Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat

- Reporter

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:01 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat memastikan bergerak cepat menangani kebakaran permukiman warga di Kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, yang terjadi pada Ahad (22/3/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengakibatkan puluhan rumah terdampak serta satu anggota pemadam kebakaran meninggal dunia saat menjalankan tugas.

Gubernur NTB H. Lalu Muhamad Iqbal melalui Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik NTB sekaligus Juru Bicara Pemprov NTB H. Ahsanul Khalik menegaskan bahwa penanganan darurat harus segera dilakukan secara terpadu, terutama dalam suasana Hari Raya Idulfitri.

“Gubernur meminta agar seluruh langkah penanganan dilakukan secara cepat dan terkoordinasi. Kebutuhan dasar masyarakat terdampak harus segera dipenuhi,” ujar Aka.

Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.15 WITA di Dusun Pok, Desa Kalimango. Berdasarkan laporan lapangan, sebanyak 36 unit rumah terdampak, terdiri dari 31 unit mengalami kerusakan berat dan 5 unit terdampak sebagian. Sebanyak 129 jiwa dilaporkan terdampak dalam kejadian tersebut.

Dalam proses pemadaman, satu anggota pemadam kebakaran, M. Solikin, yang juga Komandan Regu Damkar Kecamatan Alas, meninggal dunia saat bertugas, diduga akibat tersengat aliran listrik.

Atas peristiwa tersebut, Gubernur Miq Iqbal menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya petugas dalam menjalankan tugas kemanusiaan.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Provinsi NTB, kami menyampaikan duka yang mendalam kepada keluarga almarhum. Beliau gugur dalam tugas kemanusiaan, dan pengabdian tersebut menjadi kehormatan bagi kita semua,” ungkapnya.

Baca Juga:  Innalillahi! Bayi Usia 1 Tahun di Mataram Meninggal Hanyut di Kali

Gubernur juga meminta agar dilakukan koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk penanganan keluarga korban, termasuk pengajuan santunan ahli waris melalui Kementerian Sosial.

Sebagai langkah tanggap darurat, Gubernur telah menginstruksikan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) NTB dan Dinas Sosial P3A NTB untuk segera menyalurkan bantuan logistik ke lokasi terdampak.

Kepala BPBD NTB Sadimin menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai bantuan, antara lain paket pangan, sandang, tikar, terpal, mie instan, serta tenda keluarga untuk mendukung kebutuhan warga terdampak.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial P3A NTB H. Masyhuri menjelaskan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa untuk memastikan penyaluran bantuan sesuai kebutuhan di lapangan.

Baca Juga:  Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian Warga Simpasai yang Terseret Arus Sungai

“Kami memastikan buffer stock tersedia, mulai dari selimut, tenda, makanan siap saji hingga kebutuhan anak-anak. Semua disiapkan dan akan disalurkan sesuai kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

Saat ini kondisi di lokasi kejadian dilaporkan telah kondusif. Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, TNI/Polri, Damkar, Dinas Sosial, tenaga kesehatan, relawan, serta masyarakat setempat masih terus melakukan pendataan dan penanganan lanjutan.

Pemerintah Provinsi NTB juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama yang disebabkan oleh kelalaian penggunaan api maupun instalasi listrik yang tidak aman.

“Kami mengajak masyarakat untuk lebih waspada dan memastikan setiap potensi sumber api dapat dikendalikan, agar kejadian serupa tidak terulang,” tutup Aka.

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait
Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan
Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi
Ditpolairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas dari Perairan Senggigi ke RS Bhayangkara
21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara
4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan
Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Berita ini 27 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 April 2026 - 06:34 WITA

Terseret Arus Sungai, Wanita Asal Mataram Hilang di Kekait

Minggu, 22 Maret 2026 - 15:01 WITA

Kebakaran Alas Sumbawa, Satu Anggota Damkar Meninggal: Gubernur Perintahkan Langkah Darurat

Senin, 16 Maret 2026 - 20:17 WITA

Tukang Ojek Ditemukan Meninggal di Pasar Kebon Roek Ampenan

Selasa, 10 Maret 2026 - 14:29 WITA

Pria 31 Tahun Ditemukan Meninggal Diduga Gantung Diri Polsek Ampenan Langsung Identifikasi

Senin, 9 Maret 2026 - 08:47 WITA

Ditpolairud Polda NTB Evakuasi Jenazah Tanpa Identitas dari Perairan Senggigi ke RS Bhayangkara

Berita Terbaru

Go Kesehatan

Tujuan Program KB: Ciptakan Keluarga Bahagia Berkualitas

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:53 WITA