Jakarta, GONTB – Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) Fifi Aleyda Yahya menegaskan, anak-anak tetap memerlukan hubungan yang hangat dengan orang tua, guru, teman-teman, dan lingkungan di tengah pemanfaatan teknologi digital yang semakin masif.
“Tidak apa-apa bagi anak-anak mengambil manfaat dari teknologi termasuk gadget. Namun anak-anak tetap perlu mendapatkan pengalaman dengan teman-temannya,” ujar Fifi dalam Kumparan Mom Festival Hari Anak 2026 di Taman Anggrek Gelora Bung Karno, Taman Kota GBK, Sabtu (25/7/2026).
Fifi menegaskan, peran orang tua dan komunitas sangat krusial dalam mengingatkan anak-anak agar tetap memperhatikan durasi penggunaan gadget.
Menurutnya, tidak terdapat aturan baku yang mengikat terkait waktu bermain gadget bagi anak-anak.
“Intinya setiap orang tua bisa mengatur waktu berapa lama waktu bermain untuk anak-anak. Berikan pengalaman tumbuh kembang sebaik mungkin bagi anak-anak agar menjadi bekal dan mereka mempunyai pengalaman masa kecil yang bahagia,” katanya.
Dalam kesempatan itu, Dirjen KPM Fifi juga membacakan dongeng berjudul “Ketika Lala Bermain Gadget”.
Dalam dongeng itu diceritakan sosok Lala yang suka bermain gadget dan mendandani Putri Ivone.
Dongeng itu menyoroti potret anak-anak masa kini yang rentan mengalami penurunan interaksi sosial akibat terlalu asyik dengan layar gawai.
Dalam alur ceritanya, Lala sering kali asyik sendiri menyendiri di gudang rumahnya demi menatap layar gawai tanpa memedulikan lingkungan sekitar. Penekanan cerita difokuskan pada konsekuensi perilaku tersebut dan bagaimana anak-anak seharusnya membagi waktu antara bermain gawai dan beraktivitas di dunia nyata.
“Melalui dongeng ini, pesan penting yang ingin disampaikan adalah pentingnya anak-anak belajar mengatur waktu bermain mereka, sehingga gawai tidak mengurangi interaksi sosial dan aktivitas fisik yang dibutuhkan dalam masa pertumbuhan,” ujar Fifi.
Kumparan Mom Festival Hari Anak 2026 yang diselenggarakan di area Taman Anggrek GBK merupakan ajang tahunan yang menghadirkan berbagai kegiatan edukatif bagi keluarga, termasuk sesi diskusi parenting dan workshop kreatif untuk anak-anak, sebagai bagian dari peringatan Hari Anak Nasional yang diperingati setiap 23 Juli.














