Makan Bergizi Gratis Dimulai, Kadis Perdagangan: Waspada Persediaan Bahan Baku

Rabu, 15 Januari 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

ilustrasi siswa sekolah sedang menikmati Makan Bergizi Gratis. Foto (Doc.Ist).

ilustrasi siswa sekolah sedang menikmati Makan Bergizi Gratis. Foto (Doc.Ist).

GONTB – Kepala Dinas Perdagangan NTB, Baiq Nelly Yuniarti menjelaskan program makan bergizi gratis (MBG) yang diluncurkan pemerintahan Prabowo Subianto – Gibran Rakabuming diharapkan bisa berimbas kepada kesejahteraan petani dan peternak lokal.

“Jika dihitung-hitung, kebutuhan bahan baku untuk program makan bergizi gratis tidak hanya satu bulan tapi secara terus menerus dan setiap hari dengan jumlah yang besar,” katanya, Selasa 14 Jnuari 2025.

Baca Juga:  Masalah Sampah Dapur MBG, Kadis LHK minta Pengelola Selesaikan

Menurut Nelly, dalam program makan bergizi gratis, Pemerintah Provinsi NTB mendapat alokasi penerima manfaat sebanyak 1,7 juta orang, baik anak sekolah maupun ibu hamil.

Baca Juga:  Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS

Kondisi demikian, kata Nelly seharusnya bisa memicu petani atau peternak untuk lebih meningkatkan produktifitasnya.

Namun, yang perlu diwaspadai, jelas Nelly bagaimana ketersediaan bahan baku untuk program makan bergizi gratis setelah enam bulan kedepan.

Baca Juga:  Perseteruan Usai, Lagoonbay dan Nelayan Damai Kembali

“Jangan sampai terjadi mengambil bahan baku dari luar,” katanya.

Menurut Nelly, program makan bergizi gratis sangat baik dan akan lebih berdampak jika program makan bergizi gratis diarahkan ke daerah-daerah yang banyak memiliki kasus stunting. ***

Berita Terkait

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan
Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar
Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat
40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 17:36

Ngadu Ke Dewan, Kaling Minta Gaji UMR dan Pemekaran Lingkungan

Minggu, 6 September 2026 - 17:40

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Minggu, 6 September 2026 - 17:38

Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:33

Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar

Selasa, 1 September 2026 - 22:07

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Berita Terbaru