Innalillahi! Seorang Laki-laki Ditemukan Meninggal di Kamar, Ini Penyebabnya

Selasa, 10 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Kapolsek Sandubaya didampingi Kepala SPKT dan piket Fungsi polsek setempat bersama Unit identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram dibantu Bhabinkamtibmas dan warga setempat melakukan evakuasi terhadap penemuan mayat yang diduga gantung diri di wilayah lingkungan Negarasakah Timur, Kelurahan Cakra Timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram, Minggu (08/06/2025).

Kapolsek Sandubaya AKP Niko Herdianto S.T.K., SIK., melalui Kanit Reskrim Polsek Sandubaya Ipda Kadek Arya Suantara SH., dalam keterangan tertulisnya mengatakan mayat tersebut ditemukan pertama kali oleh Ibu Korban di dalam Kamar dalam posisi leher tergantung yang diikat tali nilon warna biru yang tersangkut di Paku tembok kamar, sekitar pukul 19:00 wita.

Baca Juga:  Polisi di Mataram amankan Perempuan Terduga Pembuang Orok Bayi

Korban diketahui berinisial M, laki-laki 27 tahun alamat lingkungan Negarasakah Timur, Kelurahan Cakra timur, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Korban ditemukan pertama kali oleh ibunya.

“Saat itu ibunya ingin memanggil korban untuk diajak makan. Namun saat tiba di dalam kamar korban ibunya kaget melihat korban dalam keadaan tergantung dengan tali nilon di tembok kamar, “ jelasnya.

Baca Juga:  Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan

Sementara itu Petugas langsung mengumpulkan keterangan saksi-saksi serta melakukan koordinasi dengan pihak Puskesmas Cakranegara.

“Dari keterangan petugas IGD puskesmas, korban sudah tidak bernyawa. Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan di tubuh korban, ditemukan cairan sperma di kelamin korban yang merupakan tanda-tanda gantung diri, “ucapnya.

Mendengar penjelasan tersebut pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas serta menolak untuk dilakukan otopsi dengan menandatangani surat penolakan.

Baca Juga:  Terseret Ombak, Warga Mataram Belum Ditemukan

Dari keterangan ibu korban, bahwa beberapa hari sebelum peristiwa ini korban sempat terlihat merasa ketakutan tanpa alasan yang jelas / depresi.

Peristiwa ini menjadi pengalaman bahwa masyarakat meningkatkan kepekaan terhadap berbagai situasi yang terjadi di dalam rumah tangga atau lingkungan sekitar.

Oleh karena itu masyarakat segera melakukan konsultasi jika melihat anggota keluarga mengalami tanda-tanda kejanggalan dan tingkatkan perhatian serta tidak membiarkan orang tersebut di luar pantauan. ***

Berita Terkait

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari
Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram
Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur
Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari
Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait
Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat
Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan
Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:22

Polisi Selidiki Temuan Perempuan Dugaan Bunuh Diri di Kontrakan Gunungsari

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

Kerugian Ditaksir Capai Rp20 Juta, 1 Rumah Terbakar di Mataram

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:45

Terobos Lampu Merah di Simpang Pagutan, Pengendara Tabrak Ibu dan Bayi Lalu Kabur

Selasa, 19 Mei 2026 - 09:41

Kebakaran Hanguskan Studio Tutorial Kue di Perumahan Belpark Gunungsari

Senin, 6 April 2026 - 06:34

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Berita Terbaru