Gubernur NTB Dorong Sinkronisasi Pendidikan Pusat dan Daerah, Mendikdasmen Sambut Baik

- Reporter

Rabu, 22 Oktober 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

🙏 Ayo Dukung Kegiatan Sosial Kemanusiaan
+ Donasi

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhammad Iqbal.

Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhammad Iqbal.

Mataram, GONTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) Dr. Lalu Muhammad Iqbal menegaskan komitmennya memperkuat sinkronisasi kebijakan pendidikan antara pemerintah pusat dan daerah.

Mempercepat pemerataan dan peningkatan mutu pendidikan di seluruh wilayah NTB.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Rapat Koordinasi bersama Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) dengan para kepala daerah se-NTB di Mataram (21/10/2025).

“Bagi kami di NTB pendidikan bukan hanya soal bangunan sekolah, tetapi bagaimana setiap anak bisa merasakan kualitas pembelajaran yang setara. Karena itu, arah kebijakan pendidikan di daerah harus benar-benar sejalan dengan kebijakan nasional,” ujar gubernur.

Dalam pemaparannya, Miq Iqbal sapaan akrab Gubernur NTB, mengungkapkan sejumlah persoalan mendasar yang masih dihadapi dunia pendidikan di NTB. Mulai dari tingginya angka putus sekolah hingga banyaknya ruang kelas yang rusak.

Baca Juga:  Proyek Fisik Baru Capai 80 Persen, Kontraktor Sejumlah Proyek Didenda

Dirinya memaparkan jumlah SMA/SMK di NTB saat ini mencapai 801 sekolah dengan 19 ribu lebih guru dan lebih dari 200 ribu siswa.

Namun terdapat lebih dari 4.000 ruang kelas dalam kondisi rusak dan sekitar 72 ruang kelas baru yang perlu dibangun untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan.

Selain sebaran guru yang belum merata dan keterbatasan fasilitas digital sekolah menjadi tantangan yang perlu segera diatasi.

“Kami berharap sinergi ini dapat melahirkan kebijakan yang konkret. Terutama dalam digitalisasi sekolah dan peningkatan fasilitas belajar, agar anak-anak NTB bisa belajar dengan aman dan bermutu,” tandasnya.

Baca Juga:  Fraksi Amanah Nurani Bangsa Pertanyakan Aset Rumah Dinas Sekda Rp.11 Miliar Tak di Tempati

Menanggapi berbagai persoalan tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Prof. Dr. Abdul Mu’ti menyampaikan apresiasi atas langkah strategis Pemprov NTB dalam mendorong perbaikan sistem pendidikan di daerah.

Menurutnya kolaborasi ini sejalan dengan prioritas nasional. Mewujudkan pendidikan yang merata dan berbasis data akurat.

“Masalah utama bukan hanya pada anggaran, tetapi juga pada keakuratan kualitas pendidikan. Banyak hal di Dapodik tidak sesuai dengan kondisi lapangan, menyebabkan ketidaktepatan sasaran bantuan. Kami mendorong pemerintah daerah melakukan verifikasi, agar setiap kebijakan tepat sasaran,” ujarnya.

Dirinya menjelaskan Kemendikdasmen tengah memperluas program revitalisasi sekolah dan digitalisasi pembelajaran di seluruh Indonesia termasuk di NTB.

Baca Juga:  Resmi! Koperasi Merah Putih Kelurahan Pejarakan Karya, ini Pengurusnya

Ribuan perangkat pembelajaran digital Interactive Flat Panel (IFP) telah disalurkan. Tahun depan program ini diperluas dengan dukungan peningkatan kapasitas guru.

Pemerintah juga menargetkan 150.000 guru menerima beasiswa, untuk menempuh pendidikan S1 atau D4, serta 93 persen guru tersertifikasi pada tahun 2026.

“Pendidikan bukan sekadar membangun gedung, tetapi membangun jiwa pendidik. Kami ingin memastikan kesejahteraan dan kapasitas guru menjadi bagian utama dalam transformasi pendidikan nasional,” tegasnya.

Rakor tersebut, menandai langkah nyata kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam mempercepat pemerataan akses. Peningkatan kualitas tenaga pendidik, serta modernisasi sarana pendidikan di NTB.  ***

Penulis : Redaksi GONTB

Editor : Redaksi GONTB

Sumber Berita: Pemprov NTB

Berita Terkait

Konsisten Pertahankan Budaya K3, PLN UP3 Mataram Raih Juara 2 Zero Accident HSSE Award 2026 Tigkat Nasional
Sambut Hari Sumpah Pemuda, Srikandi PLN Edukasi Masyarakat Lombok Barat tentang Keselamatan Ketenagalistrikan
Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda NTB Dekatkan Diri dengan Santri
Kelompok Perempuan Binaan PLN Sulap Hasil Usaha Jamur dan VCO Menjadi 90 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Lombok Utara
Kapolsek Kediri Beri Sosialisasi Tema Sayangi Diri Sendiri “Go To School di MTs. Negeri 2 Lombok Barat
Gerebek Rumah di Sambelia, Polda NTB Amankan 1.734 Liter Pertalite
Perkuat Perlindungan Perempuan dan Anak, Desa Gapuk Canangkan DRPPA Bersama LAKPESDAM Lobar
Sambut Hari Santri ke-12, Pimpinan Ponpes Darul Hikmah NWDI Serukan Aksi Sosial dan Adaptasi AI

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 15:15

Konsisten Pertahankan Budaya K3, PLN UP3 Mataram Raih Juara 2 Zero Accident HSSE Award 2026 Tigkat Nasional

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:40

Sambut Hari Sumpah Pemuda, Srikandi PLN Edukasi Masyarakat Lombok Barat tentang Keselamatan Ketenagalistrikan

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:30

Polisi Bersama Masyarakat, Kapolda NTB Dekatkan Diri dengan Santri

Jumat, 30 Oktober 2026 - 21:26

Kelompok Perempuan Binaan PLN Sulap Hasil Usaha Jamur dan VCO Menjadi 90 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Lombok Utara

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:06

Kapolsek Kediri Beri Sosialisasi Tema Sayangi Diri Sendiri “Go To School di MTs. Negeri 2 Lombok Barat

Berita Terbaru

Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan BUMDes Bersama (BUMDesma) se-Kabupaten Lombok Barat mengikuti Pelatihan Pengelolaan Keuangan dan Manajemen Usaha. Kegiatan strategis ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 2–3 November 2026 di Hotel Jayakarta, Senggigi, Lombok Barat.

Go Lombok Barat

Tingkatkan Kapasitas BUMDES, Pemda Lobar Latih Ratusan Anggota

Senin, 2 Nov 2026 - 10:20