Masalah Stunting di Lombok Barat, Wabup UNA Minta Para Kepala Puskesmas Bertanggung Jawab Terkait Penurunan

Ramli Ahmad, S.Pd

- Reporter

Rabu, 22 Oktober 2025 - 19:54 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha melakukan Pertemuan Pengukuran dan Publikasi Data Stunting Kabupaten Lombok Barat Tahun 2025 berlangsung di Aula Restauran Ujung Landasan, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Rabu (22/10/2025). Foto (Ramli/gontb).

Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha melakukan Pertemuan Pengukuran dan Publikasi Data Stunting Kabupaten Lombok Barat Tahun 2025 berlangsung di Aula Restauran Ujung Landasan, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Rabu (22/10/2025). Foto (Ramli/gontb).

Giri Menang, GONTB –  Masalah Stunting di Kabupaten Lombok Barat merupakan tanggung jawab bersama dan harapannya tahun 2026 dapat ditekan hingga 4 persen.

Pemerintah kabupaten Lombok Barat telah berupaya dengan menyediakan susu tambahan untuk bayi.

Untuk mendukung hal tersebut, Wakil Bupati Lombok Barat Hj. Nurul Adha melakukan Pertemuan Pengukuran dan Publikasi Data Stunting Kabupaten Lombok Barat Tahun 2025 bersama Tim Penurunan penanggulangan Stunting, pertemuan berlangsung di Aula Restauran Ujung Landasan, Kecamatan Gerung, Lombok Barat. Rabu (22/10/2025).

Pada pertemuan tersebut, Hj. Nurul Adha mengatakan untuk menurunkan tingkat Stunting dengan melakukan kolaborasi tingkat sektoral, dimana harus terjalinnya kordinasi dan komunikasi antara Dinas Kesehatan dan Organisasi Perangkat Daerah lainnya serta pihak lainnya.

Baca Juga:  Pilkada 2024 NTB, Listrik Aman: PLN Pastikan Keandalan Pasokan Energi

“Disini kita membutuhkan komunikasi dan kerjasama Dikes dan OPD serta pihak lainnya dengan meningkatkan rata-rata lama sekolah untuk mencegah pernikahan anak, dimana banyak kita temukan kasus pernikahan anak ini dilakukan oleh anak-anak yang putus sekolah yang disebabkan adanya banyak persoalan,” ujar Ummi Nurul Adha (UNA) sapaan Wabup.

Baca Juga:  Pastikan Kelistrikan Andal Perayaan Natal 2025, GM PLN NTB Pantau Langsung

Wabup UNA juga mengingatkan kepada para Kepala Puskesmas (Kapus), dimana tugas perpanjangan tangan dari Pemerintah Daerah yakni, Dinas Kesehatan yang mempunyai ujung tombak pada Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) mempunyai tugas yang besar dalam perannya sebagai penanganan kasus Stunting di wilayah kerjanya. ***

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Lalu Sahid Wiadi

Sumber Berita: Liputan GONTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif
Pemprov NTB–ID FOOD Teken MoU Industri Ayam Terintegrasi Rp1,2 Triliun di Sumbawa
PLN UIW NTB Tebar Berkah Ramadan, Salurkan Santunan bagi Duafa, Yatim, dan Guru Ngaji
Listrik Ramadan Aman, Srikandi PLN Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Lombok Barat
Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga
Polda NTB Tetapkan MTF Ketua Yayasan Ponpes di Lombok Tengah sebagai Tersangka Dugaan Tindak Pidana Kekerasan Seksual
Kasat Reskrim Polresta Mataram Dampingi Satgas Cek Harga di Pasar Mandalika
Safari Ramadhan di Gunungsari, LAZ: Saya Tidak Mungkin Lupakan Warga
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 20:06 WITA

Gubernur NTB dan Menteri Ekonomi Kreatif Sepakat Jadikan NTB Role Model KUR Ekonomi Kreatif

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:02 WITA

Pemprov NTB–ID FOOD Teken MoU Industri Ayam Terintegrasi Rp1,2 Triliun di Sumbawa

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:34 WITA

PLN UIW NTB Tebar Berkah Ramadan, Salurkan Santunan bagi Duafa, Yatim, dan Guru Ngaji

Kamis, 5 Maret 2026 - 11:29 WITA

Listrik Ramadan Aman, Srikandi PLN Perkuat Edukasi Keselamatan Listrik di Lombok Barat

Rabu, 4 Maret 2026 - 22:40 WITA

Kasus Dugaan Pelecehan Murid TPQ Terungkap di Mataram, Sat Reskrim Polresta Amankan Terduga

Berita Terbaru