TNI dan Warga Bersihkan Sungai Ancar Pasca Banjir, Dandim dan Walikota Turun Langsung

Rabu, 9 Juli 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

TNI dan Warga bahu membahu membersihkan sisa-sisa sampah pasca banjir yang melanda Minggu 6 Juli 2025. Foto (Doc.Ist).

TNI dan Warga bahu membahu membersihkan sisa-sisa sampah pasca banjir yang melanda Minggu 6 Juli 2025. Foto (Doc.Ist).

Mataram, GONTB – Pasca banjir melanda sejumlah titik di Kota Mataram, aksi bersih-bersih langsung digelar. Ratusan personel gabungan dari TNI, Pemkot, dan warga turun ke Sungai Ancar, Karang Kemong, Cakranegara, Rabu (9/7), menyisir tumpukan sampah yang jadi biang mampetnya aliran sungai.

Pantauan di lokasi, tumpukan sampah rumah tangga, ranting pohon, hingga limbah plastik terlihat menutup aliran air. Aktivitas ini dipimpin langsung Danramil 1606-01/Cakranegara, Kapten Inf Iwan S, dan dipantau Dandim 1606/Mataram, Letkol Inf Nyarman, bersama Wali Kota Mataram, H. Mohan Roliskana, dan Ketua PKK Kota Mataram, Hj. Kinnastri Mohan Roliskana.

Baca Juga:  Pemkot Mataram Akselerasi Pembentukan Koperasi Merah Putih di 50 Kelurahan

“Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian bersama untuk mengantisipasi bencana yang lebih besar. Kami apresiasi kekompakan semua pihak, terutama masyarakat yang dengan sukarela turun tangan,” kata Letkol Nyarman di sela kegiatan.

Tak hanya dari TNI AD, aksi ini juga melibatkan unsur AU, AL, Satpol PP, Dinas PUPR, hingga pejabat Prokopimda. Warga Karang Kemong juga ikut angkat cangkul dan karung, bahu-membahu membersihkan saluran air yang mampet.

Baca Juga:  Pemkot Mataram Bangun Huntara Untuk Masyarakat Terdampak Eksekusi Lahan Pondok Perasi

Wali Kota Mataram menyoroti soal pentingnya tanggung jawab kolektif, bukan hanya mengandalkan pemerintah.

“Banjir bukan hanya urusan pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua. Hari ini kita buktikan semangat gotong royong masih kuat di Kota Mataram,” tegas H. Mohan Roliskana.

Sementara itu, Camat Cakranegara, Irfan Syahputra, menyebut kawasan itu sebelumnya “nyaris lumpuh” akibat aliran air yang tersumbat.

Baca Juga:  TP PKK NTB Bantu Korban Banjir Kota Mataram

“Kami sangat terbantu. Sungai ini sebelumnya penuh sampah, air tidak mengalir. Terima kasih kepada TNI dan pemerintah yang hadir langsung bersama kami,” ucap Irfan.

Banjir yang terjadi tiga hari lalu menyebabkan genangan parah di sejumlah wilayah, termasuk Cakranegara. Sejumlah warga kehilangan harta benda, dan dua orang dilaporkan tewas tersengat listrik.

Pemulihan masih berlangsung, dan semua pihak berharap ini jadi alarm keras soal pentingnya menjaga lingkungan sejak dari rumah masing-masing.

Berita Terkait

Sukses Pilkaling! 1075 warga Moncok Karya Gunakan hak Pilihnya
Dirgahayu! HUT Ke-33 Kota Mataram: Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan
Berusia 33 Tahun, Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Kota Mataram Masih Menjadi Persoalan
Masyarakat Tambal Sendiri Jalan, Kadis PUPR Kota Mataram Ngaku Belum Terima Laporan
SPALD-T di Moncok Karya, Dorong Peningkatan Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat
Semangat Hari Pancasila, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Pemeliharaan Peralatan Monitoring Data di Gardu Induk Mantang, Lombok Tengah
Ketimbang Tempatkan Insinerator di Pasar, Azhari Ghufron Minta DLH Cari Alternatif Lain
Sukses! 1.989 Personel dan 184 Peralatan Pendukung amankan Listrik saat Idul Adha di NTB

Berita Terkait

Senin, 28 September 2026 - 18:38

Sukses Pilkaling! 1075 warga Moncok Karya Gunakan hak Pilihnya

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:12

Dirgahayu! HUT Ke-33 Kota Mataram: Merawat Kota, Menumbuhkan Harapan

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:56

Berusia 33 Tahun, Ketimpangan Fasilitas Pendidikan di Kota Mataram Masih Menjadi Persoalan

Senin, 3 Agustus 2026 - 17:42

Masyarakat Tambal Sendiri Jalan, Kadis PUPR Kota Mataram Ngaku Belum Terima Laporan

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:31

SPALD-T di Moncok Karya, Dorong Peningkatan Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat

Berita Terbaru