Mataram, GONTB – Pengurus Pimpinan Wilayah Muslimat Al Washliyah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) menerima kunjungan silaturrahmi Pengurus Muslimat Al Washliyah Provinsi Bali pada hari Sabtu, 11 Oktober 2025 bertempat di Sekretariat PW Muslimat Al Washliyah NTB, Jl. Udayana, Ekajaya No. 2 Mataram.
Kunjungan silaturrahmi ini disambut oleh Mariani Napitupulu sebagai Ketua PW Muslimat Al Washliyayah NTB juga didampingi Hj. Suharyani,S.Sos, (sekertaris) H. Sri Rahayu Ningsih (Bendahara) Kurniawati (Wkl. Ketua) Eli Suryani (Anggota) beserta pengurus lainnya. Juga hadir Aswan Nasution sebagai Penesehat PW Al Washliyah NTB Periode 2025-2030 dan Zufrin (Anggota).
Ketua Muslimat Al Washliyah NTB, Mariani Napitupulu, S.Sos, mengucapkan selamat datang dan terima kasih, atas kunjungan silaturahmi kepada Pengurus PW Muslimat Al Washliyah Provinsi Bali di Mataram-NTB.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kami mengaprisiasi kepada pengurus Muslimat Al Washliyah Bali, atas kolaborasi, dalam menjalankan dan mengerakkan roda organisasi Muslimat Al Washliyah di Bali yang tak kenal lelah sebagaimana kita ketahui bersama bahwa kita sebagai umat minoritas, namun Muslimat Al Washliyah Bali tetap eksis.” ucapnya.
Mariani juga menyampaikan sekilas keberadaan Muslimat Al Washliyah NTB, bahwa di usianya yang masih baru, baru tumbuh dan baru hidup seumur jagung, tantangan, halangan tidaklah sedikit untuk membesarkan Muslimat Al Awashliyah NTB.
Perjuangan tentulah harus banyak pengorbanan dan perjalanan masih panjang, oleh karena itulah Muslimat Al Washliyah NTB selalu bersosialisasi, bergabung dengan menghadiri majelis-majelis taklim yang ada di Kota Mataram dan sekitarnya.
“Insya Allah ke depan dengan kerja-kerja ikhlas kita semua insya Allah kedepan Muslimat Al Washliyah dapat diperhitungkan dan setara dengan organisasi wanita Islam lainnya di NTB,” harapnya.
Sementara itu, Yuli Firdiani, S,Pd sebagai Ketua Muslimat Al Washliyah Bali, menyampaikan bangga dan ucapan rasa syukur, terima kasih yang luar biasa penerimaan ini.
“Semoga Allah SWT, berikan balasan pahala, dan tambahan rezeki, serta kesehatan dan kekuatan sehingga pengurus Muslimat Al Washliyah NTB dapat menjalankan tugas organisasi Muslimat Al Washliyah NTB ini dengan baik, lancar, dan sukses” ucapnya.
Selain itu, ia mengatakan keberadaan Muslimat Al Washliyah di Bali, sebagai umat minoritas, senantiasa berusaha untuk dapat mensesuaikan diri.
Dengan Sibghah Al Washliyah yang menjadi pedoman dalam memacu semangat perjuangan dan cita-cita. Sehingga Muslimat Al Washliyah dapat menyelenggarakan pendidikan Islam tingkat TK dan juga mengelola panti Asuhan Al Washliyah.
“Jadi dari sinilah strategi kita untuk mensosialisasikan keberadaan Al Washliyah di Bali. Insya Allah ke depan Al Washliyah lebih di kenal serta Al Washliyah dapat menjadi buah hati umat Islam.” jelasnya.
Sementara di tempat yang sama, Ustadz Aswan Nasution sebagai salah satu tokoh penggagas keberadaan Al Washliyah NTB Provinsi NTB, juga diminta memberikan pencerahan terhadap Muslimat Bali maupun Muslimat NTB.
“Saya merasa bahagia dan bersyukur adanya pertemuan silaturrahmi kedua pengurus Muslimat Al Washliyah NTB maupun Bali ini, yang merupakan Provinsi tetangga. Sebagaimana kita ketahui Bali dikenal sebagai pulau Dewata dan pulau seribu Pura, dan NTB dijuluki pulau Seribu Masjid. Alhamdulillah selama ini hubungan persaudaraan ini dapat terjaga, terbangun dengan baik dan harmonis,” ujarnya.
Aswan juga sebagai penasehat Pengurus PW Al Washliyah NTB ini, memberikan pesan agar Srikandi Muslimat Al Washliyah Bali-NTB dapat berkolaborasi dan berbagi gagasan untuk mewujudkan pendidikan Islam yang utama dalam menguatkan Akidah dan Akhlak guna mempersiapkan generasi muda Islam yang cemerlang di masa depan”. Nasrumminallahi wa fathun qarib wabasysyiril mu’minin”. ***














