Kemkomdigi Tekankan Pentingnya Literasi Digital untuk Penggunaan AI yang Bijak

Senin, 10 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Wamenkomdigi, Nezar Patria, saat menerima audiensi Indonesia AI Institute di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (06/11/2025). (Foto: Ahmad Tri Hawaari/Kemkomdigi)

Wamenkomdigi, Nezar Patria, saat menerima audiensi Indonesia AI Institute di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, Kamis (06/11/2025). (Foto: Ahmad Tri Hawaari/Kemkomdigi)

Jakarta, GONTB – Kemudahan akses terhadap platform kecerdasan artifisial atau Artificial Intelligence (AI) menuntut peningkatan literasi digital masyarakat agar teknologi tersebut digunakan secara bijak dan bertanggung jawab.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamenkomdigi), Nezar Patria, mengatakan, saat ini platform AI telah populer digunakan oleh berbagai kalangan, termasuk anak-anak.

Namun, kata Nezar tanpa pendampingan dan pemahaman yang memadai, penggunaan AI berpotensi menimbulkan dampak negatif bagi perkembangan anak.

“Yang kita takutkan, bukan anak-anak tambah cerdas dengan AI, yang terjadi adalah brain rot, otaknya enggak maksimal dipakai, semuanya tergantung sama AI,” kata Nezar Patria dalam keterangannya terkait saat bertemu perwakilan Indonesia AI Institute di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat, seperti dilansir pada Minggu (9/11/2025).

Baca Juga:  PLN Circular Waste Initiative, Perkuat Gerakan Masyarakat Kelola Sampah dari Rumah

Ia menjelaskan, anak-anak yang terbiasa menggunakan AI sejak dini berisiko mengalami ketergantungan teknologi dan penurunan kemampuan berpikir kritis. Oleh karena itu, literasi bagi orang tua dan guru menjadi kunci penting dalam mencegah dampak tersebut.

Wamen Nezar mengapresiasi inisiatif Indonesia AI Institute yang telah melakukan edukasi kepada masyarakat terkait risiko penggunaan AI.

Menurutnya, kolaborasi antara Kemkomdigi dan Indonesia AI Institute akan memastikan bahwa Indonesia tidak hanya memiliki talenta-talenta digital di bidang AI, tetapi juga masyarakat yang mampu memanfaatkan teknologi dengan bijak.

Baca Juga:  Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh

Kemkomdigi, lanjut Nezar, telah menjalankan sejumlah program pengembangan AI di Indonesia, termasuk AI Talent Factory, yang berfokus pada penciptaan talenta digital sekaligus penguatan ekosistem riset agar menghasilkan produk berdaya saing global.

“Tujuan kita menyiapkan AI talent yang global standard dan sekaligus menjadikan mereka developer, bukan cuma user saja, dan kita harus menyiapkan ekosistem juga yang dapat memanfaatkan kemampuan mereka,” jelasnya.

Selain menyiapkan sumber daya manusia, pemerintah juga memastikan adopsi AI di Indonesia dilakukan secara etis dan bertanggung jawab.

Baca Juga:  Prabowo Subianto Masuk Peringkat 18 dari 500 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh di Dunia 2025

Karena itu, Kemkomdigi telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 9 Tahun 2023 tentang Etika Kecerdasan Artifisial sebagai pedoman bagi platform AI agar mematuhi peraturan nasional seperti UU ITE dan UU Perlindungan Data Pribadi (PDP) serta menjunjung prinsip transparansi dan akuntabilitas.

Regulasi ini akan diperkuat dengan penyusunan Peta Jalan AI Nasional dan Peraturan Presiden tentang Etika AI, yang menjadi payung kebijakan untuk memastikan teknologi AI berkembang dengan tetap menghormati nilai-nilai kemanusiaan dan kepentingan publik. ***

Sumber Berita: Info Publik

Berita Terkait

PLN Resmikan Centralized Command Center UIW NTB, Ini tujuannya
Perkuat Hak Pegawai, DPP SP PLN Gelar Diklat Forum Advokasi Nasional Batch 3 di NTB
Al Washliyah NTB Masuk dalam Jajaran Pengurus Dewan Pertimbangan Al Washliyah Periode 2026 -2031
DPD Asphirasi Bali dan Nusra Tahun 2026 – 2028 Terbentuk! Ini Pengurusnya
PLN Circular Waste Initiative, Perkuat Gerakan Masyarakat Kelola Sampah dari Rumah
Swasembada Energi! PLTS 100 GWp Diluncurkan, PLN Siap Dukung Akselerasi Pengembangan EBT
P3K Paruh Waktu Diangkat Jadi Penuh Waktu, Guru Berstatus PTK Penuh Waktu Berkesempatan Jadi PNS
Pulihkan Listrik, PLN Kirim Tim Recovery ke Daerah Terpencil Terdampak Gempa di Flores NTT

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 16:42

PLN Resmikan Centralized Command Center UIW NTB, Ini tujuannya

Senin, 7 September 2026 - 06:18

Perkuat Hak Pegawai, DPP SP PLN Gelar Diklat Forum Advokasi Nasional Batch 3 di NTB

Rabu, 2 September 2026 - 18:48

Al Washliyah NTB Masuk dalam Jajaran Pengurus Dewan Pertimbangan Al Washliyah Periode 2026 -2031

Rabu, 2 September 2026 - 16:58

DPD Asphirasi Bali dan Nusra Tahun 2026 – 2028 Terbentuk! Ini Pengurusnya

Kamis, 27 Agustus 2026 - 18:31

PLN Circular Waste Initiative, Perkuat Gerakan Masyarakat Kelola Sampah dari Rumah

Berita Terbaru

Go NTB

Desa Berdaya Bermanfaat untuk Menekan Tingginya PMI

Kamis, 17 Sep 2026 - 09:04