Mataram, GONTB – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat terus mematangkan rencana pembentukan PT. NTB Kapital (Perseroda) melalui pembahasan intensif dalam Focus Group Discussion (FGD) yang berlangsung di Ruang Kerja Gubernur (14/11/2025). Agenda pembahasan meliputi persiapan pendirian PT. NTB Kapital.
Dalam arahannya, Gubernur Iqbal menegaskan rencana pendirian PT. NTB Kapital yang dalam proposal menggunakan nomenklatur NTB Kapital Syariah yang satu diantaranya fokus utama pemerintah provinsi.
“Selain program Desa Berdaya, salah satu flagship yang tiap hari selalu saya pikirkan adalah NTB Kapital ini. Saya ingin merestrukturisasi paradigma berbisnis Pemerintah Provinsi NTB supaya aman secara politik, legal, dan sound secara bisnis,” tegasnya.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur NTB mengungkapkan dirinya telah berkali-kali berkonsultasi dengan para ahli manajemen, termasuk dari Boston Management, McKinsey, hingga Standard Chartered, untuk memastikan arah transformasi BUMD berjalan tepat dan profesional.
Ditargetkan pembahasan regulasi terkait NTB Kapital dapat masuk dalam Prolegda dan mulai dibahas paling lambat awal triwulan II tahun 2026.
“Terpenting masuk dulu dalam Prolegda. Target saya di akhir triwulan pertama atau awal triwulan kedua sudah mulai pembahasan Perda-nya,” ujarnya.
Dalam laporan teknis, Perumus Ahli konsep NTB Kapital Dr. Prayitno Basuki menjelaskan ada tahapan pendirian yang harus dilalui.
“Jika hari ini arahan sudah final, Rabu atau Kamis pada minggu depan kita bisa langsung FGD kedua,” jelasnya. ***
Sumber Berita: Pemprov NTB














