Kapolresta Mataram: Tidak Ada Geng Motor, yang Ada Hanya Klub Motor

Sabtu, 22 Februari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Dr. Ariefaldi Warganegara. Foto (Humas Polresta Mataram).

Kapolresta Mataram Kombes Pol. Dr. Ariefaldi Warganegara. Foto (Humas Polresta Mataram).

Mataram, GONTB – Isu adanya Geng Motor di Mataram kembali ramai beredar di Medsos.

Informasi ini tidak sedikit masyarakat yang merasa seakan – akan kelompok yang berkonotasi menyeramkan ini dianggap benar adanya bahkan ada sebagian masyarakat yang ketakutan secara berlebihan sehingga membuat cemas.

Informasi yang beredar viral di medsos tersebut barangkali tidak seluruhnya benar mengingat terdapat beberapa gambar berupa foto / video yang terkadang peristiwa yang sudah lama terjadi atau gambar kejadian laka-lantas namun dinarasikan Penganiayaan oleh kelompok Geng Motor dan bahkan ada pula peristiwa di luar daerah tapi dikemas seolah-olah terjadi di wilayah ini.

Menanggapi hal tersebut Kapolresta Mataram Kombes Pol. Dr. Ariefaldi Warganegara, meminta kepada masyarakat untuk tidak mudah terpancing dengan isu atau informasi yang beredar di medsos.

Berkali-kali dikatakan sebelumnya bahwa di Kota Mataram tidak ada Geng Motor ataupun Gangster.

Baca Juga:  Polres Loteng Tetapkan Oknum Anggota DPRD Sebagai Tersangka Pemalsuan Ijazah

“Saya tegaskan Kembali bahwa Geng Motor itu tidak ada, yang ada kelompok / klub motor, “ ungkap Kapolresta Mataram pagi ini, Sabtu (23/02/2025).

Namun Ia mengakui bahwa kelompok atau klub motor di kota Mataram memang ada.

Sejauh ini lanjutnya peristiwa yang pernah ada terjadi di wilayah ini adalah aktivitas personal yang sebagian besar dilakukan oleh pemuda atau pelajar seperti balap liar.

Balap liar ini tidak hanya dapat mengancam keselamatan pelaku tetapi juga gangguan keamanan secara umum karena pada akhirnya tidak sedikit yang berakhir dengan perkelahian baik antara sesama pelaku balap motor, penonton balap motor ataupun masyarakat yang melintas di lokasi tersebut.

Keributan biasa terjadi lantaran beberapa hal seperti persaingan, merasa tidak terima dengan apa yang dilakukan sehingga rentan menimbulkan perkelahian, terlebih biasanya anak-anak muda ini melakukan aktivitas tersebut setelah mengkonsumsi miras.

Baca Juga:  Polisi di Mataram Bongkar Peredaran Narkoba, Sita 67,46 Gram Sabu dan 271 Butir Ekstasi

Selama ini Polresta Mataram terus melakukan berbagai langkah baik pencegahan maupun tindakan.

Tidak jarang tindakan tegas dilakukan petugas saat Kegiatan Rutin Ditingkatkan (KRYD) dengan melakukan penilangan terhadap sejumlah motor yang diduga digunakan untuk Balap liar ataupun yang menggunakan knalpot brong. Hal ini dimaksud untuk memberikan efek jera terhadap para Pelaku.

Upaya Pencegahan juga rutin dilakukan baik di tingkat lingkungan masyarakat melalui Polsek dan Bhabinkamtibmas maupun sosialisasi dan penyuluhan melalui Program Police Go To School kepada sejumlah sekolah Menengah di Kota Mataram.

Keterlibatan para tokoh masyarakat ataupun para orang tua sudah sering dilakukan melalui berbagai momen terutama lewat kegiatan Safari kamtibmas dan jumat curhat yang dilaksanakan oleh Polresta Mataram dan jajaran polsek di setiap minggu. Patroli rutin seperti KRYD juga tetap dilakukan secara kontinyu.

“Semua upaya kita lakukan untuk mencegah dan mengantisipasi berbagai aktivitas para pemuda / pelajar yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas, “ Ucap Kapolresta Mataram.

Baca Juga:  Polsek Ampenan Tangkap Pencuri Laptop dan Penadahnya

Peran semua pihak terutama Pemerintah dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk membantu melakukan pengawasan terhadap aktivitas seluruh anggota keluarga terutama keluarga yang tinggal satu rumah.

Kepada Para Orang Tua, Kapolresta menekan betapa pentingnya untuk mengawasi dan menjaga Anaknya masing-masing.

“Jika anak kita belum kembali ke rumah diatas Pukul 21:00 wita maka segera dihubungi atau dicari keberadaannya. Tidak membiarkan anak-anak di luar rumah hingga larut malam bahkan hingga pagi tanpa kejelasan,” jelasnya.

“Mari kita tingkatkan kepedulian terhadap anak kita masing-masing karena sesungguhnya anak merupakan tanggungjawab orang tua dunia akherat,” ajaknya.

Kolaborasi dan sinergitas semua pihak dalam melakukan upaya pencegahan dan penindakan tentu dibutuhkan, karena sejatinya Polri tentu tidak akan optimal jika ini dilakukan sendiri.

***

Berita Terkait

Tertangkap Curi Rokok di Mataram, Pria Asal Dompu Ternyata DPO Curanmor di Maluk
Penganiayaan! Sepasang Kekasih Asal Bima Berdamai Lewat Restorative Justice
PN Mataram Tegaskan Putusan Inkracht, Eksekusi Lahan Seluas 27.370 Meter Persegi di Lembar Selatan Berjalan Lancar
Periksa Orang tua Korban, Polisi Dalami Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah
Kapolsek Lingsar Lepas 500 Warga di Jalan Sehat Semarak HUT RI Ke-81
Dugaan Penganiayaan Murid Kelas 5 SDN 1 Peteluan Indah, Orang Tua Korban Tempuh Jalur Hukum ke Polresta Mataram
Patroli Hingga Subuh, URC Sat Reskrim Polresta Mataram Sasar Titik Rawan Kriminalitas di Mataram
Jelang HUT Kemerdekaan, Polsek Ampenan Tertibkan Peredaran Miras, Puluhan Botol Tuak Diamankan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 13:52

Tertangkap Curi Rokok di Mataram, Pria Asal Dompu Ternyata DPO Curanmor di Maluk

Jumat, 4 September 2026 - 13:20

Penganiayaan! Sepasang Kekasih Asal Bima Berdamai Lewat Restorative Justice

Rabu, 26 Agustus 2026 - 15:44

PN Mataram Tegaskan Putusan Inkracht, Eksekusi Lahan Seluas 27.370 Meter Persegi di Lembar Selatan Berjalan Lancar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:04

Periksa Orang tua Korban, Polisi Dalami Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:56

Kapolsek Lingsar Lepas 500 Warga di Jalan Sehat Semarak HUT RI Ke-81

Berita Terbaru