Bantah Klaim Lalu Imam Haromain Soal KTA, Made Rai: Demokrat Pantang Membajak Nama Orang

- Reporter

Kamis, 5 Februari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

 

MATARAM – Pernyataan Lalu Imam Haromain yang mengaku tidak pernah mendaftar dan tidak tahu-menahu soal Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Demokrat atas nama dirinya, menuai reaksi dari internal partai berlambang mercy tersebut.

Pelaksana Tugas Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Nusa Tenggara Barat, Letkol Inf. (Purn.) Si Made Rai Edi Astawa, S.Sos., M.P.M., mengatakan partainya tidak pernah mengklaim nama seseorang sebagai anggota.

“Kami pantang membajak nama seseorang sebagai anggota partai kami. Demokrat tidak pernah punya reputasi seperti itu,” tegas Made Rai di Mataram, Kamis (5/2/2026).

Made Rai menjelaskan, Demokrat adalah partai terbuka yang memberikan kesempatan kepada siapa pun warga negara Indonesia untuk mendaftar sebagai anggota.

Baca Juga:  Ditpolairud Polda NTB Salurkan Bantuan Beras Hasil Gerakan 1.000 Rupiah untuk Korban Banjir di Sekotong

Begitu pula sebaliknya, partai juga membebaskan siapa saja yang sudah memiliki KTA untuk mengundurkan diri kapan saja.

“Jadi, walaupun usia keanggotaannya hanya hitungan jam atau hitungan hari, silahkan mengajukan pengunduran diri secara resmi,” ujarnya.

Secara terpisah, Kepala Badan Pembinaan Organisasi, Kaderisasi, dan Keanggotaan DPD Partai Demokrat NTB Surya Dinata Umar mempertanyakan sikap Lalu Imam Haromain.

“Apa untungnya bagi kami membegal keanggotaan seseorang? Kami tidak pernah melakukan cara-cara yang tidak elegan seperti itu,” tukasnya.

Surya mengungkapkan proses pendaftaran anggota di Partai Demokrat harus menyertakan data pribadi dan persyaratan administratif termasuk KTP.

Baca Juga:  Dukung Energi Bersih, PLN NTB Sudah Pasang 34 SPKLU di Lokasi Strategis

“Tidak mungkin seseorang bisa mendaftar jika tidak memenuhi persyaratan administratif termasuk KTP,” tegasnya.

Untuk itu Surya Dinata meminta Lalu Imam Haromain membuat surat pernyataan pengunduran diri dari Partai Demokrat secara resmi jika memang benar ingin keluar dari keanggotaan.

Sebelumnya, muncul pemberitaan di sejumlah media lokal bahwa Lalu Imam Haromain menyatakan tidak pernah mengajukan permohonan, tidak pernah mendaftar, dan tidak mengetahui proses penerbitan KTA Partai Demokrat atas nama dirinya.

Pernyataan adik kandung Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal tersebut muncul di tengah persiapan Musyawarah Daerah DPD Partai Demokrat NTB.

Baca Juga:  Idul Adha, PLN NTB Salurkan Daging Kurban: Energi Keikhlasan untuk Kuatkan Persaudaraan

Ada spekulasi yang menyebut Imam Haromain akan maju dalam bursa pencalonan Ketua DPD Partai Demokrat NTB periode selanjutnya, meski pihak partai membantah kabar tersebut.

“Barangkali itu isu yang beredar di luar, ya. Yang jelas di internal partai, kami tidak pernah mendengar dan tidak pernah membahas kabar itu,” kata Surya.

Surya Dinata menyatakan setiap kader keberatan jika nama besar Partai Demokrat hanya didompleng untuk kepentingan popularitas pribadi.

“Kita tidak perlu menunjuk nama. Kalau pun benar ada pihak-pihak yang melakukan hal seperti itu, itu sangat tidak etis dan tidak elegan,” tandasnya.

Berita Terkait

Kisruh Saling Pecat di Partai PPP NTB , Guru Besar Hukum: Lihat Sesuai Peraturan Organisasi
Saiful Anshori Usung Program “Satu Data Warga” Bantu Bantuan Lebih Tepat Sasaran
Rangga Berharap Mohan Bawa NTB Tembus Lima Besar PON
PLN UP3 Selaparang Siagakan SPKLU Fast Charging di MotoGP 2026, ini Lokasinya
“Teberiuk” untuk Montong Are, Heri Iskan Daftar Calon Kades
Maju Lagi, H. Khotamallah Fokus Peningkatan Ekonomi Masyarakat Telagawaru
Daftar Hari Terakhir, Rusman Hadi Bawa Visi “RUKUN” Maju Pilkades Bukit Tinggi
Bantu Mustahik Mandiri, BAZNAS Lobar Sebar Puluhan Gerobak dan Modal Usaha Produktif

Berita Terkait

Rabu, 21 Oktober 2026 - 19:54

Kisruh Saling Pecat di Partai PPP NTB , Guru Besar Hukum: Lihat Sesuai Peraturan Organisasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 10:20

Saiful Anshori Usung Program “Satu Data Warga” Bantu Bantuan Lebih Tepat Sasaran

Selasa, 13 Oktober 2026 - 23:00

Rangga Berharap Mohan Bawa NTB Tembus Lima Besar PON

Minggu, 11 Oktober 2026 - 11:56

PLN UP3 Selaparang Siagakan SPKLU Fast Charging di MotoGP 2026, ini Lokasinya

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:44

“Teberiuk” untuk Montong Are, Heri Iskan Daftar Calon Kades

Berita Terbaru

Penulis: Aswan Nasution

Go Religi

Jendela Dunia, Aswan Nasution: Membaca

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:26