Tragedi Penyelamatan di Tanjung Beloam: Seorang Pria Hilang Terseret Ombak

Rabu, 25 Maret 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur – Sebuah peristiwa tragis terjadi di kawasan wisata Tanjung Beloam, ketika upaya penyelamatan justru berujung petaka. Seorang pria bernama Nauval (34) dilaporkan hilang setelah terseret ombak besar saat berusaha menyelamatkan adiknya.

Kejadian bermula ketika Luqyana Kamaria (23) mencoba menyeberang ke sebuah pulau kecil yang berada di sekitar lokasi. Namun naas, ia terpeleset dan terjatuh ke laut akibat licinnya batu cadas di kawasan tersebut.

Baca Juga:  Mahasiswa UIN Mataram Belajar Praktek Penggunaan Media Pembelajaran IPA di MTs Negeri 2 Lombok Barat

Melihat kondisi itu, Nauval yang berada di lokasi langsung bereaksi spontan dengan terjun ke laut untuk menyelamatkan sang adik. Berkat upayanya, Luqyana berhasil diselamatkan meskipun mengalami luka sobek di bagian kening akibat benturan dengan batu.

Namun setelah berhasil menolong adiknya, Nauval justru terseret ombak besar yang datang menyusul. Hingga saat ini, sejak kejadian yang terjadi kemarin, Nauval belum berhasil ditemukan.

Baca Juga:  Musorprov XIII KONI NTB Hangat, Pendukung Pakai Rompi Orange, Mori Hanafi: Pertanda Organisasi Ini Strategis

Tim SAR dari SAR Lombok Timur terus melakukan upaya pencarian dengan menyisir area sekitar lokasi kejadian. Proses pencarian melibatkan berbagai unsur dan dilakukan secara intensif meskipun menghadapi tantangan berat.

Selain itu, pihak PT Autore turut mengerahkan sejumlah perahu patroli untuk membantu penyisiran hingga ke tengah laut.

Baca Juga:  Musrenbang RKPD 2027 Dibuka, Bupati LAZ Fokus Turunkan Kemiskinan dari Desa

Kondisi arus laut yang kuat serta gelombang tinggi menjadi kendala utama dalam proses pencarian, sehingga tim harus bekerja ekstra hati-hati.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan tingginya risiko di kawasan pesisir dengan ombak besar, sekaligus menggambarkan pengorbanan seorang kakak yang rela mempertaruhkan nyawanya demi menyelamatkan keluarga.

Hingga berita ini diturunkan, proses pencarian terhadap Nauval masih terus berlangsung.

Berita Terkait

40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak
MRLL Simpang 4 Rembiga Dievaluasi, Pemkot Mataram Tetap Terapkan Satu Arah di Jalan Dakota dan Adisucipto
Pelantikan Perbasasi NTB, Baseball-Softball Bersiap Menuju PON 2028
Musorprov XIII KONI NTB Hangat, Pendukung Pakai Rompi Orange, Mori Hanafi: Pertanda Organisasi Ini Strategis
Aksi Bersih Pantai Senggigi, DPC Demokrat Lombok Barat Dorong Gerakan “Langit Biru Indonesia Asri”
Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah, Polresta Mataram Bantu Lansia Kursi Roda
Gerakan Tanam Cabai di Sekolah,; Wabup UNA Langkah Kecil untuk Ketahanan Pangan dan Pengendalian Inflasi

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 20:30

40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:48

Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:13

MRLL Simpang 4 Rembiga Dievaluasi, Pemkot Mataram Tetap Terapkan Satu Arah di Jalan Dakota dan Adisucipto

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:06

Pelantikan Perbasasi NTB, Baseball-Softball Bersiap Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:05

Musorprov XIII KONI NTB Hangat, Pendukung Pakai Rompi Orange, Mori Hanafi: Pertanda Organisasi Ini Strategis

Berita Terbaru