Koalisi Pemuda NTB Gelar Aksi Desak Blacklist Kontraktor Proyek Jalan di Sumbawa

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Kamis, 5 Februari 2026 - 13:24 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

oalisi Pemuda Nusa Tenggara Barat kembali gelar aksi damai jilid keempat untuk menyoroti dugaan lambatnya progres pembangunan infrastruktur di wilayah Sumbawa..

oalisi Pemuda Nusa Tenggara Barat kembali gelar aksi damai jilid keempat untuk menyoroti dugaan lambatnya progres pembangunan infrastruktur di wilayah Sumbawa..

Mataram, GONTB – Koalisi Pemuda Nusa Tenggara Barat kembali gelar aksi damai jilid keempat untuk menyoroti dugaan lambatnya progres pembangunan infrastruktur di wilayah Sumbawa. Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan terhadap penanganan sejumlah proyek strategis yang dinilai tidak transparan dan tidak sesuai target.

Koordinator Lapangan (Korlap) aksi, Lalu Zuiardi, menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu realisasi janji PUPR  NTB terkait progres pembangunan. Ia mengungkapkan bahwa dalam aksi sebelumnya, pihaknya hanya mendapat jawaban untuk menunggu masa adendum (perpanjangan waktu).

“Kemarin pas aksi terakhir, kita dijawab hanya bahasanya ‘kita tunggu masa adendum’. Jadi sementara laporan lapangan dari kawan-kawan Koalisi Pemuda NTB per hari Selasa ini, bahwasanya baru 80% dari masa adendum yang telah diberikan,” ujar Lalu Zuiardi, kamis (5/2/2026)

Beberapa proyek yang menjadi fokus perhatian Koalisi Pemuda NTB adalah Proyek Long Segmen Lenangguar-Lunyuk senilai Rp 19 miliar, Proyek Jalan Poto Tano KSB senilai Rp 35 miliar, dan Proyek Mekarsari senilai Rp 3,6 miliar.

Lalu Zuiardi menegaskan, pihaknya mendesak dinas PUPR agar segera dilakukan pengecekan ulang terhadap kontraktor pelaksana. Ia menyoroti indikasi ketidaksesuaian antara anggaran yang telah dicairkan dengan fisik proyek yang terlihat di lapangan.

“Kita sudah menuntut untuk mem-blacklist PT. AJP yang menjadi penanggung jawab proyek tersebut. Kemudian kita meminta kepada PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) dan pengawas proyek ini untuk segera dipanggil. Bahkan kalau perlu, Inspektorat mengaudit semua,” tegasnya.

Baca Juga:  Listrik Andal di Hari Pelanggan Nasional, ini yang dilakukan PLN NTB Jaga Senyum Pelanggan

Koalisi Pemuda NTB mempertanyakan penggunaan dana miliaran rupiah yang telah digelontorkan. Mereka menduga ada penyimpangan mengingat progres fisik di lapangan terlihat sangat lambat, bahkan cenderung stagnan.

“Apakah betul keuangan yang sudah digelontorkan ke sekitar 19 miliar itu betul-betul digunakan atau hanya sekedar? Jadi patut kita curigai kan, karena sejauh ini progresnya masih begitu-begitu saja,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika dihitung secara matematis dengan sisa waktu adendum yang hampir habis, capaian progres fisik saat ini masih jauh dari target. “Sementara progress yang sudah direncanakan baru 80% per (masa) adendum yang sudah berjalan. Padahal, menurut laporan teman-teman di lapangan, progres fisik baru mencapai 50% hingga 5% saja.”

Baca Juga:  MotoGP ke 4 di Indonesia, Hotel Boleh Naikkan Tarif tapi

Lalu Zuiardi menyayangkan sikap kontraktor yang terkesan bermain-main dengan masa adendum. Ia menyinggung pernyataan sebelumnya yang meminta menunggu hingga proyek selesai, namun kenyataannya kemajuan di lapangan sangat minim.

“Masalahnya, masa adendum sudah berjalan begitu lama, tapi progresnya baru 5% dari masa adendum tersebut. Maka patut kita pertanyakan kelayakan atau pencapaian progres tersebut. Layak atau tidak? Sampai sejauh hari ini baru 50% atau 5%, ini kan sudah mau berakhir,” ujarnya.

Koalisi Pemuda NTB meminta Inspektorat Daerah maupun pusat untuk segera melakukan audit investigatif terhadap penggunaan anggaran proyek tersebut. Jika terbukti ditemukan indikasi penyimpangan, mereka mendesak agar kontraktor segera diblacklist agar tidak kembali mengerjakan proyek di NTB. ***

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

YBM PLN UIW NTB Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 21 Anak Yatim, Wujud Komitmen PLN Hadir Menguatkan Generasi Masa Depan
Tanamkan Budaya Aman Sejak Dini, PLN Dwipantara Sosialisasikan Keselamatan Ketenagalistrikan ke Siswa SD di Sumbawa
PLN UP3 Bima Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi 14 Pelaku UMK Perempuan di Kota Bima
Dr. Irpan Suriadiata gugat masa jabatan Ketua Umum Parpol ke MK 
PLN UIW NTB Dukung Percepatan Transisi Energi, Kolaborasi Menuju NTB Emisi Nol Bersih 2050
PLN UIW NTB Pastikan Keandalan Pasokan Listrik Idul Adha 2026, Seluruh Personel Siaga Penuh
Peringatan Hari Posyandu: Tingkatkan Kesadaran Imunisasi dan Kesehatan Ibu Anak di Desa Kedaro
Lebih Dekat, Program Jumat Keliling Baznas NTB Berikan Layanan Kesehatan Bagi Masyarakat
Berita ini 51 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 10:09 WITA

YBM PLN UIW NTB Salurkan Bantuan Pendidikan kepada 21 Anak Yatim, Wujud Komitmen PLN Hadir Menguatkan Generasi Masa Depan

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:27 WITA

Tanamkan Budaya Aman Sejak Dini, PLN Dwipantara Sosialisasikan Keselamatan Ketenagalistrikan ke Siswa SD di Sumbawa

Minggu, 14 Juni 2026 - 15:31 WITA

PLN UP3 Bima Salurkan Bantuan Modal Usaha bagi 14 Pelaku UMK Perempuan di Kota Bima

Selasa, 9 Juni 2026 - 17:00 WITA

Dr. Irpan Suriadiata gugat masa jabatan Ketua Umum Parpol ke MK 

Senin, 8 Juni 2026 - 12:21 WITA

PLN UIW NTB Dukung Percepatan Transisi Energi, Kolaborasi Menuju NTB Emisi Nol Bersih 2050

Berita Terbaru

Daerah

PLN UIW NTB Resmikan SPKLU Baru di Sira Beach Golf KLU

Rabu, 1 Jul 2026 - 15:49 WITA

Daftar Harga BBM Pertamina Terbaru 1 Juli 2026, Pertamax Turbo hingga Dexlite Turun.

Go Ekbis

Turun Harga BBM! Ini daftar Harga BBM di Nusa Tenggara Barat

Rabu, 1 Jul 2026 - 08:09 WITA