Dapur MBG Bulolohe Olah Limbah Jadi Pupuk Organik, Begini Cara Kurangi Bau Sampah Dapur

- Reporter

Kamis, 25 Desember 2025 - 08:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Bulukumba, GONTB — Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) Bulolohe memperluas perannya dalam menjaga kesehatan masyarakat dengan menghadirkan gerakan dapur ramah lingkungan.

Tak hanya fokus menyajikan makanan bergizi, kini dapur ini juga menginisiasi pengelolaan sampah dan limbah dapur menjadi pupuk organik sebagai upaya mengurangi pencemaran sekaligus menekan bau tak sedap dari sisa makanan.

Inisiatif ini digagas oleh Kepala Mitra Yayasan Jalin Sinergi Indonesia bersama Kepala SPPG MBG Bulolohe sebagai bentuk komitmen menghadirkan dapur bersih, sehat, dan berkelanjutan. Melalui pendekatan edukasi ekologis, limbah dapur dikelola langsung dari sumbernya—sebelum menjadi masalah lingkungan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pelatihan Kelola Limbah Jadi Pupuk, Dapur Tak Lagi Sekadar Masak

Baca Juga:  Tinjau SPKLU Bandung, Dirut PLN Pastikan Seluruh Infrastruktur EV Siap Layani Masyarakat 24 Jam

Langkah ini diwujudkan melalui Pelatihan Pengelolaan Sampah dan Limbah Dapur pada 22 Desember 2025 di Cafe Abama, Desa Topanda. Pelatihan menyasar para karyawan dan relawan yang terlibat dalam aktivitas dapur keseharian.

Peserta dibekali pemahaman baru bahwa sisa makanan bukan lagi sekadar sampah, tetapi dapat menjadi sumber nilai tambah berupa pupuk organik yang menyuburkan tanah. Pendekatan ini juga menanamkan cara pandang baru bahwa pengelolaan limbah adalah bagian dari pelayanan gizi yang berkelanjutan.

DLHK Bulukumba Apresiasi: “Pengelolaan Dimulai dari Sumbernya”

Kegiatan pelatihan turut dihadiri Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Bulukumba, Emil Yusri, S.P., M.P., yang memberikan apresiasi penuh terhadap inisiatif ini.

Baca Juga:  Ruang Guru SMAN 1 Lingsar Roboh, Polisi Pasang Garis Pengaman di Tiga Gedung

“Gerakan seperti ini sangat baik dan perlu didorong. Pengelolaan limbah harus dimulai dari sumbernya agar tidak berdampak pada lingkungan,” ujar Emil Yusri saat memberi sambutan.

Dukungan serupa datang dari Nasruddin, Kepala Bidang Persampahan DLHK

Bulukumba sekaligus keynote speaker. Ia menegaskan Dapur MBG Bulolohe menjadi pelopor penerapan pelatihan pengelolaan sampah dapur di lingkup MBG Kabupaten Bulukumba.

Materi Teknis: Regulasi hingga Cara Mengolah Limbah Cair

Pelatihan diperkuat dengan pemaparan teknis oleh Hj. Rosdiana dan Nur Muatsir, mulai dari dasar hukum Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), regulasi yang harus dipatuhi dapur, hingga teknik pengolahan limbah cair yang aman dan bisa diterapkan langsung.

Baca Juga:  Airbus Atlas, Raksasa Dirgantara Baru TNI AU untuk Misi Perang dan Kemanusiaan

Pendalaman materi regulatif dan teknis ini menegaskan bahwa pengelolaan limbah bukan hanya persoalan buang dan bersih, tetapi bagian dari tanggung jawab ekologis
yang terukur.

Jadi Model Pengelolaan Limbah untuk Dapur MBG di Bulukumba

Dapur MBG Bulolohe mendorong lahirnya budaya baru: dapur yang tak hanya memasak, tetapi juga mengelola sisa makanan menuju kehidupan baru. Lewat gerakan ini, Bulolohe diproyeksikan menjadi model rujukan bagi seluruh dapur MBG di Kabupaten Bulukumba untuk menciptakan ekosistem dapur bersih dan berkelanjutan.

Kegiatan pelatihan ditutup dengan penandatanganan MoU kerjasama pengelolaan sampah antara SPPG Bulolohe dan Relawan Sampah Bulukumba, menjadi langkah konkret membangun jejaring pengelolaan limbah berbasis komunitas. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tower Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Pembangunan di Bongancina Tetap Berjalan: Perbekel, Camat hingga Pemkab Buleleng Tutup Mata
Promo PLN Mobile Power Meilaju Lebih Terang 2026 Dorong Modernisasi Layanan Kelistrikan, 1.039 Pelanggan NTB Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen
PLN masuk Kampus! Edukasi Pencegahan Sexual Harassment dan Perkenalkan Peluang Karier
PLTS Sengkol, PLN UIW NTB Tegaskan Komitmen Percepatan Energi Bersih di Lombok
PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Pasokan Listrik pada Event Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026
Menteri PKP Puji Abdul Hadi Atas Komitmen Berjuang Hadirkan Rumah Layak Huni Untuk Masyarakat
Gede Pasek Soroti Tuntutan 18 Tahun untuk Nadiem: ‘Ini Bukan Penegakan Hukum, tapi Pembunuhan Karakter’
Ajang Internasional GT World Challenge Asia 2026 Berakhir Sukses, PLN Pastikan Keandalan Listrik di Seluruh Area Sirkuit
Berita ini 40 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:30 WITA

Tower Diduga Belum Kantongi Izin Lengkap, Pembangunan di Bongancina Tetap Berjalan: Perbekel, Camat hingga Pemkab Buleleng Tutup Mata

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:31 WITA

Promo PLN Mobile Power Meilaju Lebih Terang 2026 Dorong Modernisasi Layanan Kelistrikan, 1.039 Pelanggan NTB Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen

Selasa, 26 Mei 2026 - 18:43 WITA

PLN masuk Kampus! Edukasi Pencegahan Sexual Harassment dan Perkenalkan Peluang Karier

Jumat, 22 Mei 2026 - 20:13 WITA

PLTS Sengkol, PLN UIW NTB Tegaskan Komitmen Percepatan Energi Bersih di Lombok

Jumat, 22 Mei 2026 - 15:31 WITA

PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Pasokan Listrik pada Event Malam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026

Berita Terbaru

Penggagas berdirinya Organisasi Islam Terbesar ke 3 Indonesia wilayah NTB Ust. H. Aswan nasution.

Go Religi

Hijrah dan Kebangkitan Ummat

Sabtu, 13 Jun 2026 - 17:49 WITA

Sekretaris Daerah Provinsi NTB, Abul Chair (kiri) bersama Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi NTB, I Gede Putu Aryadi, saat membuka Rapat Koordinasi Persiapan Pengukuran dan Penilaian Indeks Inovasi Daerah serta Innovative Government Award (IGA) Tahun 2026 di Ruang Rapat Tambora Kantor Gubernur NTB, Kamis (11/6/2026). Foto (Kominfotik NTB)

Go NTB

Geser Fokus, Pemprov NTB: Inovasi Harus Hadirkan Solusi

Sabtu, 13 Jun 2026 - 07:02 WITA