Lombok Barat, GONTB — Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat dari Partai NasDem, Syukur SH, memimpin sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman di Musholla Kantor Desa Taman Ayu, Gerung Lombok Barat pada Selasa (2/12/2025).
Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat ini mengundang Kepala Desa M. Tajudin S.Sos.I, seluruh kepala dusun, Ketua BPD beserta anggota, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan kaum wanita dan pemuda, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.
Musholla desa tampak sesak oleh antusiasme warga yang datang untuk mengikuti paparan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam pemaparannya, Syukur menegaskan bahwa Raperda ini bertujuan menata kawasan permukiman secara tertib, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.
Ia menekankan pentingnya aspirasi warga sebagai bahan pembahasan di DPRD.
“Semua masukan warga hari ini kami catat. Raperda ini harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Persoalan Infrastruktur dan Pembangunan Perumahan
Kepala Desa Taman Ayu, M. Tajudin memanfaatkan forum ini untuk menyampaikan beberapa masalah mendesak.
Salah satunya adalah kerusakan jalan menuju Taman Endoq yang kerap terjadi akibat kendaraan besar dari perusahaan semen yang membawa muatan melebihi kapasitas.
“Jalan itu milik provinsi. Berkali-kali kami perbaiki, namun selalu rusak kembali. Kami berharap pemerintah provinsi segera memberi perhatian,” tegasnya.
Tajudin juga menegaskan sikap tegas pemerintah desa terkait pembangunan perumahan oleh pihak pengembang.
“Pembangunan perumahan tidak bisa dilakukan di sembarang lokasi. Hanya diperbolehkan di area yang sudah disiapkan, seperti lahan pinggir pantai yang tidak produktif atau bekas galian C di pinggir gunung,” jelasnya.
Isu KOPDES dan Potensi Pengurangan ADD
Dalam diskusi, juga disinggung program nasional Koperasi Desa (KOPDES) yang dikhawatirkan dapat mengurangi Anggaran Dana Desa (ADD) hingga 85 persen.
Tajudin menilai kebijakan tersebut akan sangat membatasi kemampuan desa untuk membangun infrastruktur.
“Jika ADD berkurang sebesar itu, pembangunan akan terhambat. Kami berharap ada dukungan dari bapak dewan melalui pokok pikiran (pokir) untuk desa kami,” harapnya.
Aspirasi Warga Diserap DPRD
Acara dipandu oleh H. Komarudin, Kaur Pemerintahan Desa Taman Ayu, dengan suasana tertib dan interaktif. Sejumlah warga menyampaikan berbagai usulan terkait penataan permukiman, perbaikan infrastruktur, hingga dukungan anggaran pembangunan.
Menutup acara, Syukur SH mengapresiasi keterbukaan warga dan pemerintah desa.
“Saya bangga dengan masyarakat Taman Ayu. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami bawa ke pembahasan DPRD sebagai komitmen memperbaiki kualitas permukiman,” ujarnya.
Sosialisasi ini menjadi wadah penting bagi warga Desa Taman Ayu untuk menyuarakan kebutuhan dan permasalahan mereka, sekaligus membuka ruang dialog antara masyarakat dan wakil mereka di parlemen daerah demi mewujudkan tata permukiman yang lebih baik dan berkelanjutan. ***
Penulis : Ramli Ahmad
Editor : Lalu Sahid Wiadi
Sumber Berita: Liputan GONTB














