Lombok Barat — Duka mendalam menyelimuti keluarga korban tragedi kebakaran KMP Putri Yasmin yang terbakar saat berlayar dari Pelabuhan Padangbai, Bali, menuju Pelabuhan ASDP Lembar, Lombok Barat, pada Rabu (12/8/2026). Salah satu korban yang dipastikan meninggal dunia dalam insiden tersebut adalah Indah Dwi Septiani (20), yang diketahui merupakan anak dari salah satu anggota Polda NTB.
Kabar kepergian korban menambah kepedihan di tengah suasana haru yang menyelimuti keluarga korban. Tangis keluarga pecah saat menerima kepastian duka tersebut di Posko Pelabuhan Lembar. Mereka berharap seluruh proses evakuasi dan identifikasi korban dapat dilakukan dengan cepat, cermat, dan penuh kehati-hatian. Hingga berita ini diturunkan, pihak ASDP belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penyebab pasti meninggalnya korban.
Sementara itu, suasana tegang dan penuh kecemasan terlihat jelas di kawasan Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, hingga Rabu siang. Ratusan keluarga korban masih memadati area pelabuhan demi menanti kepastian nasib anggota keluarga mereka yang berada di atas kapal nahas tersebut.
“Kami hanya ingin kepastian. Kami menunggu kabar dari petugas. Semoga keluarga kami selamat,” ujar Ibu Heri, asal Ampenan, salah satu anggota keluarga korban dengan nada penuh harap.
Berdasarkan data dari Ditpolairud Polda NTB, tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, serta bantuan kapal yang melintas telah berhasil mengevakuasi 165 orang penumpang secara bertahap sejak pukul 11.00 Wita di Dermaga III Pelabuhan ASDP Lembar.
Berdasarkan manifes sementara, feri tersebut mengangkut 131 penumpang serta puluhan kendaraan, yang meliputi 57 unit sepeda motor, 13 unit truk sedang, 4 unit truk mini, dan 5 unit kendaraan kecil.
Hingga kini, proses pencarian, evakuasi, dan pendataan korban masih terus berlangsung oleh aparat gabungan. Kepastian mengenai seluruh penumpang dan awak kapal masih menjadi penantian panjang yang melelahkan bagi keluarga yang terus bertahan di Pelabuhan Lembar.















