Minta Pelaku Pelecehan Diadili, Alumni dan Jamaah Ponpes Mambaul Ulum Demo ke Polda NTB

Dedi Suhadi

- Reporter

Senin, 19 Mei 2025 - 14:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Sekitar 1000 alumni dan jamaah pondok pesantren (ponpes) Mambaul Ulum Mesanggok, Kecamatan Gerung Kabupaten Lombok Barat menggelar aksi unjuk rasa di Polda NTB menuntut pelaku pelecehan dan penghinaan melalui media sosial segera ditahan.

“Tangkap pelaku pelecehan dan adili. Beri hukuman seberat-beratnya ” ucap koordinator umum aksi, Herman Jayadi di depan Polda NTB, Senin 19 Mei 2025.

Baca Juga:  Januari -April 2025, Ditresnarkoba Polda NTB Ungkap 53 Kasus dengan BB 8,6 Kg Sabu

Menurut Herman, dalam unggahannya di media sosial, pelaku menyatakan alumni pesantren tersebut sebagai wanita murahan dengan menampilkan gambar alumni dan ponpes.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku juga menyebut lembaga kami. Kami tidak terima,” jelasnya.

Atas adanya unggahan tersebut, jelas Herman pihaknya sudah melaporkan ke Polda NTB namun hingga minggu kemarin terduga pelaku masih bebas berkeliaran.

Baca Juga:  Seorang Balita ditemukan Meninggal di Saluran Irigasi di Sekarbela Mataram

“Ada yang melihat, pelaku masih bebas berkeliaran diluar,” katanya.

Karena itu kata Herman pihaknya bersama alumni dan jamaah menggelar aksi unjuk rasa agar Polda NTB secepatnya melakukan penangkapan terhadap pelaku.

“Tadi informasinya saat hearing, pelaku sudah ditangkap. Namun proses belum berlanjut,” katanya.

Baca Juga:  Banjir Jabodetabek, Pemerintah Gerak Cepat Atasi

Herman menegaskan jika pelaku tidak segera diproses secara hukum hingga proses pengadilan, maka pihaknya akan kembali turun dengan massa yang lebih besar.

“Adili dan beri hukuman seberat beratnya,” katanya.

Ia berharap, dengan adanya tindakan dan hukuman tidak ada lagi oknum yang melakukan penghinaan terhadap pondok pesantren baik yang ada di NTB maupun Indonesia. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara
4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan
Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari
Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir
Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani
TPS di Ampenan Terbakar, Polisi Gerak Cepat Lakukan Pengamanan
Banjir Melanda Sekotong dan Labuapi, 1.440 KK Terdampak, 25 Jiwa Mengungsi
Innalillahi! Pelatih Sepak Bola Ditemukan Meninggal di Musholla SPBU
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 14:32 WITA

21 Rumah Terdampak, Warga Buat Tanggul Sementara

Rabu, 21 Januari 2026 - 11:01 WITA

4 Tiang Listrik Roboh di Kuta, 30 Personel PLN Gerak Cepat Pulihkan Jaringan

Senin, 12 Januari 2026 - 14:37 WITA

Salah Paham Saat Sparing Futsal Picu Perkelahian Dua Dusun di Gunungsari

Minggu, 28 Desember 2025 - 09:18 WITA

Angin Kencang dan Hujan Lebat Terjang Lombok Barat, Dua Kecamatan Terendam Banjir

Sabtu, 13 Desember 2025 - 17:26 WITA

Jalur Terlarang: Pendaki tewas usai terjatuh di jurang Gunung Rinjani

Berita Terbaru