Lombok Barat, GO NTB – Jajaran Kepolisian Sektor (Polsek) Kediri menggelar kegiatan sosialisasi bertajuk “Sayangi Diri Sendiri Go To School” di lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 2 Lombok Barat. Kegiatan ini disambut hangat dan mendapat apresiasi tinggi dari pihak madrasah sebagai bentuk kemitraan yang positif antara dunia pendidikan dan kepolisian.
Kepala MTsN 2 Lombok Barat dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas kehadiran Kapolsek Kediri beserta jajaran. Kehadiran aparat kepolisian ini dinilai sangat penting dalam membimbing para siswa agar terhindar dari perbuatan negatif.
Dalam arahannya di hadapan para siswa, Kapolsek Kediri menekankan pentingnya mencintai diri sendiri dengan cara menjaga kesehatan, keselamatan, serta menjauhi hal-hal terlarang yang dapat merusak masa depan.
“Kita harus menyayangi diri sendiri, saling menjaga dari hal-hal yang tidak lazim, dan jangan pernah mencoba-coba sesuatu yang bisa merusak diri, kesehatan, serta masa depan kita, seperti obat keras, narkoba, dan minuman keras,” tegas Kapolsek Kediri.
Selain bahaya narkoba, Kapolsek juga mengingatkan para siswa untuk menghentikan segala bentuk bullying atau perundungan di lingkungan sekolah. Ia berpesan agar para siswa saling menghargai satu sama lain.
“Jangan melakukan perundungan, karena ada satu yang tertawa sementara yang lain bersedih sebagai korban. Kita harus menjadi orang yang berguna, melakukan hal-hal positif, dan menghindari hal-hal negatif. Itulah arti sayangi diri dan sayangi teman,” tambahnya.
Kapolsek juga memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus berusaha dan berdoa demi meraih masa depan yang gemilang menuju Generasi Emas Indonesia. “Kalian memiliki masa depan yang berbeda-beda, yang penting kita berusaha dan berdoa, jangan merusak diri kita,” pesannya.
Sementara itu, Waka Polsek Kediri, Komang Puji Astane, menambahkan pesan penting terkait keselamatan berlalu lintas dan masa depan remaja. Ia mengingatkan para siswa agar selalu menggunakan helm standar saat berkendara, tidak kebut-kebutan di jalan raya, serta menghindari pernikahan usia dini.
“Keselamatan anak adalah kebahagiaan orang tua. Jangan merugikan diri sendiri, orang tua, dan keluarga. Teruslah belajar agar menjadi sukses, dan ingat, jangan menikah di usia dini,” ujar Komang Puji Astane.
Acara sosialisasi ini semakin meriah berkat sesi ice breaking dan motivasi kekompakan tim yang dipandu oleh Kanit Binmas Polsek Kediri, Pak Atim. Dengan meneriakkan yel-yel “Polisi Bersama Masyarakat” disertai tepuk tangan meriah, para siswa tampak sangat antusias dan bersemangat.
Dalam kesempatan tersebut, Pak Atim juga menyampaikan sejumlah informasi penting, di antaranya sosialisasi Operasi Patuh yang mewajibkan penggunaan helm pengaman bagi pengendara, serta informasi peluang emas bagi siswa untuk melanjutkan pendidikan ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara di Bogor. Sekolah tersebut menawarkan beasiswa penuh yang mencakup biaya masuk, pondok pesantren, pakaian, hingga uang saku dengan standar kurikulum internasional (Diploma).














