Kadis Sosial Lobar Jelaskan Sebab Peningkatan Data Kemiskinan di Lombok Barat

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Kamis, 15 Mei 2025 - 20:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, Lalu Martajaya. Foto (Ramli/gontb)

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, Lalu Martajaya. Foto (Ramli/gontb)


Lombok Barat, GONTB — Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lombok Barat, Lalu Martajaya, memberikan klarifikasi terkait peningkatan angka kemiskinan yang sempat menjadi perhatian publik.

Ia menyatakan bahwa lonjakan angka tersebut akibat banyak sumber data yang digunakan untuk mengukur kemiskinan di Lobar.

Martajaya menjelaskan bahwa selama ini, data kemiskinan di Lombok Barat diperoleh dari berbagai sumber seperti DTKS, P3KI, Rescostek, dan lainnya. Ketika data dari berbagai sumber ini digabungkan dan dianalisis secara terpisah, angka kemiskinan yang dihasilkan cenderung lebih tinggi.

“Bahwa penggunaan satu sistem data terintegrasi, yakni Data Terpadu Statistik Nasional (DTSN) Dengan sistem ini, seluruh data bantuan dan kebutuhan masyarakat akan tersentralisasi dan tervalidasi secara lebih akurat, sehingga angka kemiskinan yang dihasilkan menjadi lebih valid,” tegasnya. Kamis (15/05/2025).

Baca Juga:  Wabup UNA Teteskan Air Mata Saat Jenguk Adek Deluna

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga:  Gubernur NTB Mengaku Siap Dikritik

Kadis Sosial juga menyatakan optimisme bahwa angka kemiskinan di Lombok Barat dapat diturunkan menjadi satu digit sesuai dengan target yang telah ditetapkan oleh Bupati Lombok Barat. Melalui intervensi yang tepat dan kolaborasi yang solid antara semua stakeholder, termasuk pemerintah desa, lembaga sosial, dan masyarakat, diharapkan angka kemiskinan bisa ditekan hingga ke tingkat satu digit.

Program-program kesejahteraan dari desa yang langsung menyentuh masyarakat juga menjadi salah satu pilar utama dalam upaya penanggulangan kemiskinan. Program ini dinilai sangat dekat dan relevan dengan kebutuhan masyarakat, sehingga diharapkan mampu memberikan dampak positif dan percepatan peningkatan kesejahteraan.

Baca Juga:  Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemerintah Percepat Pengembangan INA Digital

“Pemerintah Kabupaten Lombok Barat tetap berkomitmen untuk melakukan berbagai langkah strategis guna menurunkan angka kemiskinan secara berkelanjutan, demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah yang lebih baik,” tegas Martajaya. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gerak Cepat BJN, BPBD dan Damkar Bersama TNI–Polri Bersihkan Longsor Jalur Pusuk Sembalun
Curi HP di Garasi Rumah, Pria Jempong Baru Dibekuk Dini Hari oleh Tim Resmob
Anggota DPR RI Fauzan Khalid: Kualitas Demokrasi Pelaksanaan Pemilu Cenderung Turun
Polda NTB : Komitmen Bersih dari Narkoba, Bentuk menjaga kepercayaan Publik 
Anak di Pondok, Orang Tua Perlu intens Komunikasi
Bantah Klaim Lalu Imam Haromain Soal KTA, Made Rai: Demokrat Pantang Membajak Nama Orang
Sosialisasi 4 Pilar di Narmada, Fauzan Ingatkan Pentingnya Solidaritas Sesama
Sejalan dengan Arah Kebijakan Nasional Presiden Prabowo Subianto, ini Komiten Pemprov NTB Percepat Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih di NTB
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 8 Februari 2026 - 21:27 WITA

Gerak Cepat BJN, BPBD dan Damkar Bersama TNI–Polri Bersihkan Longsor Jalur Pusuk Sembalun

Sabtu, 7 Februari 2026 - 08:25 WITA

Curi HP di Garasi Rumah, Pria Jempong Baru Dibekuk Dini Hari oleh Tim Resmob

Jumat, 6 Februari 2026 - 22:07 WITA

Anggota DPR RI Fauzan Khalid: Kualitas Demokrasi Pelaksanaan Pemilu Cenderung Turun

Kamis, 5 Februari 2026 - 21:51 WITA

Polda NTB : Komitmen Bersih dari Narkoba, Bentuk menjaga kepercayaan Publik 

Kamis, 5 Februari 2026 - 19:59 WITA

Anak di Pondok, Orang Tua Perlu intens Komunikasi

Berita Terbaru