Wisuda Institut Elkatarie, Gubernur NTB Tekankan diferensiasi dan Social Skill di Era AI

- Reporter

Senin, 29 Desember 2025 - 12:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) Institut Elkatarie Angkatan ke-II Tahun 2025 yang digelar di Hotel Grand Madani, Mataram, Senin (29/12/2025).

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) Institut Elkatarie Angkatan ke-II Tahun 2025 yang digelar di Hotel Grand Madani, Mataram, Senin (29/12/2025).

Mataram, GONTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. Lalu Muhamad Iqbal, menghadiri Wisuda Sarjana Strata Satu (S1) Institut Elkatarie Angkatan ke-II Tahun 2025 yang digelar di Hotel Grand Madani, Mataram, Senin (29/12/2025).

Dalam sambutannya, Gubernur Iqbal menyampaikan apresiasi atas kehadiran Institut Elkatarie yang dinilainya memiliki kekhasan dengan mengintegrasikan nilai budaya dan nilai-nilai keislaman sebagai fondasi keilmuan. Menurutnya, pendekatan tersebut menjadi pembeda penting bagi lulusan di tengah persaingan global.

“Perguruan tinggi harus memiliki diferensiasi. Lulusan yang keluar tanpa keunikan akan sulit mendapatkan tempat di masyarakat. Institut Elkatarie ini memiliki kekuatan karena mempertemukan ilmu agama dan budaya sebagai ilmu dasar,” ujarnya. 

Gubernur menekankan bahwa lemahnya pembangunan keilmuan di Indonesia selama ini disebabkan oleh kurangnya penguatan ilmu dasar, seperti sosiologi, antropologi, dan sejarah. Padahal, ilmu-ilmu tersebut sangat penting dalam merumuskan kebijakan publik agar sesuai dengan karakter dan kebutuhan masyarakat. 

Dirinya mencontohkan bagaimana banyak kebijakan pembangunan gagal diterapkan karena minimnya kajian sosiologis dan antropologis. Oleh karena itu, ia mendorong Institut Elkatarie untuk terus mengembangkan kajian budaya dan bahkan membuka program studi berbasis ilmu dasar. 

“Kita miskin kajian sosiologi dan antropologi. Akibatnya, banyak kebijakan datang seperti ‘piring terbang’, tidak menyatu dengan realitas masyarakat,” tegasnya. 

Dalam menghadapi tantangan masa depan, Gubernur Iqbal juga mengingatkan para wisudawan tentang persaingan dunia kerja yang kini tidak hanya antar manusia, tetapi juga dengan artificial intelligence (AI). Ia menegaskan bahwa keunggulan manusia yang tidak dapat digantikan oleh AI adalah kemampuan sosial (social skill). 

Baca Juga:  Hj. Nanik Reses, Serap Aspirasi Hingga Beri Bantuan

“Sehebat apa pun artificial intelligence, ia tidak akan pernah menjadi makhluk sosial. Maka perkuat kemampuan berinteraksi, berorganisasi, dan berkontribusi di masyarakat,” pesannya. 

Selain itu, Gubernur berpesan agar para lulusan tidak takut gagal. Menurutnya, kegagalan merupakan bagian penting dari proses pendewasaan dan pembentukan karakter. 

“Gunakan masa muda untuk mencoba dan belajar dari kegagalan. Yang penting, jangan jatuh di lubang yang sama,” tambahnya. 

Baca Juga:  Pastikan Kelistrikan Andal Perayaan Natal 2025, GM PLN NTB Pantau Langsung

Sementara itu, Rektor Institut Elkatarie, Asbullah Muslim, S.Fil.I., M.Pd.I, dalam sambutannya menegaskan bahwa pendidikan tinggi tidak hanya bertujuan melahirkan insan cerdas, tetapi juga manusia yang berakhlak dan berbudaya.

Ia menjelaskan bahwa transformasi akhlak dalam perspektif budaya menjadi ciri khas Institut Elkatarie, yang diwujudkan melalui integrasi kurikulum keislaman, kearifan lokal, dan praktik budaya dalam proses akademik. 

“Akhlak bukan sekadar perilaku personal, tetapi nilai yang hidup dan berkembang dalam budaya masyarakat. Di kampus ini, mahasiswa belajar menjadi manusia seutuhnya,” ungkapnya. 

Menurutnya, berbagai program seperti seminar sasakologi, ngaji budaya, dan kegiatan keislaman rutin menjadi bagian dari upaya membangun pendidikan terintegrasi yang berkelanjutan. ***

Sumber Berita: Pemprov NTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pembangunan SPALDT, Komisi III Soroti Sejumlah Persoalan
Fraksi PPP Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker PPA / PPO Polresta Mataram
MTs Negeri 2 Lobar Gandeng SPS Mataram Gelar Servis Oli Gratis untuk Guru dan Murid
Teriakan “Uang Saku ” Menggaung saat Pelepasan Atlet, Ketua KONI Lobar Sebut Ada Perubahan Teknis
BPS: Ekonomi NTB Terus Menguat, Pariwisata dan Daya Beli Petani Meningkat
Wellness Tourism: Strategi NTB Membangun Pariwisata Berkualitas
Pemprov NTB dan Unram Resmi Kolaborasikan Program Desa Berdaya dan Profesor Berdampak
Gold Medal Pengamanan Obvitnas Tegaskan Keunggulan PLN UIW NTB Menjaga Keandalan Sistem Kelistrikan Strategis
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 15:01 WITA

Pembangunan SPALDT, Komisi III Soroti Sejumlah Persoalan

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:44 WITA

Fraksi PPP Kota Mataram Dukung Pembentukan Satker PPA / PPO Polresta Mataram

Jumat, 17 Juli 2026 - 09:22 WITA

MTs Negeri 2 Lobar Gandeng SPS Mataram Gelar Servis Oli Gratis untuk Guru dan Murid

Kamis, 16 Juli 2026 - 11:07 WITA

Teriakan “Uang Saku ” Menggaung saat Pelepasan Atlet, Ketua KONI Lobar Sebut Ada Perubahan Teknis

Kamis, 16 Juli 2026 - 07:45 WITA

BPS: Ekonomi NTB Terus Menguat, Pariwisata dan Daya Beli Petani Meningkat

Berita Terbaru

Go Peristiwa

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Selasa, 21 Jul 2026 - 21:20 WITA

Go Nusantara

Listrik Andal di NTB, PLN UIW NTB Perkuat Budaya Safety

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:37 WITA

Go Nasional

Kemendagri Cari Solusi Terbaik Tarif Listrik untuk Papua Nugini

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:34 WITA