Ini Dampak Buruk Pernikahan Anak Menurut Ibu Wapres

Rabu, 11 Juni 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ibu Wakil Presiden,  Selvi Gibran Rakabuming saat diskusi pencegahan pernikahan anak di RSUD Provinsi NTB, Rabu 11 Juni 2025. Foto (Doc.Ist)

Ibu Wakil Presiden, Selvi Gibran Rakabuming saat diskusi pencegahan pernikahan anak di RSUD Provinsi NTB, Rabu 11 Juni 2025. Foto (Doc.Ist)

GONTB – Ibu Wakil Presiden,  Selvi Gibran Rakabuming menyatakan pernikahan anak memberikan dampak yang kurang baik bagi kesehatan fisik dan mental.

“Kalau boleh dikatakan, pernikahan usia anak  tidak memberikan dampak positif,” katanya saat diskusi pencegahan pernikahan anak di RSUD Provinsi NTB, Rabu 11 Juni 2025.

Baca Juga:  PLN Dorong Interkoneksi ASEAN Power Grid untuk Akselerasi Transisi Energi Bersih

Karena itu, ibu Wapres meminta semua pihak  secara bersama sama mencegah terjadinya pernikahan anak demi mewujudkan generasi Indonesia yang tumbuh sehat dan berpendidikan.

“Untuk mewujudkan Indonesia emas pada 2045,” katanya.

Selain itu, Ibu Wapres meminta kepada para siswa agar memanfaatkan media sosial guna mencegah terjadinya pernikahan anak.

Baca Juga:  Volunteer: Salah Satu Pilar Utama dalam Keberhasilan MotoGP Mandalika Indonesia 2025

Direktur RSU Provinsi NTB, dr Lalu Herman Mahaputra berharap para siswa  bisa menyampaikan pesan kepada teman sebaya atau orang lain agar tidak melakukan pernikahan anak

“Dengan dukungan ibu wapres,  kami berharap pernikahan usia anak bisa ditekan bahkan dieliminir,” katanya.

Baca Juga:  Promo PLN Mobile Power Meilaju Lebih Terang 2026 Dorong Modernisasi Layanan Kelistrikan, 1.039 Pelanggan NTB Manfaatkan Diskon Tambah Daya 50 Persen

Namun demikian,  Lalu Herman Mahaputra menegaskan pihak rumah sakit siap memberikan pelayanan jika ada permasalahan terkait kehamilan mulai dari mendiagnosa  hingga  memberikan tindakan lanjutan.

“Kami siap memberikan pelayanan kepada para ibu hamil,” katanya. *

Berita Terkait

P3K Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu, Guru Berstatus PTK Penuh Waktu Berkesempatan Jadi PNS
Pulihkan Listrik, PLN Kirim Tim Recovery ke Daerah Terpencil Terdampak Gempa di Flores NTT
Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT
Polsek Sandubaya Amankan Kunjungan Gus Miftah di Sejumlah Destinasi Religi dan Budaya di Cakranegara
Ganggu Kenyamanan Warga, Anggota Dewan Soroti Izin Operasional Bajawa 
Dari Pesisir Tobelo, PLN Menanam Harapan untuk Generasi Mendatang
Jaga Terang di Momentum Kemerdekaan RI, PLN Perkuat Keandalan Pembangkit di Bima
Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 10:46

P3K Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu, Guru Berstatus PTK Penuh Waktu Berkesempatan Jadi PNS

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:21

Pulihkan Listrik, PLN Kirim Tim Recovery ke Daerah Terpencil Terdampak Gempa di Flores NTT

Minggu, 16 Agustus 2026 - 11:25

Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:17

Polsek Sandubaya Amankan Kunjungan Gus Miftah di Sejumlah Destinasi Religi dan Budaya di Cakranegara

Kamis, 6 Agustus 2026 - 20:50

Ganggu Kenyamanan Warga, Anggota Dewan Soroti Izin Operasional Bajawa 

Berita Terbaru