Ini Penyebab Pertumbuhan Ekonomi NTB Alami Kontraksi

Selasa, 27 Mei 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Yusron Hadi. Foto (Dedi Suhadi/gontb).

Kepala Dinas Kominfotik NTB, Yusron Hadi. Foto (Dedi Suhadi/gontb).

Mataram, GONTB – Pertumbuhan ekonomi NTB mengalami kontraksi akibat adanya  penurunan produksi tambang sekitar 30 persen.

“Tambang  memiliki posisi  kedua terbesar setelah pertanian. Jadi, ketika produksi tambang turun maka pertumbuhan ekonomi NTB cenderung turun pula,” jelas Kepala Dinas Kominfotik NTB, Yusron Hadi dalam rilisnya, Selasa 27 Mei 2025.

Menurutnya, produksi tambang turun akibat tidak adanya ekspor.

Baca Juga:  Karena ini! Nasib Buruh Tani Harus di Pantau

“Sejak 31 Desember 2024, izin ekspor sudah dihentikan dan smelter sedang proses uji coba,” katanya.

Atas kondisi yang ada, jelas Yusron Hadi Gubernur NTB sudah berkoordinasi dengan pemerintah pusat agar mengizinkan adanya relaksasi ekspor konsentrat dalam waktu dan volume yang dibatasi.

Yang perlu jadi catatan, jelas Yusron Hadi menurut data BPS real pertumbuhan ekonomi di luar tambang mencapai  5,57 persen pada triwulan 1 tahun 2025.

Baca Juga:  Tumpukan Sampah Pasca Car Free Nite Jadi Perhatian Wabup UNA

Angka pertumbuhan, jelas Yusron Hadi melampui pertumbuhan ekonomi Bali (dengan tambang atau tanpa tambang) yang berada pada kisaran 5,52 persen.  Juga, melampui pertumbuhan NTT yang mencapai 4,55 persen.

“Pertumbuhan ekonomi NTB juga melampui capaian pertumbuhan nasional di angka agregat 4,87 persen atau capaian pertumbuhan nasional tanpa tambang di angka 5,4 persen,” katanya.

Baca Juga:  9000 Tiket Habis Terjual, Senggigi Sunset Jazz 2024 siap di Gelar

Yusron Hadi yakin, pada triwulan II dengan telah dimulainya pengerjaan proyek fisik pemerintah dan koordinasi intensif  dengan pemerintah kabupaten/kota untuk mempercepat realisasi belanja pemerintah, pertumbuhan sektor konstruksi jauh meningkat dan terjadi pertumbuhan ekonomi yang signifikan.*

Berita Terkait

Pengelolaan Dana Desa Terbuka, Atasi Air Bersih Hingga Drainase Jadi Program Prioritas Muhammad Sa’i 
Jelang MotoGP Mandalika 2026, Ditlantas Polda NTB Siapkan 350 Personel dan 50 Kendaraan Pengamanan
Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika
OWL Eyewear Resmi Hadir di Mataram, Bawa Pilihan Korean Design Frames terbaik. 
Mahsan, Katar Cakranegara Siap Dukung Penuh Ketua Terpilih Demi Kemajuan Pemuda
Usai Mediasi di Polresta Mataram, Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah Tetap Berlanjut
Sinergi Kemenag dan BAZNAS Lombok Barat Apresiasi 33 Pemenang Olimpiade Madrasah Indonesia
Tanpa Iring Iringan , Petahana Hasbi Resmi Daftar Calon Kepala Desa Kuripan

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:06

Pengelolaan Dana Desa Terbuka, Atasi Air Bersih Hingga Drainase Jadi Program Prioritas Muhammad Sa’i 

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:54

Jelang MotoGP Mandalika 2026, Ditlantas Polda NTB Siapkan 350 Personel dan 50 Kendaraan Pengamanan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:25

Polisi Kawal Jalur Logistik MotoGP dari Pelabuhan Lembar ke Mandalika

Jumat, 2 Oktober 2026 - 13:29

Mahsan, Katar Cakranegara Siap Dukung Penuh Ketua Terpilih Demi Kemajuan Pemuda

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:56

Usai Mediasi di Polresta Mataram, Kasus Dugaan Kekerasan Anak di SDN 1 Peteluan Indah Tetap Berlanjut

Berita Terbaru