Minta Pelaku Pelecehan Diadili, Alumni dan Jamaah Ponpes Mambaul Ulum Demo ke Polda NTB

- Reporter

Senin, 19 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

GONTB – Sekitar 1000 alumni dan jamaah pondok pesantren (ponpes) Mambaul Ulum Mesanggok, Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat menggelar aksi unjuk rasa di Polda NTB menuntut pelaku pelecehan dan penghinaan melalui media sosial segera ditahan.

“Tangkap pelaku pelecehan dan adili. Beri hukuman seberat-beratnya ” ucap koordinator umum aksi, Herman Jayadi di depan Polda NTB, Senin 19 Mei 2025.

Baca Juga:  Update Banjir dan Longsor di Kabupaten Sukabumi, Satu Orang Meninggal

Menurut Herman, dalam unggahannya di media sosial, pelaku menyatakan alumni pesantren tersebut sebagai wanita murahan dengan menampilkan gambar alumni dan ponpes.

“Pelaku juga menyebut lembaga kami. Kami tidak terima,” jelasnya.

Atas adanya unggahan tersebut, jelas Herman pihaknya sudah melaporkan ke Polda NTB namun hingga minggu kemarin terduga pelaku masih bebas berkeliaran.

Baca Juga:  Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar

“Ada yang melihat, pelaku masih bebas berkeliaran diluar,” katanya.

Karena itu kata Herman pihaknya bersama alumni dan jamaah menggelar aksi unjuk rasa agar Polda NTB secepatnya melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Tadi informasinya saat hearing, pelaku sudah ditangkap. Namun proses belum berlanjut,” katanya.

Herman menegaskan jika pelaku tidak segera diproses secara hukum hingga proses pengadilan, maka pihaknya akan kembali turun dengan massa yang lebih besar.

Baca Juga:  innalilahi!, Seorang Anak Meninggal Dunia Terperosok ke Dalam Saluran Drainase

“Adili dan beri hukuman seberat beratnya,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya tindakan dan hukuman tidak ada lagi oknum yang melakukan penghinaan terhadap pondok pesantren baik yang ada di NTB maupun Indonesia. ***

Berita Terkait

Aksi Tarian Erotis di Ruang Publik Viral, Ponpes Darul Hikmah NWDI Desak LPA Mataram Bersikap
Seorang Kakek ditemukan Meninggal di Kontrakan
Tumpahan Oli Bikin Jalan Licin, Polsek Mataram Bergerak Cepat Cegah Kecelakaan
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Mataram Ikuti Simulasi Pengamanan Ops Mandalika Rinjani
Diduga Dipicu Puntung Rokok, Lahan Kering di Area Kuburan Cina Bagek Kembar Terbakar
Sempat Kirim Pesan ‘Jalan Lebih Dulu’, Pria Narmada Ditemukan Tergantung
Ditemukan Meninggal di Kandang Kambing, Polisi Pastikan Tak Ada Tanda Kekerasan
Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 10:26

Aksi Tarian Erotis di Ruang Publik Viral, Ponpes Darul Hikmah NWDI Desak LPA Mataram Bersikap

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 11:45

Seorang Kakek ditemukan Meninggal di Kontrakan

Rabu, 30 September 2026 - 18:52

Tumpahan Oli Bikin Jalan Licin, Polsek Mataram Bergerak Cepat Cegah Kecelakaan

Selasa, 29 September 2026 - 16:25

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Polresta Mataram Ikuti Simulasi Pengamanan Ops Mandalika Rinjani

Senin, 28 September 2026 - 13:13

Diduga Dipicu Puntung Rokok, Lahan Kering di Area Kuburan Cina Bagek Kembar Terbakar

Berita Terbaru