NTB Gelar Potensi Pariwisata Hingga Energi Terbarukan ke Kanada

Senin, 12 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Mataram, GONTB – Pertemuan bilateral antara Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr L Muhamad Iqbal dan Menteri Pembangunan Internasional Kanada, Randeep Singh Sarai berlangsung dalam suasana terbuka dan konstruktif di gedung Bank NTB Mataram, Sabtu (10/01/2026) memaparkan potensi daerah mulai sektor pariwisata dan energi terbarukan.

Gubernur didampingi Ketua TP PKK, Sinta Agarthia dan sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah, memaparkan secara komprehensif potensi dan arah pembangunan NTB yang sejalan dengan prinsip pembangunan berkelanjutan, ekonomi hijau, dan pembangunan inklusif.

Gubernur menegaskan bahwa NTB merupakan wilayah strategis Indonesia dengan keunggulan komparatif dan kompetitif di berbagai sektor unggulan, mulai dari pariwisata, pertanian, peternakan, perikanan, energi terbarukan, hingga sumber daya mineral, yang seluruhnya diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Dalam paparannya, Gubernur menjelaskan bahwa sektor pariwisata menjadi motor utama pertumbuhan ekonomi NTB yang berkualitas dan inklusif. Saat ini, NTB memiliki 265 destinasi wisata, terdiri dari 171 destinasi wisata alam, 31 wisata budaya, 12 wisata religi, 7 wisata buatan, dan 43 wisata petualangan. Selain itu, NTB juga memiliki 15 kawasan hutan wisata serta 375 desa wisata, dengan 93 desa telah memenuhi standar nasional.

Baca Juga:  'Ngamen' Cara Lurah Pejarakan Karya Bangun Gedung Bertingkat

Sektor pariwisata NTB telah menyerap 422.498 tenaga kerja, didukung oleh 4.137 tenaga kerja pariwisata bersertifikat, serta 5.966 pelaku usaha pariwisata, di mana 402 unit usaha telah tersertifikasi CHSE. Infrastruktur pariwisata ditopang oleh 1.078 hotel, terdiri atas 274 hotel berbintang dan 804 hotel nonbintang, yang tersebar di zona pariwisata seluas ±32.808 hektare.

Untuk memperkuat pariwisata berkualitas, NTB terus meningkatkan konektivitas melalui pembukaan rute udara domestik baru ke Labuan Bajo, Malang, dan Banyuwangi, serta rute internasional yang telah beroperasi ke Singapura dan Malaysia.

Ke depan, NTB menargetkan rute langsung ke Perth, Bangkok, Darwin, dan Sydney, termasuk pengembangan transportasi wisata berbasis pesawat amfibi (seaplane), yang dalam pertemuan ini turut dibahas sebagai peluang kerja sama dengan perusahaan asal Kanada.

Ketahanan Pangan, Hilirisasi, dan Ekonomi Biru

Gubernur NTB juga memaparkan posisi NTB sebagai lumbung pangan nasional. Produksi padi mencapai 1.453.451 ton gabah kering giling dari lahan 280.027 hektare, atau setara 973.812 ton beras, serta produksi jagung sebesar 2.465.293,40 ton dari lahan 334.812,12 hektare.

Baca Juga:  Geser Fokus, Pemprov NTB: Inovasi Harus Hadirkan Solusi

Di sektor peternakan, produksi daging sapi NTB pada tahun 2025 tercatat 14.120 ton, dengan konsumsi daerah 12.250 ton di luar Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kondisi ini membuka peluang kerja sama investasi dalam peternakan terintegrasi dan industri pengolahan hasil ternak.

Sementara itu, sektor perikanan NTB mencatat produksi signifikan, antara lain 198.639 ton udang vaname, 704.810 ton rumput laut, serta berbagai komoditas unggulan tuna dan cakalang. Pelabuhan perikanan strategis seperti Teluk Awang, Labuhan Lombok, Tanjung Luar, Sape, Teluk Santong, dan Soroadu menjadi pintu masuk pengembangan ekonomi biru dan hilirisasi hasil laut.

Energi Terbarukan dan Pembangunan Berkelanjutan

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur juga menekankan potensi besar NTB di sektor energi terbarukan, khususnya panas bumi dan tenaga angin, dengan kapasitas potensial 20–30 megawatt per lokasi di wilayah Huu, Sembalun, Sekotong, Jerowaru, dan Empang. Selain itu, NTB memiliki cadangan mineral strategis seperti tembaga, emas, perak, mangan, dan pasir besi, yang telah menghasilkan produk turunan bernilai tinggi.

Baca Juga:  Tragedi Penyelamatan di Tanjung Beloam: Seorang Pria Hilang Terseret Ombak

Menteri Negara Kanada untuk Pembangunan Internasional, Randeep Singh Sarai, didampingi Jess Dutton Duta Besar Kanada untuk Republik Indonesia dan rombongan, menyampaikan apresiasi atas sambutan dan paparan yang disampaikan oleh Pemerintah Provinsi NTB. Ia menyatakan ketertarikan Kanada untuk memperluas kerja sama, khususnya di bidang energi berkelanjutan, pemberdayaan perempuan, kesehatan reproduksi, dan pendidikan, yang selama ini menjadi fokus program pembangunan internasional Kanada.

Ia juga menegaskan bahwa Kanada telah memiliki sejumlah program pembangunan di kawasan Asia Tenggara dan memandang kerja sama dengan NTB sebagai peluang strategis untuk memperkuat pembangunan berbasis kesejahteraan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.

Pertemuan ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kemitraan strategis antara NTB dan Kanada, yang mencakup: pengembangan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan, hilirisasi produk pertanian, perikanan, dan peternakan, pengembangan energi terbarukan dan industri hijau, serta, transfer teknologi dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia, tegas Gubernur NTB Dr. Lalu Muhamad Iqbal. ***

Berita Terkait

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat
40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak
MRLL Simpang 4 Rembiga Dievaluasi, Pemkot Mataram Tetap Terapkan Satu Arah di Jalan Dakota dan Adisucipto
Pelantikan Perbasasi NTB, Baseball-Softball Bersiap Menuju PON 2028
Musorprov XIII KONI NTB Hangat, Pendukung Pakai Rompi Orange, Mori Hanafi: Pertanda Organisasi Ini Strategis
Aksi Bersih Pantai Senggigi, DPC Demokrat Lombok Barat Dorong Gerakan “Langit Biru Indonesia Asri”
Tak Tersentuh Bantuan Pemerintah, Polresta Mataram Bantu Lansia Kursi Roda

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 22:07

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Selasa, 1 September 2026 - 20:30

40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan

Senin, 31 Agustus 2026 - 19:48

Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak

Senin, 31 Agustus 2026 - 08:06

Pelantikan Perbasasi NTB, Baseball-Softball Bersiap Menuju PON 2028

Minggu, 30 Agustus 2026 - 18:05

Musorprov XIII KONI NTB Hangat, Pendukung Pakai Rompi Orange, Mori Hanafi: Pertanda Organisasi Ini Strategis

Berita Terbaru