Sosialisasi Raperda Perumahan, Syukur SH Serap Aspirasi Warga Taman Ayu

Jumat, 5 Desember 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: H. Syukur SH Foto Bareng Masyarakat Usai Sosialisasi Raperda

Foto: H. Syukur SH Foto Bareng Masyarakat Usai Sosialisasi Raperda

Lombok Barat, GONTB  — Anggota DPRD Kabupaten Lombok Barat dari Partai NasDem, Syukur SH, memimpin sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perumahan dan Kawasan Permukiman di Musholla Kantor Desa Taman Ayu, Gerung Lombok Barat pada Selasa (2/12/2025).

Kegiatan yang dihadiri oleh berbagai lapisan masyarakat ini mengundang Kepala Desa M. Tajudin S.Sos.I, seluruh kepala dusun, Ketua BPD beserta anggota, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan kaum wanita dan pemuda, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas.

Musholla desa tampak sesak oleh antusiasme warga yang datang untuk mengikuti paparan.

Dalam pemaparannya, Syukur menegaskan bahwa Raperda ini bertujuan menata kawasan permukiman secara tertib, berkelanjutan, dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

Baca Juga:  Sambut Kemerdekaan RI, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Pemeliharaan Rutin GIS Peaker

Ia menekankan pentingnya aspirasi warga sebagai bahan pembahasan di DPRD.

“Semua masukan warga hari ini kami catat. Raperda ini harus benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.

Persoalan Infrastruktur dan Pembangunan Perumahan

Kepala Desa Taman Ayu, M. Tajudin memanfaatkan forum ini untuk menyampaikan beberapa masalah mendesak.

Salah satunya adalah kerusakan jalan menuju Taman Endoq yang kerap terjadi akibat kendaraan besar dari perusahaan semen yang membawa muatan melebihi kapasitas.

“Jalan itu milik provinsi. Berkali-kali kami perbaiki, namun selalu rusak kembali. Kami berharap pemerintah provinsi segera memberi perhatian,” tegasnya.

Tajudin juga menegaskan sikap tegas pemerintah desa terkait pembangunan perumahan oleh pihak pengembang.

Baca Juga:  Kisah Penyuluh Agama dan PLN Hadirkan Cahaya di Rumah Ranju Samosir

“Pembangunan perumahan tidak bisa dilakukan di sembarang lokasi. Hanya diperbolehkan di area yang sudah disiapkan, seperti lahan pinggir pantai yang tidak produktif atau bekas galian C di pinggir gunung,” jelasnya.

Isu KOPDES dan Potensi Pengurangan ADD

Dalam diskusi, juga disinggung program nasional Koperasi Desa (KOPDES) yang dikhawatirkan dapat mengurangi Anggaran Dana Desa (ADD) hingga 85 persen.

Tajudin menilai kebijakan tersebut akan sangat membatasi kemampuan desa untuk membangun infrastruktur.

“Jika ADD berkurang sebesar itu, pembangunan akan terhambat. Kami berharap ada dukungan dari bapak dewan melalui pokok pikiran (pokir) untuk desa kami,” harapnya.

Aspirasi Warga Diserap DPRD

Acara dipandu oleh H. Komarudin, Kaur Pemerintahan Desa Taman Ayu, dengan suasana tertib dan interaktif. Sejumlah warga menyampaikan berbagai usulan terkait penataan permukiman, perbaikan infrastruktur, hingga dukungan anggaran pembangunan.

Baca Juga:  Dr. Lalu Anton Hariawan Terpilih Secara Aklamasi Pimpin DPD KAI NTB 2026–2031

Menutup acara, Syukur SH mengapresiasi keterbukaan warga dan pemerintah desa.

“Saya bangga dengan masyarakat Taman Ayu. Aspirasi yang disampaikan hari ini akan kami bawa ke pembahasan DPRD sebagai komitmen memperbaiki kualitas permukiman,” ujarnya.

Sosialisasi ini menjadi wadah penting bagi warga Desa Taman Ayu untuk menyuarakan kebutuhan dan permasalahan mereka, sekaligus membuka ruang dialog antara masyarakat dan wakil mereka di parlemen daerah demi mewujudkan tata permukiman yang lebih baik dan berkelanjutan. ***

 

 

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Lalu Sahid Wiadi

Sumber Berita: Liputan GONTB

Berita Terkait

Wakil Ketua Komisi III, Ghufron : Tidak Ada Komunikasi, Rambu dan Petugas Diabaikan
Jelang HPN, PLN Jaga Keandalan Listrik hingga Pulau Terluar Salura NTT
Lawang Selaparang, dari Wayang Plastik hingga Pameran Foto Lawas dan Revitalisasi Sejarah
Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Tinjau PLTMG Rangko, Sistem Pembangkitan Flores Kembali Normal Pascagempa
Tinjau Pembangkit di Lombok, Dewan Energi Nasional Dorong Penguatan Keandalan dan Transisi Energi di NTB
Polsek Mataram Kawal Kunjungan Gus Miftah di Gereja Katolik St. Maria, Pesan Toleransi Menggema
PLN Maluku Manfaatkan FABA untuk Penataan Sirkuit Selawaring Tidore
HUT RI ke-81: PLN UIW NTB Melalui YBM PLN Perkuat Semangat Kemerdekaan melalui Pemberdayaan Perempuan Pelaku UMKM di Bima

Berita Terkait

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:10

Wakil Ketua Komisi III, Ghufron : Tidak Ada Komunikasi, Rambu dan Petugas Diabaikan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 09:23

Jelang HPN, PLN Jaga Keandalan Listrik hingga Pulau Terluar Salura NTT

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:15

Lawang Selaparang, dari Wayang Plastik hingga Pameran Foto Lawas dan Revitalisasi Sejarah

Jumat, 21 Agustus 2026 - 08:51

Direktur Manajemen Pembangkitan PLN Tinjau PLTMG Rangko, Sistem Pembangkitan Flores Kembali Normal Pascagempa

Kamis, 20 Agustus 2026 - 10:17

Tinjau Pembangkit di Lombok, Dewan Energi Nasional Dorong Penguatan Keandalan dan Transisi Energi di NTB

Berita Terbaru