Dibela Korsel hingga Disindir Malaysia, Begini Nyinyir Media Asing Soal Keputusan PSSI Pecat Shin Tae-yong!

- Reporter

Senin, 6 Januari 2025 - 21:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Shin Tae-yong.

Foto Shin Tae-yong.

GONTB – Pemecatan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong resmi disampaikan Ketum PSSI, Erick Thohir dalam jumpa pers di Jakarta, pada Senin, 6 Januari 2025.

Erick Thohir mengklaim alasan pemecatan STY itu berdasarkan hasil adalah bagian dari evaluasi PSSI.

“Kita melihat perlunya ada pimpinan yang bisa lebih menerapkan strategi yang tentu disepakati oleh para pemain,” terangnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketum PSSI itu menyebut pihaknya ingin memiliki pelatih dengan komunikasi yang baik dan implementasi program yang lebih baik untuk Garuda.

“Kita ingin juga (pelatih dengan) komunikasi yang lebih baik, dan implementasi program yang lebih baik untuk Timnas Indonesia,” tegas Erick Thohir.

“Pak Sumardji sudah bertemu coach Shin Tae-yong tadi pagi dan coach Shin sudah menerima surat menyuratnya. Nanti ada proses berikutnya mengenai hubungan kita yang sudah berakhir,” tandasnya.

Berkaca dari hal itu, sederet media internasional pun tampak riuh membicarakan kabar mengenai pemecatan STY oleh PSSI yang terkesan mendadak.

Media internasional asal ASEAN hingga di Eropa sama-sama menyayangkan kepergian STY di tengah kompetisi yang masih dihadapi Timnas Indonesia pada ajang Kualifikasi Round 3 Piala Dunia 2026.

Baca Juga:  PON 2024 Aceh-Sumut: Pemda Lobar Lepas 25 Atlit, Ketua Koni: Prestasi Terbaik Persembahkan Medali Emas

Lantas, hal-hal apa saja yang disoroti media internasional itu tentang kabar pemecatan STY? Berikut ini ulasan selengkapnya.

Media Korsel: Menang Lawan Arab Saudi Belum Cukup Wahai PSSI?

Media kenamaan di Korea Selatan, Chosun, tampak memberikan dukungannya kepada STY yang juga lahir dari negara ginseng tersebut.

Chosun mempertanyakan alasan federasi sepak bola di Indonesia itu memecat STY yang berhasil membawa Timnas Indonesia bersaing dengan negara-negara langganan Piala Dunia dari Benua Asia, seperti Jepang, Australia, hingga Arab Saudi.

“Kebiasaan buruk federasi sepak bola di Indonesia yang kini memecat pelatih asal Korsel, Shin Tae-yong. Kenapa seperti itu wahai PSSI?” tulis Chosun dalam artikel yang tayang pada Senin, 6 Januari 2025.

Media asal Korsel itu juga menyoroti kemenangan Timnas Indonesia melawan Arab Saudi di GBK pada November 2024 lalu belum cukup bagi tuntutan PSSI terhadap STY.

“Meskipun Shin Tae-yong mendapatkan kepercayaan dari suporter dan membawa Indonesia menang atas Arab Saudi untuk kali pertama, dia tetap dipecat PSSI,” begitu sorotan dari Chosun terhadap PSSI.

Baca Juga:  Logo Resmi PON XXI Aceh-Sumut Kaya Makna Budaya dan Prestasi

Media Malaysia: Puluhan Juta Pecinta Sepak Bola di ASEAN Idamkan Piala Dunia

Media asal Malaysia, The Star juga menyoroti pemecatan STY dari kursi kepelatihan Timnas Indonesia.

The Star menuturkan Erick Thohir selaku Ketum PSSI membutuhkan pelatih yang lebih kuat untuk menghadapi Piala Dunia 2026.

Di sisi lain, media asal Malaysia itu mengungkap kilas balik perjuangan Timnas Indonesia yang pernah menjajaki kompetisi Piala Dunia pada tahun 1938 silam.

