Di Kunjungi Bupati, MAN Lombok Barat Sampaikan Perkembangan dan Kebutuhan Ruang Belajar

- Reporter

Rabu, 23 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

Lombok Barat, GONTB – Bupati Lombok Barat, H. Lalu Ahmad Zaini, melakukan kunjungan bersejarah ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lombok Barat.

Kunjungan ini merupakan momen penting karena Bupati Zaini menjadi kepala daerah pertama yang mengunjungi lembaga pendidikan ini sejak didirikannya MAN Lombok Barat.

Dalam rangka silaturahmi dan peninjauan kondisi fisik serta proses belajar-mengajar, Bupati LAZ mendengarkan langsung tantangan serta potensi yang dihadapi lembaga tersebut.

Kepala MAN Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, M.Pd., menyampaikan bahwa kedatangan Bupati LAZ merupakan tanda nyata dari komitmen pemerintah daerah untuk memajukan pendidikan di wilayah Lombok Barat.

“Selama ini, mungkin Pak Bupati hanya membaca informasi dari berita, tapi sekarang beliau melihat langsung kondisi MAN satu-satunya di Lombok Barat ini,” ungkap Abdul Azis Faradi.

Saat ini, MAN Lombok Barat memiliki sebanyak 726 siswa, yang terbagi menjadi tiga angkatan: Kelas X dengan 286 siswa, Kelas XI dengan 230 siswa, dan Kelas XII dengan 210 siswa, tersebar di 23 rombongan belajar.

Baca Juga:  Pemkab Lombok Barat Musnahkan Rokok Ilegal Terbanyak di NTB, Bupati LAZ Tekankan Kolaborasi Hingga Tingkat Desa

Mayoritas siswa di madrasah ini berasal dari pondok pesantren di berbagai wilayah Lombok Barat. Dengan mengedepankan nilai-nilai keislaman, lembaga ini menjadi pilihan utama bagi mereka yang ingin melanjutkan pendidikan formal.

Namun, tantangan utama yang dihadapi MAN Lombok Barat adalah keterbatasan ruang kelas. Azis mengungkapkan bahwa mereka terpaksa menggunakan ruang asrama, mushalla, dan ruang laboratorium untuk kegiatan belajar-mengajar.

“Dua kelas kami tempatkan di ruang asrama. Satu lagi terpaksa di mushalla. Ruang lab sebenarnya tidak ideal karena itu ruang yang harus dijaga keamanannya,” jelas Abdul Azis Faradi.

Keterbatasan sarana prasarana ini menghambat proses pembelajaran yang seharusnya dapat berjalan maksimal dalam lingkungan yang kondusif. Dalam peninjauan kali ini, Bupati LAZ menemukan bangunan lembaga penjamin mutu yang berdampingan dengan area MAN Lombok Barat. Ia menunjukkan minat untuk memanfaatkan ruang tersebut sebagai solusi jangka pendek bagi keterbatasan yang ada.

Kepala Kemenag Lombok Barat, H. Iskandar Hariadi, juga telah melakukan langkah-langkah untuk meminta penambahan ruang belajar kepada Bupati Lombok Barat.

Baca Juga:  Peduli Sesama, PGRI Lobar Salurkan Donasi Rp 143,9 Juta untuk Korban Banjir Aceh

“Kita sudah komunikasikan sama bupati agar ruang itu bisa dimanfaatkan dengan hak guna pakai untuk kepentingan pendidikan MAN,” tuturnya.

Melihat kebutuhan mendesak akan ruang belajar yang lebih banyak, Azis menegaskan harapannya akan penambahan ruang kelas.

Baca Juga:  Mahasiswa KKN Undikma Gelar Edukasi Anti-Bullying "Be a Buddy, Not a Bully" di SD IT Dusun Pelepok

“Kita harapkan ada penambahan ruang belajar, salah satunya mungkin bisa memanfaatkan gedung penjamin mutu yang bersebelahan dengan MAN Lombok Barat,” ujarnya.

Kunjungan Bupati ini diharapkan dapat membawa angin segar bagi civitas akademika MAN Lombok Barat. Mereka berharap dukungan pemerintah daerah akan segera terwujud, dan pendidikan di lembaga ini bisa semakin berkualitas.

Meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap madrasah ini menjadi sinyal positif, menunjukkan harapan untuk menghasilkan generasi yang tidak hanya cerdas akademis, tetapi juga memiliki karakter berdasarkan nilai-nilai keislaman yang kuat. ***

Berita Terkait

Langkah Kecil, Harapan Besar: Mahasiswa KKN Undikma Dukung Pencegahan Stunting di Labuan Tereng
Mahasiswa KKN Undikma Gelar Edukasi Anti-Bullying “Be a Buddy, Not a Bully” di SD IT Dusun Pelepok
UT Mataram Wisuda Ratusan Lulusan di NTB, Tegaskan Kesiapan Kolaborasi Riset dan Cetak SDM Unggul Berbasis Digital
Kreen! Karnaval Alegoris MTs Negeri 2 Lobar Memukau Masyarakat Kecamatan Kediri
Polisi Ajak Siswa SDN 3 Taman Sari Biasakan TMT
Mahasiswa UIN Mataram Sosialisasi Pernikahan Dini, Soroti Kesiapan Mental dan Finansial Remaja di Desa Ungga
Bangga! Siswi MTsN 2 Lobar Terpilih Ikuti Jambore Nasional XII Jakarta
Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Juara 2 Ajang Pencak Silat Masmirah Championship Cup 2026

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 16:10

Langkah Kecil, Harapan Besar: Mahasiswa KKN Undikma Dukung Pencegahan Stunting di Labuan Tereng

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:35

Mahasiswa KKN Undikma Gelar Edukasi Anti-Bullying “Be a Buddy, Not a Bully” di SD IT Dusun Pelepok

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:09

UT Mataram Wisuda Ratusan Lulusan di NTB, Tegaskan Kesiapan Kolaborasi Riset dan Cetak SDM Unggul Berbasis Digital

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:26

Kreen! Karnaval Alegoris MTs Negeri 2 Lobar Memukau Masyarakat Kecamatan Kediri

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:00

Polisi Ajak Siswa SDN 3 Taman Sari Biasakan TMT

Berita Terbaru

Penulis: Aswan Nasution

Go Religi

Jendela Dunia, Aswan Nasution: Membaca

Selasa, 20 Okt 2026 - 17:26