8 Alasan Berat Badan Tiba-tiba Naik meski Tidak Makan Banyak

- Reporter

Selasa, 18 November 2025 - 16:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GONTB – Berbagai faktor dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang cepat, Hal ini bahkan bisa terjadi ketika seseorang sudah mengontrol makan dengan baik.

Faktornya bisa meliputi ketidakseimbangan hormon, pengobatan, kondisi kesehatan yang mendasarinya, stres emosional, dan perubahan gaya hidup semuanya dapat berperan.

Faktor-faktor ini dapat mengubah cara tubuh menyimpan lemak, memproses kalori, atau menahan cairan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melansir NDTV, berikut ini penyebab umum mengapa berat badan tiba-tiba naik.

1. Ketidakseimbangan hormon

Hormon mengatur segalanya, mulai dari nafsu makan hingga penyimpanan lemak.

Ketidakseimbangan hormon tiroid (hipotiroidisme), insulin, estrogen, atau kortisol semuanya dapat menyebabkan kenaikan berat badan secara tiba-tiba.

Misalnya, kadar hormon tiroid yang rendah memperlambat metabolisme, sementara kadar kortisol yang tinggi akibat stres kronis mendorong penyimpanan lemak perut.

2. Retensi air

Retensi cairan atau kembung dapat membuat merasa lebih berat di malam hari.

Baca Juga:  2024, Kasus Demam Berdarah Capai 4206, Kadikes NTB: Waspada Musim Hujan

Hal ini sering terjadi karena asupan natrium yang tinggi, perubahan hormon (terutama pada wanita), obat-obatan tertentu, atau kondisi seperti penyakit ginjal atau jantung.

Berat badan yang bertambah bukanlah lemak, melainkan kelebihan cairan dalam jaringan.

3. Kurang bergerak

Meski sudah mengontrol porsi makan, penurunan aktivitas fisik yang drastis dapat memperlambat metabolisme dan menyebabkan kenaikan berat badan yang cepat.

Duduk berjam-jam, terutama tanpa olahraga teratur, mendorong penumpukan lemak dan kehilangan otot, yang memengaruhi berat badan secara keseluruhan.

4. Stres

Stres kronis dapat memicu keinginan makan karena emosi dan keinginan untuk mengonsumsi makanan berkalori tinggi.

Baca Juga:  12 Pilihan Buah yang Mengandung Karbohidrat

Kadar kortisol yang tinggi juga meningkatkan nafsu makan dan meningkatkan penyimpanan lemak.

Kombinasi ini sering kali menyebabkan kenaikan berat badan yang signifikan dalam waktu singkat, terutama di sekitar bagian tengah tubuh.

5. Kurang tidur

Kurang tidur memengaruhi hormon lapar seperti ghrelin dan leptin, yang membuat merasa lebih lapar dan kurang puas setelah makan.

Kurang tidur juga menurunkan kadar energi, sehingga mengurangi aktivitas fisik.

Semua efek ini dapat dengan cepat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak diinginkan.

6. Efek obat-obatan

Obat-obatan tertentu, termasuk antidepresan, steroid, antipsikotik, dan pil KB, dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang cepat sebagai efek samping.

Obat-obatan ini dapat memengaruhi metabolisme, meningkatkan nafsu makan, atau menyebabkan retensi air, yang menyebabkan perubahan berat badan yang nyata.

7. Masalah pencernaan

Kondisi seperti sindrom iritasi usus besar (IBS), sembelit, atau radang usus dapat menyebabkan perut kembung dan sensasi penambahan berat badan.

Baca Juga:  Kapan Waktu Olahraga yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan?

Dalam beberapa kasus, pencernaan dan penyerapan nutrisi yang buruk juga dapat menyebabkan makan berlebihan atau masalah metabolisme.

8. PCOS

Sindrom Ovarium Polikistik atau PCOS adalah kelainan hormonal yang umum terjadi pada wanita usia produktif.

Kondisi ini sering menyebabkan resistensi insulin, yang membuat tubuh menyimpan lebih banyak lemak.

Wanita dengan PCOS mungkin mengalami kenaikan berat badan yang cepat atau tidak dapat dijelaskan, terutama di sekitar perut. ***

Sumber Berita: TribunHealth.com

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Deteksi Dini Kesehatan Anak, Layanan CKG Puskesmas Perampuan Sasar PAUD 
Puskesmas Perampuan Masifkan Intervensi Gizi Terintegrasi Tekan Angka Stunting
Puskesmas Perampuan Kembangkan Layanan Vision Center dan Penanganan Stunting
5 Kebiasaan Pagi yang Bisa Bantu Turunkan Lemak Tubuh
Kapan Waktu Olahraga yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan?
7 Obat Maag untuk Ibu Menyusui yang Aman dan Efektif
12 Pilihan Buah yang Mengandung Karbohidrat
RSUD Tripat Lombok Barat Gelar Aksi Donor Darah Serentak Peringati HUT ARSADA ke-25
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Januari 2026 - 19:02 WITA

Deteksi Dini Kesehatan Anak, Layanan CKG Puskesmas Perampuan Sasar PAUD 

Rabu, 14 Januari 2026 - 15:04 WITA

Puskesmas Perampuan Masifkan Intervensi Gizi Terintegrasi Tekan Angka Stunting

Selasa, 6 Januari 2026 - 11:57 WITA

Puskesmas Perampuan Kembangkan Layanan Vision Center dan Penanganan Stunting

Minggu, 7 Desember 2025 - 07:50 WITA

5 Kebiasaan Pagi yang Bisa Bantu Turunkan Lemak Tubuh

Senin, 24 November 2025 - 07:02 WITA

Kapan Waktu Olahraga yang Baik untuk Menurunkan Berat Badan?

Berita Terbaru

Go Religi

Memperbincangkan Kembali Makna Dakwah Dewasa Ini

Minggu, 18 Jan 2026 - 18:57 WITA