Keluarga Brigadir Esco Bertemu Polda dan Polres, Desak Gelar Perkara Segera Digelar

- Reporter

Jumat, 19 September 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

πŸ™ Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

GONTB – Keluarga almarhum Brigadir Esco, anggota Intel Polsek Sekotong yang ditemukan tewas mengenaskan, terus mendesak kepolisian agar segera menetapkan tersangka.

Dalam sepekan terakhir, pihak keluarga didampingi tim penasihat hukum telah melakukan dua pertemuan penting. Pada Selasa (16/9/2025), mereka menemui Kapolres Lombok Barat, AKBP Yasmara Harahap, lalu sehari kemudian, Rabu (17/9/2025), bertemu Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda NTB, AKBP Catur Erwin Setiawan.

Baca Juga:  PLN dan Kejaksaan Tinggi NTB Gelar FGD Perkuat Pendampingan Hukum dan Pencegahan Korupsi

Kuasa hukum keluarga, Muhanan, menyebut dalam pertemuan dengan Kapolres, pihaknya mendapat sinyal bahwa gelar perkara akan dilakukan dalam pekan ini.

“Kita tetap disuruh menunggu. Namun ada janji dari pihak Polres kalau minggu ini gelar perkara akan digelar untuk menentukan siapa pelaku pembunuhan,” kata Muhanan, Kamis (18/9/2025)

Baca Juga:  Jalan Kaki 5 Kilometer, Prajurit TNI AD Pikul Bantuan Logistik ke Desa Terisolir di Sitahuis

Ia menambahkan, keluarga sudah menerima Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) terbaru. Saat ini tinggal menunggu hasil pemeriksaan ahli pidana dan ahli kriminologi sebelum penetapan tersangka.

Muhanan meyakini kasus ini sudah cukup terang benderang. Menurut analisis tim hukum, pelaku tidak mungkin hanya satu orang.

β€œKalau kita lihat dari dua TKP, ada pergeseran posisi korban yang mustahil dilakukan sendiri. Pemindahan mayat dari rumah korban ke lokasi penemuan sejauh 30 meter pasti melibatkan lebih dari satu orang,” ujarnya.

Baca Juga:  Mutasi Pejabat Strategis, Kapolres Mataram: Tekankan Adaptasi dan Profesionalisme

Hingga kini, polisi telah memeriksa sedikitnya 53 orang saksi terkait kasus kematian Brigadir Esco.

Keluarga berharap gelar perkara bisa benar-benar dilakukan dalam pekan ini, sehingga kepastian hukum segera terwujud.***

Berita Terkait

Dewan Afif Apresiasi Penataan Mataram Water Park Untuk Vanue PON 2028
Kepala Lingkungan Moncok Karya Resmi Kukuhkan Pengurus Takmir Masjid Baiturrahman Periode 2026–2031
Semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN Pastikan Kelayakan Operasi Peralatan 20 kV di GI Sengkol
Bangun Budaya Selamat, PLN Edukasi Pelaku UMKM Sumbawa tentang Keselamatan Listrik
Leadership Training Cedre ISMKMI NTB: Inovasi Memimpin Perubahan, Membangun Masa Depan Sejak Mahasiswa
Hari Sumpah Pemuda, PLN UP3 Bima Dukung Produktivitas Pertanian melalui Edukasi IRPOM dan Keselamatan Ketenagalistrikan
Hari Pertama MotoGP Mandalika 2026, PLN UIW NTB Berhasil Kawal Keandalan Pasokan Listrik Selama Sesi Latihan
Hari Kesaktian Pancasila, PLN UP3 Bima Dukung Gerakan Indonesia ASRI dan Kota Bima BISA

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 14:14

Dewan Afif Apresiasi Penataan Mataram Water Park Untuk Vanue PON 2028

Rabu, 4 November 2026 - 22:43

Kepala Lingkungan Moncok Karya Resmi Kukuhkan Pengurus Takmir Masjid Baiturrahman Periode 2026–2031

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 16:44

Semangat Hari Sumpah Pemuda, PLN Pastikan Kelayakan Operasi Peralatan 20 kV di GI Sengkol

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:27

Bangun Budaya Selamat, PLN Edukasi Pelaku UMKM Sumbawa tentang Keselamatan Listrik

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:14

Leadership Training Cedre ISMKMI NTB: Inovasi Memimpin Perubahan, Membangun Masa Depan Sejak Mahasiswa

Berita Terbaru

Go Religi

Jangan Lewatkan! Inilah 5 Keutamaan Sedekah Jumat

Jumat, 6 Nov 2026 - 08:26

Go Teknologi

Manfaat Belajar Komputer

Kamis, 5 Nov 2026 - 08:40

Go Teknologi

Belajar Komputer Untuk Pemula: Cara Dasar dan Manfaat

Rabu, 4 Nov 2026 - 08:40