Terkait kabar kepergian STY dari skuad Garuda, membuat The Star berseloroh tentang puluhan juta orang di ASEAN yang merupakan penggemar berat sepak bola mengindamkan Piala Dunia.

The Star menyoroti PSSI justru mendepak Shin Tae-yong pergi dari Timnas Indonesia setelah sebelumnya berjuang hingga babak Round 3 Kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Puluhan juta orang di ASEAN ini adalah penggemar berat sepak bola, tapi satu-satunya penampilan Indonesia di Piala Dunia terjadi pada masa penjajahan Belanda tahun 1938,” sebut The Star dalam artikel yang tayang pada Senin, 6 Januari 2025.

Media Perancis: Harapan Garuda ke Piala Dunia 2026 Masih Ada

Baca Juga:  Atlet sepatu roda Lombok Barat Borong 7 Medali Emas pada Kejuaraan Nasional

Media terkenal di Perancis, France24 menyebut keputusan pemecatan PSSI ke STY adalah upaya untuk bisa lolos ke Piala Dunia 2026.

“Harapan mereka untuk lolos ke Piala Dunia 2026 masih hidup,” begitu pernyataan France24 dalam artikel yang tayang pada Senin, 6 Januari 2025.

France24 juga menyoroti upaya PSSI yang telah menaturalisasi belasan pemain kelahiran Belanda, namun Garuda tetap kalah melawan China dan dihancurkan Jepang, pada November 2024 lalu.

“Indonesia yang telah menaturalisasi belasan pemain kelahiran Belanda kalah 2-1 di China dan kemudian dihancurkan 4-0 oleh Jepang pada November 2024 dalam kualifikasi Piala Dunia di Amerika 2026,” terangnya.

Kemudian, media asal Eropa itu juga menyebut laga yang dilakoni Timnas Indonesia vs Australia menjadi titik penting untuk menentukan nasib di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

“Laga kualifikasi Piala Dunia Indonesia berikutnya adalah titik penting kala berjumpa Australia di Maret 2025,” beber France24.

“Australia berada di posisi kedua grup tetapi hanya unggul satu poin (dengan Indonesia),” tandasnya.*

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Laga Bintang Kuripan Cup U-15 2026, Tuan Rumah Kuripan A jadi Juara
Komunitas Lari RUNGER, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan di Lobar
Lepas Peserta Sembalun Mountain Marathon, Gubernur NTB Dorong Perbanyak Event
1000 Pelari serbu MHM, Berikut Konsep Penyelenggara dan Harapan Peserta
Usai MotoGP, Sirkuit Mandalika Bersiap untuk Kejurnas Balap Mobil dalam Rangkaian Mandalika Festival of Speed 2025
Breaking News! Sepakat: PSSI dan Coach Patrick Kluivert Akhiri Kerjasama untuk Timnas Indonesia
Pitwalk Gratis di Mandalika Festival of Speed Round 3!
Gass Pool, Gobar Gunung Sasak Track Extreem Hingga Landscape Indah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 16 Januari 2026 - 06:53 WITA

Laga Bintang Kuripan Cup U-15 2026, Tuan Rumah Kuripan A jadi Juara

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:19 WITA

Komunitas Lari RUNGER, Dorong Gaya Hidup Sehat dan Kebersamaan di Lobar

Senin, 27 Oktober 2025 - 09:06 WITA

Lepas Peserta Sembalun Mountain Marathon, Gubernur NTB Dorong Perbanyak Event

Minggu, 19 Oktober 2025 - 15:47 WITA

1000 Pelari serbu MHM, Berikut Konsep Penyelenggara dan Harapan Peserta

Sabtu, 18 Oktober 2025 - 08:20 WITA

Usai MotoGP, Sirkuit Mandalika Bersiap untuk Kejurnas Balap Mobil dalam Rangkaian Mandalika Festival of Speed 2025

Berita Terbaru

Go NTB

Banjir Rob Ampenan, Enam Rumah Warga Rusak Parah

Jumat, 23 Jan 2026 - 13:52 WITA