Guru! Pilar Pencerdasan Kehidupan Bangsa

Rabu, 29 Juli 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Penulis: Ust. Aswan Nasution

Penulis: Ust. Aswan Nasution

GONTB – Teparnya tanggal 25 November diperingati sebagai Hari Guru Nasional (HGN). Guru merupakan profesi mulia dan agung karena kita semua merupakan anak didik guru yang hebat.

Peringatan Hari Guru Nasional (HGN) adalah bentuk penghargaan dan penghormatan kepada guru atas perannya dalam melaksanakan tugas mulia mendidik generasi bangsa.

Peringatan 25 November juga menjadi momen untuk mengingat tantangan yang masih dihadapi para guru, termasuk pemerataan kualitas pendidikan, peningkatan kompetensi, serta kesejahteraan pendidik yang masih terus diperjuangkan dan penghargaan kepada guru sebagai pilar utama kemajuan bangsa.

Dengan semangat Hari Guru Nasional, diharapkan para pendidik terus menginspirasi, membimbing, dan menciptakan generasi masa depan yang berkarakter, berilmu, dan berdaya saing.

Guru Membangun Peradaban

Guru adalah tiang utama dalam membangun peradaban. Mereka ibarat pelita dalam kegelapan, yang memberikan penerangan kepada generasi dengan ilmu dan akhlak yang mulia.

Baca Juga:  PLN Resmi Mergerkan PLN ES dan PLN Nusa Daya

Guru sebagai penyampai ilmu, memiliki peran yang agung karena mereka menghubungkan kita dengan ilmu pengetahuan dah hikmah.

Guru adalah pilar pencerdasan kehidupan bangsa, yang peran strategisnya membentuk karakter, membangun pengetahuan, mendorong kemajuan masyarakat.

Guru, Penjaga Masa Depan Bangsa

Guru adalah pencaga dan pencetak masa depan bangsa. Di pundak merekalah terletak tanggung jawab besar untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga berkarakter dan adaptif.

Harapan kita untuk guru Indonesia adalah mereka senantiasa terus belajar dan beradaptasi dengan perkembangan zaman menjaga integritas dan ketauladanan, dalam setiap tindakan, mendorong pendidikan inklusif yang adil bagi semua siswa, berkolaborasi dengan semua komunitas.

Karena perbaikan pendidikan adalah tanggung jawab kolektif-sebuah kerja sama, sinergis antara pemerintah, guru, keluarga dan masyarakat luas.

Baca Juga:  Audiensi dan Silaturahmi PWI Lombok Barat dengan GM PT ASDP Lembar

Dilema Sebagai Guru

Namun, di era ini menjadi seorang guru tidaklah mudah. Banyak guru yang menghadapi dilema dalam menjalankan tugasnya. Dahulu, ketika seorang anak ditegur oleh guru, orang tua akan mendukung penuh tindakan guru tersebut.

Tetapi kini, ada kekhawatiran yang mendalam, karena ketika guru menegur atau mendisiplinkan siswa, mereka justru takut mendapat ancaman hukuman atau dilaporkan kepada pihak berwenang.

Kondisi ini, menjadi tantangan besar dalam dunia pendidikan. Guru yang seharusnya di hormati dan diberi dukungan, sering kali merasa tidak nyaman dan bebas mendidik dengan tegas.

Padahal, mendidik bukan hanya soal menyampaikan ilmu pengetahuan tetapi juga membentuk akhlak yang mulia dan karakter generasi muda.

Kita semua, sebagai orang tua, masyarakat, dan siswa, harus menyadari bahwa profesi guru adalah amanah dari Allah Swt, mereka mengemban tugas berat untuk mendidik anak-anak kita menjadi manusia yang lebih baik.

Baca Juga:  'Guru Hebat Indonesia Kuat', Perayaan Hari Guru Nasional Tahun 2024

Bagi para guru, tetaplah teguh dalam mendidik. Lakukanlah tugas dengan keikhlasan dan kesabaran, karena Allah mencatat setiap usaha kita. Kita guru adalah pejuang tanpa tanda jasa. Karena itu kita semua mampu mendukung mereka agar pendidikan berjalan dengan baik.

Sebagai penutup, marilah kita sebagai masyarakat, orang tua, siswa, berperan aktif mendukung guru. Jika ada masalah, selesaikan dengan bijak, bukan dengan mencari-cari kesalahan.

Semoga Allah Swt, melindungi guru-guru kita dan memberikan mereka kekuatan dalam menjalankan tugas yang mulia ini.

Selamat Hari Guru Nasional, Terima Kasih Untuk Segala Jasa dan Pengabdianmu. ***

Penulis: Aswan Nasution, Mantan Pengawas PAI Kementerian Agama RI Kota Mataram – Nusa Tenggaŕa Barat (NTB). 

Penulis : Aswan Nasution

Editor : Lalu Sahid Wiadi

Sumber Berita: Aswan Nasution

Berita Terkait

PLN Resmikan Centralized Command Center UIW NTB, Ini tujuannya
Perkuat Hak Pegawai, DPP SP PLN Gelar Diklat Forum Advokasi Nasional Batch 3 di NTB
Al Washliyah NTB Masuk dalam Jajaran Pengurus Dewan Pertimbangan Al Washliyah Periode 2026 -2031
DPD Asphirasi Bali dan Nusra Tahun 2026 – 2028 Terbentuk! Ini Pengurusnya
PLN Circular Waste Initiative, Perkuat Gerakan Masyarakat Kelola Sampah dari Rumah
Swasembada Energi! PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT
P3K Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu, Guru Berstatus PTK Penuh Waktu Berkesempatan Jadi PNS
Pulihkan Listrik, PLN Kirim Tim Recovery ke Daerah Terpencil Terdampak Gempa di Flores NTT

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:42

PLN Resmikan Centralized Command Center UIW NTB, Ini tujuannya

Senin, 7 September 2026 - 06:18

Perkuat Hak Pegawai, DPP SP PLN Gelar Diklat Forum Advokasi Nasional Batch 3 di NTB

Rabu, 2 September 2026 - 18:48

Al Washliyah NTB Masuk dalam Jajaran Pengurus Dewan Pertimbangan Al Washliyah Periode 2026 -2031

Rabu, 2 September 2026 - 16:58

DPD Asphirasi Bali dan Nusra Tahun 2026 – 2028 Terbentuk! Ini Pengurusnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:31

PLN Circular Waste Initiative, Perkuat Gerakan Masyarakat Kelola Sampah dari Rumah

Berita Terbaru

Go NTB

Desa Berdaya Bermanfaat untuk Menekan Tingginya PMI

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:04