Gubernur NTB: Jangan Ada Lagi Proyek Perumahan di Bantaran Sungai

- Reporter

Sabtu, 16 Agustus 2025 - 20:11 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Foto (Dedi Suhadi/gontb).

Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal. Foto (Dedi Suhadi/gontb).

Mataram, GONTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Muhamad Iqbal meminta pengusaha properti memperhatikan aspek lingkungan saat membangun perumahan warga agar tidak menimbulkan bencana alam pada masa mendatang.

“Dalam pembangunan perumahan ke depan, kita sudah melihat akibat dari pembangunan perumahan yang tidak bertanggung jawab dan merugikan masyarakat sekitar. Karena itu, saya tekankan dalam pembangunan perumahan harus ramah lingkungan,” ujar Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal saat menghadiri acara KPR Merdeka di Mataram, Sabtu 16 Agustus 2025.

Baca Juga:  LSM Kasta NTB Laksanakan Musda dan Rakerda di Hari Kemerdekaan

Gubernur Iqbal menekankan agar tidak ada lagi proyek perumahan yang dibangun pada bantaran sungai atau kawasan yang secara ekologis rawan bencana alam.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lahan hijau yang dibeton oleh perumahan bisa menimbulkan banjir dan longsor akibat kemampuan tanah yang sulit menyerap limpasan air hujan. Risiko bencana alam ditanggung oleh pemerintah dan masyarakat sekitar

“Pemerintah ingin setiap perumahan menjadi bagian yang utuh bagi ekosistem sosial di NTB, sehingga masyarakat dapat tumbuh bersama di dalam perumahan dan di luar perumahan,” kata Iqbal.

Baca Juga:  Pemkab Lobar Gelar Bimtek Verifikasi Dan Validasi Terkait DTSEN Untuk Turunkan Angka Kemiskinan

Pada 6 Juli 2025 hujan lebat mengguyur Kota Mataram mulai pukul 12.30 WITA hingga sore hari. Tumpahan air hujan yang mencapai 4,2 miliar liter dalam kurun waktu enam jam itu lantas menyebabkan banjir pada enam kecamatan di Kota Mataram.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPDB) mencatat ada lebih dari 30 ribu orang terdampak oleh bencana banjir yang terjadi saat musim kemarau tersebut.

Luapan dua sungai besar di Kota Mataram, yaitu Sungai Ancar dan Sungai Brenyok, serta satu sungai kecil jalur irigasi persawahan bernama Sungai Unus merendam banyak kawasan di Kota Mataram. Sungai-sungai yang meluap tersebut melintasi kawasan pemukiman padat penduduk.

Baca Juga:  Prabowo Gercep Siapkan Transisi Pemerintahan jadi Faktor Besarnya Keyakinan Publik

Beberapa lokasi banjir paling parah adalah pemukiman yang dibangun dekat sungai, seperti Perumahan Riverside di Kecamatan Cakranegara dan Perkampungan Kekalik Jaya di Kecamatan Sekarbela.

“Jangan membuat perumahan di bantaran sungai dan jangan membuat perumahan di daerah-daerah yang secara lingkungan tidak aman,” ujar Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gawe Sosial Masbagik, Gubernur NTB: Saya Datang Sebagai Keluarga
Pagesangan Barat Raih Juara I Nasional, Shinta Primasari Apresiasi Dukungan Masyarakat
Pagesangan Barat Juara Nasional Pemerintahan Desa dan Kelurahan Award 2025 Regional IV
Ditpolairud Polda NTB Berikan Pelayanan Cepat Evakuasi Warga Terpeleset di Gili Trawangan
Isra’ Mi’raj: Gubernur Iqbal: Mari Jaga Alam dan Solidaritas Sosial di NTB
Gubernur NTB: BTT Siap Percepat Penanganan Kerusakan Pascabencana
Kapolda NTB–Imigrasi Perkuat Pengawasan WNA Jaga Mandalika dan Gili Tramena
Sering Bencana, Pemprov NTB Rencanakan Mitigasi Jangka Panjang
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:19 WITA

Gawe Sosial Masbagik, Gubernur NTB: Saya Datang Sebagai Keluarga

Jumat, 16 Januari 2026 - 20:24 WITA

Pagesangan Barat Raih Juara I Nasional, Shinta Primasari Apresiasi Dukungan Masyarakat

Jumat, 16 Januari 2026 - 11:01 WITA

Pagesangan Barat Juara Nasional Pemerintahan Desa dan Kelurahan Award 2025 Regional IV

Jumat, 16 Januari 2026 - 10:19 WITA

Ditpolairud Polda NTB Berikan Pelayanan Cepat Evakuasi Warga Terpeleset di Gili Trawangan

Jumat, 16 Januari 2026 - 08:18 WITA

Isra’ Mi’raj: Gubernur Iqbal: Mari Jaga Alam dan Solidaritas Sosial di NTB

Berita Terbaru

Go Religi

Memperbincangkan Kembali Makna Dakwah Dewasa Ini

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:57 WITA