Innalillahi! Bayi Usia 1 Tahun di Mataram Meninggal Hanyut di Kali

- Reporter

Kamis, 15 Mei 2025 - 08:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Korban Balita inisial R saat dibawa ke Puskesmas Tanjung Karang. Rabu (14/05/2025). Foto (Humas Polresta Mataram).

Korban Balita inisial R saat dibawa ke Puskesmas Tanjung Karang. Rabu (14/05/2025). Foto (Humas Polresta Mataram).

Mataram, GONTB – Duka menyelimuti warga Lingkungan Pagesangan Baru, Kelurahan Pagesangan, Kecamatan Mataram, Kota Mataram, setelah seorang balita berusia satu tahun berinisial R ditemukan dalam kondisi tak bernyawa usai hanyut di aliran kali yang berada di depan rumahnya, Rabu (14/05/2025) sekitar pukul 16.00 WITA.

Kapolsek Mataram AKP Mulyadi SH. membenarkan kejadian tragis ini dan menyampaikan bahwa pihaknya langsung turun ke lokasi bersama Unit Identifikasi Sat Reskrim Polresta Mataram untuk melakukan pengecekan dan penyelidikan awal.

Dari keterangan keluarga, sebelum kejadian, balita R baru saja selesai dimandikan dan dipakaikan baju oleh neneknya. Saat nenek pergi ke dapur untuk menyiapkan susu, balita tersebut duduk di belakang ibu kandungnya yang sedang menyusui adik R. Tak berselang lama, sang nenek bertanya kepada ibu korban mengenai keberadaan R. Namun sang ibu menjawab bahwa anaknya tidak berada di dekatnya.

Panik, sang nenek langsung keluar rumah dan terkejut melihat dot milik cucunya hanyut di kali. Ia kemudian berteriak meminta bantuan warga sekitar. Pencarian pun dilakukan menyusuri aliran air, hingga salah seorang warga melihat tangan balita terapung di permukaan air sekitar 500 meter dari lokasi awal dugaan jatuhnya korban.

Baca Juga:  Tim SAR Hentikan Sementara Pencarian Warga Simpasai yang Terseret Arus Sungai

Tanpa pikir panjang, warga langsung turun ke kali dan mengangkat balita tersebut ke daratan. Korban segera dilarikan ke Puskesmas Tanjung Karang, namun sayangnya nyawa R tidak bisa diselamatkan.

“Kejadian ini murni musibah. Warga setempat telah berupaya maksimal melakukan pertolongan. Pihak keluarga juga menerima kejadian ini dengan ikhlas,” ujar AKP Mulyadi.

Baca Juga:  Innalillahi! Seorang Laki-laki Ditemukan Meninggal di Kamar, Ini Penyebabnya

Pihak keluarga korban menyatakan bahwa mereka telah mengikhlaskan kepergian balita tersebut sebagai musibah yang tidak bisa dihindari.

Kapolsek Mataram juga menghimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan pengawasan terhadap anak-anak, terlebih jika tinggal di area yang dekat dengan aliran air atau lingkungan berisiko.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian dalam menjaga anak-anak di lingkungan rumah, terutama balita yang masih sangat rentan terhadap bahaya di sekelilingnya. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara
4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan
Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani
TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan
Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi
Innalillahi! Pelatih Sepak Bola Ditemukan Meninggal di Musholla SPBU
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:32 WITA

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:01 WITA

4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan

Senin, 12 Januari 2026 - 14:37 WITA

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:18 WITA

Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:26 WITA

Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani

Berita Terbaru