Kadis Sosial Lobar Jelaskan Sebab Peningkatan Data Kemiskinan di Lombok Barat

Kamis, 15 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, Lalu Martajaya. Foto (Ramli/gontb)

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, Lalu Martajaya. Foto (Ramli/gontb)


Lombok Barat, GONTB — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, Lalu Martajaya, memberikan klarifikasi terkait peningkatan angka kemiskinan yang sempat menjadi perhatian publik.

Ia menyatakan bahwa lonjakan angka tersebut akibat banyak sumber data yang digunakan untuk mengukur kemiskinan di Lobar.

Martajaya menjelaskan bahwa selama ini, data kemiskinan di Lombok Barat diperoleh dari berbagai sumber seperti DTKS, P3KI, Rescostek, dan lainnya. Ketika data dari berbagai sumber ini digabungkan dan dianalisis secara terpisah, angka kemiskinan yang dihasilkan cenderung lebih tinggi.

“Bahwa penggunaan satu sistem data terintegrasi, yakni Data Terpadu Statistik Nasional (DTSN) Dengan sistem ini, seluruh data bantuan dan kebutuhan masyarakat akan tersentralisasi dan tervalidasi secara lebih akurat, sehingga angka kemiskinan yang dihasilkan menjadi lebih valid,” tegasnya. Kamis (15/05/2025).

Baca Juga:  Tiga Terduga Curanmor dan Penadah Dibekuk Tim Resmob Polresta Mataram

Kadis Sosial juga menyatakan optimisme bahwa angka kemiskinan di Lombok Barat dapat diturunkan menjadi satu digit sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Bupati Lombok Barat. Melalui intervensi yang tepat dan kolaborasi yang solid antara semua stakeholder, termasuk pemerintah desa, lembaga sosial, dan masyarakat, diharapkan angka kemiskinan bisa ditekan hingga ke tingkat satu digit.

Baca Juga:  Tumpukan Sampah Pasca Car Free Nite Jadi Perhatian Wabup UNA

Program-program kesejahteraan dari desa yang langsung menyentuh masyarakat juga menjadi salah satu pilar utama dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Program ini dinilai sangat dekat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga diharapkan mampu memberikan dampak positif dan percepatan peningkatan kesejahteraan.

Baca Juga:  Pemuda di Temukan Gantung Diri, Polsek Gerung Identifikasi

“Pemerintah Kabupaten Lombok Barat tetap berkomitmen untuk melakukan berbagai langkah strategis guna menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan, demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah yang lebih baik,” tegas Martajaya. ***

Berita Terkait

Pengelolaan Dana Desa Terbuka, Atasi Air Bersih Hingga Drainase Jadi Program Prioritas Muhammad Sa’i 
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Ditlantas Polda NTB Siapkan 350 Personel dan 50 Kendaraan Pengamanan
Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika
OWL Eyewear Resmi Hadir di Mataram, Bawa Pilihan Korean Design Frames terbaik. 
Mahsan, Katar Cakranegara Siap Dukung Penuh Ketua Terpilih Demi Kemajuan Pemuda
Usai Mediasi di Polresta Mataram, Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah Tetap Berlanjut
Sinergi Kemenag dan BAZNAS Lombok Barat Apresiasi 33 Pemenang Olimpiade Madrasah Indonesia
Tanpa Iring Iringan , Petahana Hasbi Resmi Daftar Calon Kepala Desa Kuripan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:06

Pengelolaan Dana Desa Terbuka, Atasi Air Bersih Hingga Drainase Jadi Program Prioritas Muhammad Sa’i 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:54

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Ditlantas Polda NTB Siapkan 350 Personel dan 50 Kendaraan Pengamanan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:25

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:29

Mahsan, Katar Cakranegara Siap Dukung Penuh Ketua Terpilih Demi Kemajuan Pemuda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:56

Usai Mediasi di Polresta Mataram, Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah Tetap Berlanjut

Berita Terbaru