 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 20:47 WITA

Pelayanan Prima PLN UIW NTB Makin Optimal, SPKLU Selong Permudah Pengguna Kendaraan Listrik Lewat PLN Mobile

Selasa, 14 Juli 2026 - 17:22 WITA

PLN Deklarasikan Implementasi B50 di Maumere, Ini Tujuannya

Jumat, 10 Juli 2026 - 20:20 WITA

Presiden Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Air Harus Sampai kepada Petani

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:00 WITA

PLN Perkuat Keandalan Kelistrikan Lombok, GM PLN Dwipantara Tinjau Pembangkit Strategis

Minggu, 5 Juli 2026 - 16:03 WITA

TERBARU! Jadwal Penyeberangan dan Harga Tiket Kapal Lombok – Surabaya 5 Juli – 1 Agustus 2026

Berita Terbaru

Go Peristiwa

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Selasa, 21 Jul 2026 - 21:20 WITA

Go Nusantara

Listrik Andal di NTB, PLN UIW NTB Perkuat Budaya Safety

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:37 WITA

Go Nasional

Kemendagri Cari Solusi Terbaik Tarif Listrik untuk Papua Nugini

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:34 WITA