Ketimbang Tempatkan Insinerator di Pasar, Azhari Ghufron Minta DLH Cari Alternatif Lain

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Senin, 15 Juni 2026 - 10:25 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil ketua komisi III DPRD Kota Mataram Ahmad Azhari Ghufron. Foto (Doc.Ist)

Wakil ketua komisi III DPRD Kota Mataram Ahmad Azhari Ghufron. Foto (Doc.Ist)

Mataram, GONTB – Rencana menempatkan mesin insinerator oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) di pasar tradisional mendapatkan perhatian dari wakil ketua komisi III DPRD Kota Mataram Ahmad Azhari Ghufron menilai rencana itu harus di kaji ulang, mengingat kenyamanan dipasar akibat dari operasional mesin insinerator dapat menimbulkan persoalan.

Ghufron meminta DLH kota Mataram mencari alternatif lain ketimbang rencana menempatkan insinerator di pasar tradisional, meski salah satu sumber sampah di kota Mataram berasal dari pasar tradisional.

“Sebaiknya DLH mencari alternatif lain,” Tegas Ghufron. Senin (15/6/2026).

Politisi PAN ini juga menyarankan sebaiknya di tempatkan di lokasi yang jauh dengan pemukiman penduduk supaya tidak menimbulkan persoalan dikemudian hari, mengingat izin insinerator ini minimal 30 meter dari pemukiman sementara jarak pasar dengan pemukiman penduduk begitu dekat.

“Jadi jangan hanya beli saja tapi tidak bisa di gunakan karena ada protes warga,” terangnya.

Anggota dewan dapil Ampenan ini lebih mendorong memanfaatkan TPST Sandubaya, TPS Sandubaya dan TPST regional Kebon Talo.

Baca Juga:  Peringatan Hari Pancasila, Wali Kota Mataram Ajak Warga Perkuat Ideologi, Pererat Persatuan

“Lebih baik program pilah sampah dan tempah dedoro ini di maksimalkan kembali,” imbuhnya.

Sebelumnya DLH Kota Mataram berencana menempatkan insinerator di sejumlah pasar tradisional sebagai upaya mengurangi pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) maupun Tempat Pembuangan Sementara (TPS). Program penempatan insinerator tersebut ditargetkan mulai direalisasikan tahun depan.

Kepala DLH Kota Mataram, Nizar Denny Cahyadi, mengatakan penggunaan insinerator di pasar tradisional diharapkan mampu menyelesaikan persoalan sampah langsung di lokasi sumber. Selama ini, sampah yang dihasilkan pasar masih diangkut setiap hari ke TPA Regional Kebon Kongok di Lombok Barat maupun ke TPS.

Baca Juga:  SPALD-T di Moncok Karya, Dorong Peningkatan Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat

“Kalau sudah ada insinerator di pasar tradisional, maka tidak ada pengangkutan sampah ke TPA maupun ke TPS lagi. Karena nanti pengolahan sampah akan selesai di pasar,” ujar Nizar Denny (13/6/2026).

Menurutnya, penempatan insinerator akan diprioritaskan di pasar-pasar dengan volume sampah tinggi, salah satunya pasar besar yaitu Mandalika dan Pasar Kebon Roek yang menghasilkan sampah banyak. Program ini di realisasi melihat kondisi keuangan daerah. ***

 

 

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SPALD-T di Moncok Karya, Dorong Peningkatan Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat
Semangat Hari Pancasila, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Pemeliharaan Peralatan Monitoring Data di Gardu Induk Mantang, Lombok Tengah
Sukses! 1.989 Personel dan 184 Peralatan Pendukung amankan Listrik saat Idul Adha di NTB
KKN PMD Unram 2025 Desa Menggala, Transformasi Pertanian Desa Menggala Melalui Irigasi Tetes dan Pupuk Organik
Polresta Mataram Gelar Bakti Sosial dan Silaturahmi di Panti Asuhan Dharma Laksana Dwi Jendra
Darurat Sampah! Pemkot Mataram Instruksikan Warga Pilah Sampah dengan Kantong Plastik Hitam Putih
Kelurahan Pejarakan Karya Sabet Juara 1 Lomba Poksus UP2K dan Juara 1 Lomba Masak Serba Ikan Tingkat Kota Mataram
Forum Tenaga Honor NTB Bakal Geruduk BKD NTB untuk Suarakan Tuntutan Non-ASN
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 1 Juli 2026 - 23:31 WITA

SPALD-T di Moncok Karya, Dorong Peningkatan Sanitasi dan Kesehatan Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 09:41 WITA

Semangat Hari Pancasila, PLN UIW NTB Perkuat Keandalan Sistem Kelistrikan melalui Pemeliharaan Peralatan Monitoring Data di Gardu Induk Mantang, Lombok Tengah

Senin, 15 Juni 2026 - 10:25 WITA

Ketimbang Tempatkan Insinerator di Pasar, Azhari Ghufron Minta DLH Cari Alternatif Lain

Rabu, 27 Mei 2026 - 16:22 WITA

Sukses! 1.989 Personel dan 184 Peralatan Pendukung amankan Listrik saat Idul Adha di NTB

Minggu, 1 Februari 2026 - 19:15 WITA

KKN PMD Unram 2025 Desa Menggala, Transformasi Pertanian Desa Menggala Melalui Irigasi Tetes dan Pupuk Organik

Berita Terbaru

Cucunda Penulis Berdo'a usai melaksanakan Sholat.

Go Religi

Makna Sebuah Do’a yang Mustajab

Jumat, 17 Jul 2026 - 18:17 WITA