Panennya Penjual Busung

Dedi Suhadi

- Reporter

Minggu, 6 April 2025 - 15:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Lebaran Topat/ ketupat yang jatuh pada hari Senin 7 April 2025 memberi keberkahan bagi para penjual busung atau kulit Topat / ketupat.


Pasalnya, bagi warga Sasak atau masyarakat Pulau Lombok lebaran yang menunjukkan kegembiraan paripurna adalah lebaran Topat.

Dimana, warga Sasak yang mayoritas beragama Islam telah berhasil menyelesaikan puasa sunah 6 hari di bulan Syawal yang merupakan rangkaian dari puasa wajib di bulan Ramadhan.


Kegembiraan itu kemudian diwujudkan dengan berizarah ke makam leluhur (bisa juga ke makam yang dikeramatkan) kemudian dilanjutkan dengan berwisata ke pantai untuk bersantap ketupat/Topat bersama keluarga setelah sebelumnya menggelar Serakalan (Ngurisan) di kampung masing-masing.


Bagi Dani, pedagang busung (bungkus ketupat) di Pasar kebon Roek Mataram datangnya lebaran Topat memberikan berkah tersendiri bagi dirinya dan para pedagang Busung lainnya

Baca Juga:  Ini 12 Lokasi Safari Dakwah KH. Fikri Haikal  MZ di Lombok


“Lebaran Topat memberikan kegembiraan bagi kami,” katanya disela membuat busung, Minggu 6 April 2025.


Diakuinya, dalam sehari dirinya bisa menjual kulit Topat sebanyak 500 buah bahkan lebih dengan harga perikat isi 10 buah seharga 5 – 12 ribu rupiah.


“Kalonujuran topatnya kecil dijual mulai 5 ribu tapi kali ukurannya besar bisa 12 ribu per ikatnya. Lain pasar bisa lain lagi harganya,” katanya.


Dengan harga tersebut, jelas Dani dirinya bisa mendapatkan hasil penjualan sebanyak 400 hingga 500 ribu rupiah perhari dan akan semakin banyak jika yang laku juga banyak.

Baca Juga:  Usai Pelantikan, 10 Dinas di Kabupaten Lombok Barat masih Kosong


“Kemarin (Sabtu-red) saya bawa sekitar 700 buah, dapat Rp 500 ribu lebih,” katanya.


Ning Aya, seorang pembeli mengaku setiap tahun membeli kulit ketupat untuk merayakan lebaran Topat yang sudah menjadi tradisi masyarakat Sasak. “Ini sudah tradisi dari dulu,” katanya.***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

HUT ke-67 Provinsi NTB, PLN Siagakan Sistem Kelistrikan Andal
Momentum HDI 2025, Jelajah Sosial PT Autore Serahkan 2 Mesin untuk Kelompok SHG Disabilitas
Bupati LAZ dan Wabup UNA Tanam 1000 Pohon dan Tebar Bibit Ikan Di Kawasan Bendungan Meninting
Wabup Lobar Cek Bantuan RTLH di Saribaye, Polsek Lingsar All Out Amankan
Musda ke – I Pemuda NWDI, Pemuda Didorong Kerja Nyata dalam Pembangunan Lombok Barat
Sidang Paripurna DPRD, Bupati Lombok Utara Sampaikan Rancangan APBD Tahun 2026
Bupati Lombok Timur Lakukan Rotasi Besar-besaran: 39 Pejabat Dimutasi, 17 di Antaranya Eselon II
Pansel Kewilayahan Desa Kuripan Utara, Ketua Pansel: Tidak Ada Calon Titipan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Desember 2025 - 23:06 WITA

HUT ke-67 Provinsi NTB, PLN Siagakan Sistem Kelistrikan Andal

Minggu, 7 Desember 2025 - 14:16 WITA

Momentum HDI 2025, Jelajah Sosial PT Autore Serahkan 2 Mesin untuk Kelompok SHG Disabilitas

Jumat, 28 November 2025 - 06:35 WITA

Bupati LAZ dan Wabup UNA Tanam 1000 Pohon dan Tebar Bibit Ikan Di Kawasan Bendungan Meninting

Rabu, 12 November 2025 - 22:05 WITA

Wabup Lobar Cek Bantuan RTLH di Saribaye, Polsek Lingsar All Out Amankan

Sabtu, 8 November 2025 - 13:20 WITA

Musda ke – I Pemuda NWDI, Pemuda Didorong Kerja Nyata dalam Pembangunan Lombok Barat

Berita Terbaru