Safari Ramadhan Desa Jagaraga jadi Ruang Dialog Pemdes dan Masyarakat

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Selasa, 3 Maret 2026 - 05:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Barat – Pemerintah Desa (Pemdes) Jagaraga kembali menggelar kegiatan Safari Ramadhan sebagai upaya mempererat tali silaturahmi dengan warga sekaligus menjadi wadah penyampaian informasi strategis terkait pembangunan dan kebijakan daerah. Kegiatan yang dilaksanakan pada Sabtu (28/02/2026) ini menyasar berbagai masjid dan musholla di wilayah Desa Jagaraga.

 

Safari Ramadhan ini merupakan kali kedua yang dilaksanakan pada tahun ini. Selain sebagai ajang ibadah bersama, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mensosialisasikan kebijakan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat serta transparansi pengelolaan anggaran desa kepada masyarakat secara langsung.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Camat Kuripan, H. Muhammad, S.IP., memberikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif Pemdes Jagaraga. Menurutnya, langkah ini memberikan dampak positif bagi komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

 

Baca Juga:  Reses, Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Jadi Khatib dan Imam Sholat Jumat

“Kami dari Pemerintah Kecamatan Kuripan sangat mendukung tim Safari Ramadhan ini. Ini adalah nilai positif di mana kita bisa bersilaturahmi langsung, memberikan siraman rohani, dan yang tidak kalah penting adalah menyampaikan program-program dari tingkat desa, kecamatan, hingga kabupaten agar masyarakat mendapatkan informasi yang jelas,” ujar H. Muhammad.

 

Beliau juga menambahkan bahwa momen ini menjadi perkenalan perdana dirinya di Desa Jagaraga semenjak mengemban amanah sebagai Camat Kuripan selama enam bulan terakhir. “Melalui Safari Ramadhan ini, kami dari tim kecamatan ingin memperkenalkan diri sekaligus mempererat kedekatan dengan seluruh masyarakat di Kecamatan Kuripan,” tambahnya.

 

Transparansi Dana Desa di Tengah Penurunan Anggaran

 

Kepala Desa Jagaraga, M. Hasyim, menjelaskan bahwa Safari Ramadhan tahun ini merupakan “Jilid ke-5” selama masa jabatannya. Ia menekankan bahwa fokus utama tahun ini adalah memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kondisi keuangan desa, terutama terkait penurunan Dana Desa (DD) yang cukup signifikan.

Baca Juga:  Peran PMI NTB dalam Konsolidasi Aksi Kemanusiaan: Tinjauan Rapat Evaluasi Pokja AA/AMPD

 

“Tahun ini Dana Desa kita mengalami penurunan drastis. Dari yang sebelumnya berkisar Rp1,7 miliar, kini rata-rata menjadi Rp373 juta karena pengaruh indeks Desa Mandiri yang berlaku secara nasional. Hal ini perlu kita sosialisasikan agar masyarakat memahami keterbatasan anggaran dalam menangani keluhan yang sifatnya mendadak,” jelas M. Hasyim.

 

Penurunan anggaran tersebut memaksa pemerintah desa untuk melakukan efisiensi dan skala prioritas, terutama pada sektor pemberdayaan, kesehatan (penanganan stunting), serta insentif kader posyandu dan keagamaan.

 

Dukungan terhadap Program Bupati “Sejahtera dari Desa”

 

Baca Juga:  Kapolda NTB Lantik AKBP Mubiarto Banu Kristanto sebagai Kapolres Bima Kota

Meski menghadapi tantangan anggaran, Pemdes Jagaraga tetap optimistis berkat adanya visi misi Bupati Lombok Barat melalui program “Sejahtera dari Desa”. Program tersebut menjanjikan alokasi Rp1 miliar per desa dan Rp100 juta per dusun.

 

“Program Bapak Bupati ini sangat kami apresiasi. Harapannya, kebijakan ini dapat membantu pemerintah desa dalam melaksanakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga di tingkat bawah,” tutur Hasyim.

 

Menutup keterangannya, Kades Jagaraga berharap agar alokasi dana desa maupun Alokasi Dana Desa (ADD) dapat kembali normal di masa mendatang demi kelancaran pembangunan.

 

“Mudah-mudahan tahun depan kembali normal seperti yang dihajatkan masyarakat. Karena sejatinya, dana desa ini adalah dari masyarakat dan untuk masyarakat, bukan untuk kepala desa,” pungkasnya.

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda NTB Lantik AKBP Mubiarto Banu Kristanto sebagai Kapolres Bima Kota
Listrik Ramadan Aman, Srikandi PLN Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Lombok Barat
Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Bukber dengan Warga dan Pengurus NasDem
Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga
Polda NTB Tetapkan MTF Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual
Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Cek Harga di Pasar Mandalika
Safari Ramadhan di Gunungsari, LAZ: Saya Tidak Mungkin Lupakan Warga
Seaplane Batujai: Arsitektur Besar Konektivitas Kepulauan NTB
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:52 WITA

Kapolda NTB Lantik AKBP Mubiarto Banu Kristanto sebagai Kapolres Bima Kota

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:29 WITA

Listrik Ramadan Aman, Srikandi PLN Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Lombok Barat

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:25 WITA

Anggota DPR RI NasDem Fauzan Khalid Bukber dengan Warga dan Pengurus NasDem

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:40 WITA

Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:07 WITA

Polda NTB Tetapkan MTF Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual

Berita Terbaru