Refleksi Pasca Hardiknas Moment Guru Meningkatkan Life Skill di Era Digitalisasi Menghadapi Generasi Z

Oleh : H.Abdul Azis Faradi, M.Pd. ( Praktisi Pendidikan 23 Tahun Pengabdian)

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:26 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Peran guru sangat strategis dalam Meningkatkan kualitas Pendidikan anak didik ke depan.Peran guru dalam proses pembelajaran tidak bisa tergantikan oleh teknologi sekalipun, sebab teknologi hanya sebagai media pembelajaran untuk memudahkan guru dalam mentrasfer ilmu pengetahuan ( knowledge) kepada peserta didik tetapi yang lebih penting dan fundamental Kita sebagai Guru mampu Mewujudkan Panca Cinta dalam mengajar, mendidik, membimbing, mengevaluasi serta Refleksi kembali semua Proses yang dilakukan guru.

Oleh karena itu guru di Era Abad 21 harus mampu memiliki tujuh keterampilan ( life skill) yang wajib dimiliki agar mampu bersifat dinamis serta transformasi, adaptif terhadap dinamika kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan sebagai berikut :

Baca Juga:  Sekolah Rakyat tak hanya Belajar, Tapi Menumbuhkan Harapan Kemandirian

Pertama: Guru Madrasah harus mampu Komunikatif yang Efektif, Artinya guru mampu membangun komunikasi yang efektif baik dengan teman sejawat maupun mitra serta stekholder dalam Meningkatkan kompetensi profesinya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kedua : Guru Madrasah harus mampu Menggunakan Digitalisaai Tehnologi, Guru harus mengikuti perkembangan dan kemajuan teknologi sebagai media pembelajaran bagi peserta didiknya dengan memanfaatkan media belajar , sumber belajar LCD.E.Learning, Internet, E Publisher, E.Books, Google Drive, Website, Aplikasi Pusaka dan lainnya.

Ketiga : Guru harus mampu memiliki Kecerdasan Sosial dan Emosional, Artinya , guru Madrasah harus memiliki kompetensi sosial di masyarakat serta kecerdasan emosional serta responsif atas perubahan yang terjadi.

Baca Juga:  Kadis Sosial Lobar Dampingi Deputi Kemenko Polhukam Tinjau Sekolah Rakyat 18 Lombok Barat

Keempat: Guru Madrasah harus memiliki Kemampuan Adaptif dan Kolaboratif., Artinya guru Madrasah harus adaptif atas perubahan teknologi yang sangat cepat dan mampu beradaptasi dengan lingkungan sumber-sumber belajar yang ada.

Kelima : Guru Madrasah harus mampu Berpikir Kritis ( Critical Thinking), Guru dalam perkembangan harus mampu berpikir kritis terhadap perubahan serta dinamika yang terjadi di lingkungan Madrasah dengan tetap memperhatikan etika dan norma serta nilai yang ada.

Keenam : Guru Madrasah harus memiliki kemampuan Berpikir yang Adaptif, Guru harus memiliki maindset yang adaptif atas perubahan Kurikulum, media pembelajaran serta perkembangan siswa yg memiliki sifat Defrensiasi yang sangat variatif.

Baca Juga:  Era Otomatisasi, Gubernur NTB Dorong Lulusan HAMZAR Berani Berdaptasi

Ketujuh : Guru Madrasah harus memiliki sifat Mendidik dengan Penuh Rasa Cinta dan Kasih Sayang serta Responsibelity, Artinya guru memiliki kemampuan yang responsif atas dinamika dalam setiap proses pembelajaran dengan penuh rasa Cinta Kasih Sayang terhadap Peserta Didik maupun perubahan yang terjadi secara tiba-tiba maupun direncanakan atas pertumbuhan dan perkembangan peserta didik yang hidup di Era Generasi Z.maupun Generasi Milineal.

Selamat HARDIKNAS dunia Pendidikan Kita harus Maju , Kemandiriam serta Partisipatif untuk Kita Semua.

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paskib MTsN 2 Lobar Borong 5 Piala di SMAN 7 Mataram, Kepsek: Disiplin Tidak Menghianati Hasil
Sekolah Rakyat di NTB, Hadirkan Pendidikan Aman, Ramah bagi Anak dan Kelompok Rentan
Rektor UNBIM Bersama Jajaran Kunjungi LIDI NTB, Dorong Akses Beasiswa untuk Disabilitas
Wujudkan Kepedulian Sosial, MTsN 2 Lombok Barat Implementasikan Program “Madrasah Berdampak” di Masjid Nurul Mujahidin
Bupati LAZ Perkenalkan Wisata dan Budaya Lobar Kepada Mahasiswa Inbound Mobility Internasional
Semarak Penutupan PANJI Ramadhan di MTsN 2 Lombok Barat: Tanamkan Nilai Qonaah Lewat Ceramah dan Kuis Interaktif
Siapkan Lulusan Kompetitif, Prodi Ilmu Komunikasi Unram Libatkan Industri dan Media Evaluasi Kurikulum
Pengabdian Masyarakat BEM FIPP dan HMPS AP di Desa Setiling: Mewujudkan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:26 WITA

Refleksi Pasca Hardiknas Moment Guru Meningkatkan Life Skill di Era Digitalisasi Menghadapi Generasi Z

Senin, 27 April 2026 - 08:13 WITA

Paskib MTsN 2 Lobar Borong 5 Piala di SMAN 7 Mataram, Kepsek: Disiplin Tidak Menghianati Hasil

Selasa, 14 April 2026 - 18:14 WITA

Sekolah Rakyat di NTB, Hadirkan Pendidikan Aman, Ramah bagi Anak dan Kelompok Rentan

Selasa, 14 April 2026 - 10:24 WITA

Rektor UNBIM Bersama Jajaran Kunjungi LIDI NTB, Dorong Akses Beasiswa untuk Disabilitas

Jumat, 10 April 2026 - 09:30 WITA

Wujudkan Kepedulian Sosial, MTsN 2 Lombok Barat Implementasikan Program “Madrasah Berdampak” di Masjid Nurul Mujahidin

Berita Terbaru