Ciptakan Madrasah Ramah Anak dan Bebas Bullying, ini Komitmen MAN Lombok Barat

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Rabu, 16 Juli 2025 - 06:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala MAN Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, M.Pd.,. Foto (Doc.Ist).

Kepala MAN Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, M.Pd.,. Foto (Doc.Ist).

Lombok Barat, GONTB – Dalam upaya serius untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dan bebas dari tindakan bullying, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Lombok Barat melaksanakan program Masa Ta’aruf (Matsama) dengan berbagai kegiatan yang melibatkan siswa baru dan para pengajar.

Acara ini berfungsi tidak hanya sebagai pengenalan lingkungan madrasah, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk membangun relasi yang positif antar siswa dan menciptakan atmosfer yang harmonis.

Kepala MAN Lombok Barat, H. Abdul Azis Faradi, M.Pd., menekankan bahwa semua siswa harus menyadari hak mereka dalam memperoleh pendidikan yang setara.

“Tidak boleh ada yang merasa lebih hebat, apalagi merendahkan orang lain,” Pernyataan ini mencerminkan tekad lembaga pendidikan untuk menanamkan rasa saling menghargai di antara siswa sejak langkah pertama mereka di madrasah.

Matsama kali ini mengintegrasikan materi khusus tentang pencegahan bullying, di mana siswa diajarkan untuk menghentikan kebiasaan buruk seperti olok-olokan dan ejekan yang kerap kali disamarkan dalam bentuk permainan.

“Kami tekankan bahwa senior mencintai junior, dan junior menghormati senior. Hubungan ini harus dibangun dengan kasih sayang, bukan intimidasi,” tegas Aziz.

Dalam pelaksanaan Matsama, para siswa diperkenalkan tidak hanya pada aspek akademik, tetapi juga non-akademik. Mereka diberikan pemahaman mendalam tentang etika berinteraksi dan pentingnya pencegahan perundungan, serta pembinaan spiritual dan emosional.

Baca Juga:  Pengurus OSIM MAN Lombok Barat Berbagi Takjil di Bundaran Giri Menang Square

“Kami atur tempat duduk, siswa yang lebih kecil di depan, yang lebih besar di belakang. Semua diberi tempat dan penghargaan yang setara,” jelasnya.

Sebanyak 23 wali kelas dilibatkan dalam program ini dengan pedoman 12 langkah pengendalian siswa, yang berfungsi untuk mendeteksi gejala perundungan serta masalah psikologis. Mereka bertugas mengawasi kelompok kecil siswa, termasuk kondisi keluarga dan potensi bakat yang dimiliki siswa.

“Kami juga melibatkan guru Bimbingan Konseling (BK) dan BP untuk meneliti profil siswa sejak awal, guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” tambah Azis.

Untuk menegakkan ketertiban, MAN Lombok Barat mengkategorikan pelanggaran dalam empat tipe, mulai dari pelanggaran berat yang melibatkan senjata atau narkoba hingga yang ringan seperti lupa mengembalikan barang pinjaman. Pelanggaran yang berkaitan dengan bullying akan diklasifikasikan tersendiri dan ditangani dengan serius.

Aziz menekankan pentingnya penguatan karakter sebagai cara untuk menghindari kasus bullying dan kekerasan verbal, yang akan dilaksanakan selama tiga hari setiap pekan.

Baca Juga:  Pemprov NTB Dukung Penuh UNSA jadi Universitas Negeri dan Dirikan Fakultas Kedokteran Pertama di Pulau Sumbawa

“Ini menjadi pondasi penting bagi penciptaan lingkungan madrasah yang harmonis dan saling menghormati,” pungkasnya.

Dengan inisiatif ini, MAN Lombok Barat menunjukkan langkah nyata dalam menciptakan ruang belajar yang positif dan inklusif bagi semua siswa. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pengabdian Masyarakat BEM FIPP dan HMPS AP di Desa Setiling: Mewujudkan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat
MTsN 2 Lombok Barat Tumbuhkan Motivasi Siswa Melalui Program ‘SERAMBI’ Bulan Ramadhan
Di Mataram, Orang Tua Siswa Dukung Full Day School
Selamat! Prof Dr Sukardi jadi Rektor Unram
Wisuda Institut Elkatarie, Gubernur NTB Tekankan diferensiasi dan Social Skill di Era AI
STIKES Hamzar Gelar Wisuda dan Pengambilan Sumpah, LLDIKTI Dukung Pembukaan Program S2 Keperawatan
Wisuda Perdana UNBIM Mataram, Banyak Lulusan Terserap Kerja Sebelum Wisuda
STID Mustafa Ibrahim Gelar Wisuda ke-14, Kukuhkan 52 Sarjana Dakwah Moderat Langkah Bertransformasi Jadi STAI
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 28 Februari 2026 - 16:13 WITA

Pengabdian Masyarakat BEM FIPP dan HMPS AP di Desa Setiling: Mewujudkan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Jumat, 27 Februari 2026 - 19:48 WITA

MTsN 2 Lombok Barat Tumbuhkan Motivasi Siswa Melalui Program ‘SERAMBI’ Bulan Ramadhan

Senin, 12 Januari 2026 - 21:50 WITA

Di Mataram, Orang Tua Siswa Dukung Full Day School

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:01 WITA

Selamat! Prof Dr Sukardi jadi Rektor Unram

Senin, 29 Desember 2025 - 12:35 WITA

Wisuda Institut Elkatarie, Gubernur NTB Tekankan diferensiasi dan Social Skill di Era AI

Berita Terbaru