21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara

Dedi Suhadi

- Reporter

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:32 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Sekitar 21 Kepala Keluarga di Kampung Bugis Kelurahan Bintaro Kecamatan Ampenan Kota Mataram terdampak banjir rob yang terjadi tadi malam, Rabu 21 Januari 2026.

Dari 21 rumah yang terdampak, menurut Kepala Lingkungan Kampung Bugis, Suherman sebanyak 18 Kepala Keluarga  (KK) sudah dievakuasi.

“18 KK yang baru dievakuasi  ke rumah warga atau keluarganya,” jelas Suherman, Kamis 22 Januari 2026.

Menurut Suherman, warga yang terdampak akan dibuatkan tenda darurat di tempat yang aman namun masih di Lingkungan Kampung Bugis.

Untuk meringankan beban warga terdampak rob, jelas Suherman Pemerintah Kota Mataram beserta instansi terkait sudah meninjau lokasi dan memberikan bantuan yang dibutuhkan warga.

Baca Juga:  Kecelakaan Beruntun di Gerbang Tol Ciawi, Sejumlah Mobil Hancur dan Korban Berjatuhan

Pantauan di lapangan, rumah warga yang terdampak mengalami kerusakan sedang hingga berat termasuk jalan aspal yang biasa digunakan warga pun tergerus erosi.

Selain itu, warga juga membuat tanggul sementara dengan memasukkan pasir ke dalam karung untuk menghindari terjadi dampak yang lebih besar ketika kembali rob.

Baca Juga:  Innalillahi!, RMA Warga Jempong Mataram Akhiri Hidup Gantung Diri

Disisi lain, PDAM juga tengah memasang pipa untuk mengalirkan air bersih yang dibutuhkan warga.

Dari informasi warga, gelombang tinggi sudah terjadi sejak beberapa hari terakhir dan tadi Rabu malam, 21 Januari 2026 merupakan yang terbesar dari gelombang yang terjadi pada hari sebelumnya.  *

Penulis : Dedi Suhadi

Editor : M. Sukri Aruman

Sumber Berita: Liputan GONTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan
Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani
TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan
Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi
Innalillahi! Pelatih Sepak Bola Ditemukan Meninggal di Musholla SPBU
Innalillahi!, PNS asal Lombok Utara ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Mataram
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:32 WITA

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:01 WITA

4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan

Senin, 12 Januari 2026 - 14:37 WITA

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:18 WITA

Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:26 WITA

Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani

Berita Terbaru