STID Mustafa Ibrahim Gelar Wisuda ke-14, Kukuhkan 52 Sarjana Dakwah Moderat Langkah Bertransformasi Jadi STAI

Sabtu, 29 November 2025

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri, Lombok Barat, menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S-1) ke-XIV, Sabtu (29/11/2025).

STID Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri, Lombok Barat, menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S-1) ke-XIV, Sabtu (29/11/2025).

Lombok Barat, GONTB – Sekolah Tinggi Ilmu Dakwah (STID) Mustafa Ibrahim Al-Ishlahuddiny Kediri, Lombok Barat, menggelar Sidang Senat Terbuka Wisuda Sarjana (S-1) ke-XIV, Sabtu (29/11/2025).

Sebanyak 52 wisudawan dari Program Studi Komunikasi dan Penyiaran Islam (KPI) serta Bimbingan dan Penyuluhan Islam (BPI) resmi dikukuhkan dalam suasana khidmat.

Ketua STID, Abdul Kohar, M.H., menyampaikan harapan agar para lulusan menjadi garda terdepan dalam menyebarkan nilai-nilai Islam moderat di tengah tantangan zaman.

“Dari 52 mahasiswa yang kita wisuda, kita harapkan mereka menjadi agen moderasi beragama. Tantangan saat ini adalah anti-kekerasan, intoleransi, dan dehumanisasi. Lulusan ini harus menjadi pembawa rahmatan lil ‘alamin,” ujarnya.

Selain itu, Abdul Kohar memaparkan visi pengembangan kampus. Pada tahun mendatang, STID Mustafa Ibrahim berencana bertransformasi menjadi Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) dan membuka Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI).

Baca Juga:  Komitmen Bersama: Hadirkan Perubahan Melalui Senat Mahasiswa

“Tahun depan kami akan membuka Prodi PAI, sehingga nanti bukan hanya kader dakwah yang kita cetak, tetapi juga kader pendidik Islam yang profesional,” jelasnya.

Ia menambahkan, kampus juga terus memperkuat kompetensi bahasa dan wawasan global mahasiswa melalui program pengiriman mahasiswa ke Kampung Inggris (Pare) selama tiga bulan, serta rencana Kuliah Kerja Nyata (KKN) internasional ke Malaysia.

Terkait prospek karier, Abdul Kohar menegaskan bahwa regulasi Kementerian Agama membuka peluang luas bagi lulusan.

Mahasiswa KPI berpeluang menjadi guru PAI, sementara lulusan BPI dapat mengisi posisi guru Bimbingan Konseling (BK), penyuluh, penghulu, maupun jabatan struktural lainnya.

Baca Juga:  Majlis Ta'lim Darunnajah Al Irsyadi akan Gelar Festival Hadrah Al-Habsyi se Lombok Timur

Anggota Senat STID, H. Abdul Azis Faradi, M.Pd., juga mengingatkan para wisudawan tentang pentingnya adaptasi di era dakwah digital.

Ia menekankan agar dakwah berbasis teknologi tetap diiringi dengan dakwah tatap muka (muwajahah) dan nilai-nilai kesantrian.

“Peran media dakwah digital menjadi bagian penting, namun mereka harus tetap mempertahankan akhlakul karimah. Jangan sampai tergerus oleh kemajuan teknologi,” pesannya.

Dalam acara tersebut, senat kampus memberikan penghargaan kepada wisudawan terbaik dari masing-masing jurusan serta kategori non-akademik, termasuk para penghafal Al-Qur’an 15–30 juz.

Wakil Koordinator Kopertais Wilayah XIV Mataram, Prof. Dr. H. Sayid Ali Jadid Al Idrus, M.Pd., yang hadir memberikan orasi ilmiah, menegaskan keunggulan lulusan berbasis pesantren dibandingkan dengan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI).

Baca Juga:  Pengabdian Masyarakat BEM FIPP dan HMPS AP di Desa Setiling: Mewujudkan Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat

Menurutnya, pondok pesantren mengajarkan “sanad ilmu” yang bersambung hingga Rasulullah SAW, serta mendidik hati yang tidak dimiliki oleh mesin.

“Generasi terbaik lahir dari pondok pesantren karena spiritualnya bagus, emosinya stabil, dan wawasannya luas,” tegasnya.

Prof. Sayid Ali juga menyebut pesantren telah mengasah kompetensi abad ke-21, seperti berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas.

“Pikiran boleh global, tapi prilaku tetap lokal. Nilai-nilai keislaman dan keilmuan yang digembleng di pesantren melahirkan ilmuwan yang berbasis hati,” pungkasnya. ***

 

 

Penulis : Ramli Ahmad

Editor : Lalu Sahid Wiadi

Sumber Berita: Liputan GONTB

Berita Terkait

UT Mataram Wisuda Ratusan Lulusan di NTB, Tegaskan Kesiapan Kolaborasi Riset dan Cetak SDM Unggul Berbasis Digital
Kreen! Karnaval Alegoris MTs Negeri 2 Lobar Memukau Masyarakat Kecamatan Kediri
Polisi Ajak Siswa SDN 3 Taman Sari Biasakan TMT
Mahasiswa UIN Mataram Sosialisasi Pernikahan Dini, Soroti Kesiapan Mental dan Finansial Remaja di Desa Ungga
Bangga! Siswi MTsN 2 Lobar Terpilih Ikuti Jambore Nasional XII Jakarta
Siswi MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Juara 2 Ajang Pencak Silat Masmirah Championship Cup 2026
MTs Negeri 2 Lobar Gandeng SPS Mataram Gelar Servis Oli Gratis untuk Guru dan Murid
MTs Negeri 2 Lombok Barat Raih Prestasi Gemilang, Dominasi Podium Olympiade Bahasa Arab 

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 18:09

UT Mataram Wisuda Ratusan Lulusan di NTB, Tegaskan Kesiapan Kolaborasi Riset dan Cetak SDM Unggul Berbasis Digital

Minggu, 16 Agustus 2026 - 06:26

Kreen! Karnaval Alegoris MTs Negeri 2 Lobar Memukau Masyarakat Kecamatan Kediri

Senin, 10 Agustus 2026 - 20:00

Polisi Ajak Siswa SDN 3 Taman Sari Biasakan TMT

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:45

Mahasiswa UIN Mataram Sosialisasi Pernikahan Dini, Soroti Kesiapan Mental dan Finansial Remaja di Desa Ungga

Kamis, 6 Agustus 2026 - 09:16

Bangga! Siswi MTsN 2 Lobar Terpilih Ikuti Jambore Nasional XII Jakarta

Berita Terbaru

Penulis: Aswan Amir Hasan Nasution

Go Religi

Kenapa Harus Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW

Minggu, 23 Agu 2026 - 09:40

Go Peristiwa

Breaking News : Kampung Adat Sade Lombok Tengah Terbakar

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:50