GONTB – Prosesi penanaman padi (Dewasain) yang dilaksanakan masyarakat khususnya petani di Desa Gondang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara pada Kamis, 1 Januari 2026 membawa ke kenangan masa lalu.
Dimana, pada tahun 1980-an, saat di Desa Megu Kecamatan Weru Kabupaten Cirebon masih banyak ditemui sawah.
Sama seperti Dewasain, saat akan dilaksanakan penanaman padi, diawali dengan prosesi budaya yang melambangkan nilai-nilai kearifan lokal.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Saat itu, anak-anak akan senang bermain lumpur disawah. Walau, saat itu kami tak memahami mengapa lahan harus digenangi air. Yang ada hanya rasa senang, bisa bermain disawah bersama teman-teman.
Dilain waktu, kami pun terkadang naik kerbau disela istirahat membajak atau saat tetangga menggembalakan kerbaunya.
Yang paling menyenangkan, saat kami naik ke atas punggung kerbau. Tanpa rasa takut, kami tetap duduk di atas kerbau meski kerbau itu bergerusuk turun ke kali dan naik lagi untuk mencari rumput yang mau dimakan.
Dan ketika Gelaran Dewasain dilaksanakan pada Kamis, 1 Januari 2026, kami kembali merasakan sensasi bagaimana telapak kaki menyatu dengan lumpur. Tangan berkait dengan bibit padi, mencelupkannya kedalam air dan memendamnya dalam lumpur.
Entahlah, …rasa apa yang mengalir di jiwa. Yang ada hanya rasa senang dan ingin terus bermain di lumpur sawah. ***
Penulis : Dedi Suhadi
Editor : M. Sukri Aruman
Sumber Berita: Liputan GONTB













