PLN Dorong Literasi Kesehatan Anak Lewat Kolaborasi Mahasiswa Internasional di Terara

- Reporter

Minggu, 30 November 2025 - 21:44 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lombok Timur, GONTB — PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pendidikan informal yang inklusif bagi anak anak dan lansia melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan.

PLN telah menyediakan tempat belajar yang layak untuk menyelenggarakan berbagai kegiatan pendidikan masyarakat.

Fasilitas ini dimanfaatkan dalam kegiatan literasi kesehatan yang melibatkan mahasiswa internasional dari Utrecht University Netherlands dan OTR University Germany bersama 20 anak di Ecoschool Lentera Intergeneration, Desa Terara, Kabupaten Lombok Timur.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini merupakan bagian dari program magang bertema Global Health yang memberi kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk memahami kondisi kesehatan masyarakat di Indonesia, sekaligus berinteraksi langsung dengan komunitas lokal.

Melalui pendekatan pembelajaran kreatif dan interaktif, peserta anak-anak dikenalkan pada konsep kesehatan dasar dan perilaku hidup bersih.

Baca Juga:  Jika Suatu Bangsa Kehilangan Negarawan

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa menggunakan permainan edukatif berbahasa asing yang dirancang untuk mendorong anak-anak belajar secara menyenangkan.

Pendekatan ini terbukti membantu meningkatkan kepercayaan diri anak, memperluas kemampuan komunikasi, serta menanamkan kesadaran pentingnya menjaga pola hidup sehat sejak dini.

Selama sesi berlangsung, 20 anak menunjukkan antusiasme tinggi. Mereka mampu merespons instruksi sederhana dalam bahasa asing dan terlibat aktif dalam berbagai aktivitas kelompok.

Pengalaman ini turut membuka wawasan lintas budaya dan memperkuat kemampuan adaptasi sosial pada usia sekolah dasar.

Pengelola Ecoschool Lentera Intergeneration, Romi, menyampaikan bahwa program ini memberikan dampak yang besar bagi komunitas.

“Mahasiswa Belanda dan Jerman tidak hanya belajar tentang sistem kesehatan di NTB, tetapi juga terlibat langsung dalam kegiatan intergenerasi, mulai dari edukasi kesehatan, aktivitas fisik, hingga mengenalkan bahasa asing kepada anak-anak. Ini menjadi platform knowledge sharing yang seimbang karena kami juga mendapatkan wawasan baru, termasuk dasar-dasar pekerja sosial yang mereka terapkan di Eropa,” ujarnya.

Baca Juga:  Utamakan Daya Beli Masyarakat, Pemerintah Jaga Tarif Listrik Tetap Terjangkau Sepanjang 2025

General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, menyampaikan apresiasi atas penyelenggaraan kegiatan ini.

“Ecoschool Lentera Intergeneration merupakan salah satu pilar penting program TJSL PLN dalam memperkuat kapasitas generasi muda NTB. Melalui kegiatan literasi kesehatan bersama mahasiswa internasional, anak-anak memperoleh wawasan baru tentang keberagaman dan praktik kesehatan global yang relevan dengan kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Ecoschool Lentera Intergeneration, sebagai mitra utama kegiatan, menyediakan ruang belajar intergenerasi yang menekankan literasi lingkungan dan kesehatan. Pendampingan dari tim Ecoschool untuk anak2 dan lansia setiap kegiatan berjalan sesuai konteks sosial dan budaya setempat, sehingga materi mudah diterapkan dalam kehidupan anak-anak sehari-hari.

Baca Juga:  Anggota DPR RI Fauzan Khalid: Integritas dan Kemandirian Penyelenggara Pemilu Semakin Tergerus

Kolaborasi ini merupakan bagian dari program magang yang difasilitasi oleh Gentle Care Foundation Indonesia, lembaga nirlaba yang fokus pada pemberdayaan komunitas dan pengembangan kesehatan masyarakat.

Program magang berlangsung selama tiga hingga enam bulan, dengan sesi kegiatan di Ecoschool dijalankan secara rutin setiap minggu.

Melalui kerjasama ini, PLN UIW NTB berharap pendidikan kesehatan berbasis komunitas semakin kuat dan melibatkan lebih banyak pihak, termasuk pemuda global yang ingin berkontribusi dalam isu kesehatan masyarakat.

Upaya berkelanjutan ini selaras dengan komitmen PLN untuk menghadirkan manfaat sosial yang berdampak bagi masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat. ***

Sumber Berita: PLN NTB

Follow WhatsApp Channel gontb.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hasil Ladang Kebun, antarkan Niat Suci Mantan Kepala Desa Tepal Umroh
Apa Sebab Jumlah Surat Dispensasi Nikah Turun?
Camat Kuripan Meninjau Rumah Warga Aik Jambe
Inspiratif Aksi Mahasiswa KKN-PMD Unram bersama Mahasiswa KKN IAIH Tanam 1000 Pohon di Desa Gunung Rajak
Dewasain, Membawa ke Masa Lalu
Haru Iringi Penampilan Anak Berkebutuhan Khusus di Peringatan Hari Ibu ke-97 Lombok Barat
Semangat Kepedulian Generasi Muda: Donasi untuk Korban Banjir Aceh, Sumut, dan Sumbar
Inklusi dan Kesetaraan: Desa Selabung Ketangga Peringati Hari Disabilitas Internasional 2025
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 10:14 WITA

Hasil Ladang Kebun, antarkan Niat Suci Mantan Kepala Desa Tepal Umroh

Selasa, 3 Februari 2026 - 23:04 WITA

Apa Sebab Jumlah Surat Dispensasi Nikah Turun?

Jumat, 30 Januari 2026 - 16:46 WITA

Camat Kuripan Meninjau Rumah Warga Aik Jambe

Minggu, 11 Januari 2026 - 16:01 WITA

Inspiratif Aksi Mahasiswa KKN-PMD Unram bersama Mahasiswa KKN IAIH Tanam 1000 Pohon di Desa Gunung Rajak

Jumat, 2 Januari 2026 - 22:13 WITA

Dewasain, Membawa ke Masa Lalu

Berita Terbaru