Aswan Nasution: Hijrah Tanpa Daulah, Umat Tak Akan Bangkit

- Reporter

Sabtu, 28 Juni 2025 - 08:22 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Aswan Nasution.

Foto Aswan Nasution.

GONTB – Ustadz Aswan Nasution, mubalig NTB, menegaskan bahwa kebangkitan Islam sebagai cita-cita hijrah tak akan terwujud tanpa institusi negara Islam (daulah) yang menegakkan sistem hidup berdasarkan wahyu.

“Semuanya itu tak mungkin bisa diwujudkan tanpa adanya suatu daulah,” tegas Aswan dalam refleksi menyambut Tahun Baru Islam 1447 Hijriah dikutip dari Media-umat.info, Kamis (26/6/2025).

Ustaz Aswan menjelaskan bahwa Tahun Baru Hijriyah bukanlah agenda seremonial belaka, tetapi tonggak perubahan sistemik sebagaimana hijrah Rasulullah ﷺ ke Madinah yang melahirkan negara Islam pertama dalam sejarah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tahun baru Hijriyah adalah sistem penanggalan Islam yang berdasarkan pada peristiwa hijrah yang dilakukan oleh Nabi dan para sahabatnya. Peristiwa tersebut menjadi starting point peradaban Islam menuju puncak kejayaan,” jelasnya.

Baca Juga:  Korupsi Seolah Menjadi Budaya, Apa Yang Dicari Para Koruptor?

Menurutnya, hijrah bukan sekadar perpindahan lokasi, tetapi perpindahan paradigma; dari ketertindasan menuju kepemimpinan.

Perubahan ideologis itulah yang melahirkan sistem politik, sosial, dan hukum Islam yang nyata.

“Tidak heran jika setelah hijrah, banyak sekali para sahabat yang memiliki kepribadian unggul nan mengagumkan,” ungkapnya.

Mengutip pemikiran Prof. Ismail R. Al-Faruqi, Ustadz Aswan menegaskan bahwa hijrah kedua ke Madinah bukan sekadar pelarian, melainkan langkah revolusioner membangun peradaban.

“Hijrah kedua merupakan suatu langkah dalam mengubah dunia dan memasuki sejarah ke arah baru,” kutipnya.

Hijrah menjadi titik balik: dari rakyat tertindas di Makkah, umat Islam berubah menjadi pelopor peradaban dunia di Madinah.

Baca Juga:  Hadiri Acara Melasti, Bupati LAZ Ajak Kuatkan Toleransi dan Harmoni antar umat beragama

“Baru setelah hijrah, di Madinah, Islam secara resmi eksis, kaum Muslimin mendapat kedudukan (makanah), dan kemudian bisa menjalankan perannya sebagai ummatan wasathan,” urainya.

Lebih lanjut, Ustadz Aswan memaparkan bahwa hijrah Rasulullah ﷺ telah membuahkan tiga pilar kebangkitan Islam: pertama, eksistensi Islam di atas seluruh sistem hidup; kedua, berdirinya daulah Islamiyah; dan ketiga, tampilnya umat memimpin dunia.

“Di sinilah janji Allah terwujud, sebagai hasil (natijah) hijrah, bahwa Islam pasti dhuhurur ‘ala ad-diini kullih,” tegasnya, merujuk pada QS. At-Taubah:33.

Ustadz Aswan menyatakan, tanpa daulah, sistem hidup Islam mustahil diterapkan secara total.

“Islam sebagai minhajul hayah menata kehidupan manusia dalam seluruh aspek; sosial, politik, hukum, dakwah, jihad, aqidah, ibadah. Itu semua butuh institusi negara,” jelasnya.

Baca Juga:  Qurban, Ketaatan Tanpa Batas

Menukil Sayyid Quthb, beliau menggambarkan uniknya negara Islam yang dibangun Nabi, karena tidak dibatasi sekat teritorial, ras, maupun nasionalisme sempit.

“Yang menjadi tanah airnya adalah jagad raya yang pemilik sesungguhnya hanya Allah, dan rakyatnya adalah siapa saja yang penting beriman kepada Allah atau mau tunduk kepada hukum-hukum-Nya,” kutipnya.

Di akhir seruannya, Ustadz Aswan menyimpulkan bahwa kebangkitan umat Islam hanya akan terwujud bila umat menempuh jalan hijrah Rasulullah ﷺ secara kaffah.

“Itu tak mungkin, kecuali dengan cara yang telah dicontohkan oleh Nabi Muhammad Rasulullah SAW,” pungkasnya.***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Memperbincangkan Kembali Makna Dakwah Dewasa Ini
Umroh Super Promo Ekonomi hanya 26.9Juta 13 Hari berangkat dari Lombok
Isra’ Mi’raj: Tamsilan Perjalanan Hidup di Masa Kini
5 Keutamaan Puasa Senin dan Kamis
Dzikir: Jalan Pintas Seorang Hamba Menuju Tuhannya
Inilah Pentingnya Shalat
Antara Harta dan Anak
Perpecahan, Sebab Mundurnya Umat Islam
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:57 WITA

Memperbincangkan Kembali Makna Dakwah Dewasa Ini

Kamis, 15 Januari 2026 - 20:47 WITA

Umroh Super Promo Ekonomi hanya 26.9Juta 13 Hari berangkat dari Lombok

Kamis, 15 Januari 2026 - 19:34 WITA

Isra’ Mi’raj: Tamsilan Perjalanan Hidup di Masa Kini

Kamis, 15 Januari 2026 - 09:57 WITA

5 Keutamaan Puasa Senin dan Kamis

Sabtu, 27 Desember 2025 - 20:52 WITA

Dzikir: Jalan Pintas Seorang Hamba Menuju Tuhannya

Berita Terbaru

Go NTB

Banjir Rob Ampenan, Enam Rumah Warga Rusak Parah

Jumat, 23 Jan 2026 - 13:52 WITA