Ini Program Strategi Lalu Iqbal Berantas Kemiskinan Ekstrem di NTB

- Reporter

Sabtu, 25 Oktober 2025 - 07:49 WITA

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal turun ke desa-desa miskin untuk melihat dari dekat kondisi masyarakat. Pemprov NTB meluncurkan program Desa Berdaya untuk mengatasi kemiskinan. Foto (Doc.Ist)

Gubernur Lalu Muhamad Iqbal turun ke desa-desa miskin untuk melihat dari dekat kondisi masyarakat. Pemprov NTB meluncurkan program Desa Berdaya untuk mengatasi kemiskinan. Foto (Doc.Ist)

GONTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) meluncurkan program Desa Berdaya, sebuah langkah strategis Gubernur Lalu Muhamad Iqbal untuk menuntaskan kemiskinan ekstrem di daerah tersebut. Program ini menargetkan penurunan angka kemiskinan ekstrem dari 2,04 persen menjadi nol persen pada tahun 2029.

“Tahun ini ada 40 desa yang menjadi sasaran awal Program Desa Berdaya Transformatif dan Tematik. Targetnya sekitar 7.225 kepala keluarga akan mendapat pendampingan langsung,” kata Gubernur Iqbal dalam pesan singkatnya, Jumat (24/10/2025).

Iqbal menegaskan, kemiskinan merupakan akar dari berbagai persoalan sosial. Karena itu, pemerintah provinsi menyiapkan dua skema utama dalam program ini: Desa Berdaya Tematik dan Desa Berdaya Transformatif.

“Desa Berdaya Tematik menyasar seluruh 1.166 desa dan kelurahan di NTB. Sementara Desa Berdaya Transformatif difokuskan bagi 106 desa dengan penduduk miskin ekstrem,” jelas mantan Duta Besar Indonesia untuk Turki itu.

Ia menambahkan, pelaksanaan program ini akan didasarkan pada verifikasi dan validasi data Regsosek 2023 yang disempurnakan dengan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN), terutama pada kelompok desil 1. Dari data tersebut, pemerintah akan menentukan intervensi yang tepat — mulai dari perlindungan sosial hingga pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat yang belum memiliki penghasilan.

“Perlindungan dan pemberdayaan harus berjalan beriringan agar masyarakat benar-benar bisa keluar dari kemiskinan ekstrem,” ujarnya.

Untuk pelaksanaannya, Pemprov NTB akan menggandeng seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah pusat, kabupaten/kota, lembaga filantropi, hingga sektor swasta.

Baca Juga:  Percantik Kota Gerung, Bupati LAZ Akan Bangun Alun-alun

“Potensi sumber daya pembangunan dari berbagai pihak akan kita orkestrasi agar fokus menyelesaikan masalah di desa transformatif maupun tematik,” kata Iqbal.

Setiap desa yang ikut dalam program ini akan menerima alokasi anggaran antara Rp 300 juta hingga Rp 500 juta per desa, disalurkan secara bertahap sesuai kesiapan desa dan kemampuan anggaran daerah. Khusus untuk Desa Berdaya Transformatif, pemerintah juga menyiapkan stimulan sekitar Rp 7 juta per kepala keluarga dalam bentuk program pemberdayaan intensif dan pendampingan.

Pendanaan program ini bersumber dari APBD Provinsi NTB, namun bersifat kolaboratif dengan dukungan anggaran dari kabupaten/kota, pemerintah pusat, dan mitra pembangunan internasional.

Baca Juga:  Pecah Rekor! MotoGP 2025 di Mandalika Dibanjiri 140.324 Pengunjung dan Berikan Dampak Ekonomi Tinggi

Menanggapi kemungkinan tumpang tindih dengan dana desa, Iqbal menegaskan bahwa program ini justru akan disinergikan dengan program yang sudah ada.

“Desa Berdaya tidak akan menggantikan dana desa, tetapi memperkuatnya. Kabupaten, kota, dan desa akan berkontribusi bersama. Namanya kolaborasi, semua pihak kita ajak,” pungkasnya.

Program Desa Berdaya menjadi salah satu program unggulan Gubernur Lalu Muhamad Iqbal dan Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri.

Desa Berdaya Transformatif menargetkan 15.858 rumah tangga miskin ekstrem di 106 desa, sementara Desa Berdaya Tematik akan menjangkau 336 desa miskin absolut dan 724 desa/kelurahan lainnya.

Melalui program ini, Pemprov NTB berharap masyarakat desa dapat mandiri, berdaya secara ekonomi, dan keluar dari lingkar kemiskinan ekstrem secara berkelanjutan.***

Penulis : Redaksi GONTB

Editor : Redaksi GONTB

Sumber Berita: ASLINEWS.ID

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kepala MTs Negeri 2 Lombok Barat Salurkan CSR BSI Hasanuddin Mataram pada Sepuluh Siswa Prestasi Akdemik
Lantik Pengurus DPD KAI NTB, Ketum KAI Tekankan Peran Advokat sebagai Pejuang Penegakan Hukum
Domino Resmi Jadi Cabor KONI, Ini Komitmen Ketua ORADO NTB I Putu Dedy Saputra
Sekda NTB: Aplikasi My LPTQ NTB Tetap Mutakhir dan Bermanfaat
Tim Guru MTs Negeri 2 Lobar, Unjuk Prestasi di Panggung Bank Indonesia
Gubernur NTB Tantang Konsultan Lokal Naik Kelas, INKINDO Diminta Siap Bersaing di Tingkat Global
Kaesang Pangarep Hadiri Rakorwil, Ketua DPW Sebut PSI NTB Target Pimpinan Dewan
Sambut GT World Challenge Asia 2026, PLN Pastikan Kelistrikan Andal
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 10:03 WITA

Kepala MTs Negeri 2 Lombok Barat Salurkan CSR BSI Hasanuddin Mataram pada Sepuluh Siswa Prestasi Akdemik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 14:51 WITA

Lantik Pengurus DPD KAI NTB, Ketum KAI Tekankan Peran Advokat sebagai Pejuang Penegakan Hukum

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:28 WITA

Domino Resmi Jadi Cabor KONI, Ini Komitmen Ketua ORADO NTB I Putu Dedy Saputra

Minggu, 17 Mei 2026 - 19:00 WITA

Sekda NTB: Aplikasi My LPTQ NTB Tetap Mutakhir dan Bermanfaat

Minggu, 17 Mei 2026 - 18:09 WITA

Tim Guru MTs Negeri 2 Lobar, Unjuk Prestasi di Panggung Bank Indonesia

Berita Terbaru