Kebakaran KMP PUTRI YASMIN di Perairan Sekotong, Proses Evakuasi Sedang Berlangsung

Rabu, 12 Agustus 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 

Lombok Barat, GO NTB – Sebuah kebakaran besar melanda Kapal Mitra Pelayaran (KMP) PUTRI YASMIN milik PT. JEMLA saat melaksanakan pelayaran rute Padangbai, Bali menuju Pelabuhan ASDP Lembar, Lombok Barat, pagi ini 12 Agustus 2026 sekitar pukul 04.50 WITA. Kecelakaan laut ini terjadi diperairan Bangko-Bangko, Kecamatan Sekotong, Kabupaten Lombok Barat, dan saat ini penanganan masih aktif oleh kru kapal dan Unit penolong laut.

 

Berdasarkan laporan resmi dari Kepolisian Seksi (Kapolsek) Kawasan Pelabuhan Lembar yang diserahkan kepada Kapolres Lombok Barat, informasi awal menunjukkan kebakaran diduga berasal dari satu unit truk box yang berada di dalam muatan kapal. Kapal KMP PUTRI YASMIN, yang sedang dalam perjalanan dari Pelabuhan Padangbai ke Lembar, diketahui terakhir terlihat berada di sekitar perairan Sekotong sebelum timbulnya kebakaran.

Baca Juga:  Ditpolairud Polda NTB Salurkan Bantuan Beras Hasil Gerakan 1.000 Rupiah untuk Korban Banjir di Sekotong

 

Sebagai respons awal, KMP PORTLINK 2, yang berada di vicinity lokasi kejadian, segera diarahkan mendekati KMP PUTRI YASMIN untuk memberikan bantuan dalam pemadaman api dan persiapan evakuasi penumpang serta awak kapal. Selanjutnya, KMP PARAMA KALYANI juga dijadwalkan untuk beralih dari proses bongkar muatan di Pelabuhan ASDP Lembar menuju lokasi kecelakan setelah selesai menyelesaikan operasinya di pelabuhan, guna memperkuat upaya evakuasi dan penanganan situasi.

Baca Juga:  Gubernur NTB Ajak Masyarakat Jadikan Idulfitri sebagai Momentum Memperkuat Kepedulian dan Persaudaraan

 

Satuan Polsek Kawasan Pelabuhan Lembar menyampaikan bahwa mereka terus melakukan koordinasi intensif dengan pihak PT. JEMLA sebagai pemilik kapal, PT. ASDP Lembar sebagai pengelola pelabuhan tujuan, serta KSOP Lembar (Kepolisian Pelabuhan) dan instansi terkait lain guna memantau perkembangan situasi. Fokus koordinasi saat ini meliputi kondisi keamanan penumpang dan awak kapal, sumber pasti serta sebaran api, dan kemajuan proses evakuasi yang sedang berjalan.

Baca Juga:  Musda DHD 45 NTB 2025, ini Ketua Barunya

 

Belum ada konfirmasi resmi mengenai jumlah koran atau jumlah penumpang/awak kapal yang terlibat. Kepolisian menegaskan bahwa update terbaru akan terus disampaikan seiring dengan ketersediaan informasi terverifikasi dari lokasi kejadian.

 

Berita Terkait

Bea Cukai Mataram Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,2 Miliar Hasil 290 Penindakan
Orasi Perdana Ketua Pemuda NWDI Lobar: Jangan Ada Lagi OKP yang Dianak-tirikan!
Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan
Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar
Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 14:49

Bea Cukai Mataram Musnahkan Barang Ilegal Senilai Rp10,2 Miliar Hasil 290 Penindakan

Kamis, 10 September 2026 - 11:25

Orasi Perdana Ketua Pemuda NWDI Lobar: Jangan Ada Lagi OKP yang Dianak-tirikan!

Selasa, 8 September 2026 - 17:36

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan

Minggu, 6 September 2026 - 17:40

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Minggu, 6 September 2026 - 17:38

Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi

Berita Terbaru