Isra’ Mi’raj: Gubernur Iqbal: Mari Jaga Alam dan Solidaritas Sosial di NTB

Jumat, 16 Januari 2026

google preferred source facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

google preferred source icon facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menghadiri peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Islamic Center Mataram, Kamis, (15/01/2026). Foto (Doc.Ist).

Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menghadiri peringatan Isra' Mi'raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Islamic Center Mataram, Kamis, (15/01/2026). Foto (Doc.Ist).

Mataram, GONTB – Gubernur Nusa Tenggara Barat Lalu Muhamad Iqbal menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj merupakan sesuatu yang sangat penting karena terdapat banyak hikmah yang dapat dijadikan pelajaran bagi kehidupan saat ini diantaranya menjaga solidaritas sosial dan alam lingkungan.

“Saya ingin menekankan satu fakta bahwa dalam Isra Mi’raj Rasulullah mendapatkan mandat sholat lima waktu langsung dari Allah subhanahu Wa Ta’ala, menerima surah Al-Fatihah dan langsung juga menerima dua ayat terakhir dari surah Al-Baqarah yang di ayat 286 sangat relevan dengan kondisi kita sekarang ini.” ucapnya saat menghadiri peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW di Masjid Islamic Center Mataram, Kamis, (15/01/2026).

Baca Juga:  Sakinah Festival NTB 2025, Bunda Sinta : Menikah Butuh Kesiapan, Bukan Sekadar Mengejar Usia

Menurut dirinya, ayat 286 tersebut mengingatkan kita dengan berbagai musibah yang tengah kita hadapi di Indonesia, dan di Nusa Tenggara Barat.

“Saudara-saudara kita di Sumatera Utara, Aceh dan Sumatera Barat sedang dilanda oleh bencana, kemarin saya berkeliling menjenguk melihat dan menemui saudara-saudara kita juga yang sedang dilanda bencana banjir di Sekotong, barat daya Lombok Barat, semua sedang diuji dengan bencana, tapi di ayat 286 Allah menyampaikan bahwa Allah SWT tidak akan memberikan beban lebih dari kemampuan hambaNya untuk menanggung beban itu.” ujarnya.

Baca Juga:  Siap Siap! Besok Rabu di Wilayah Cakra dan Praya Listrik Padam 5 Jam, cek Lokasinya

Dirinya menjelaskan bahwa atas musibah yang terjadi dibutuhkan solidaritas dari semua kalangan, dengan sekurang kurangnya mengirimkan doa agar yang tertimpa musibah diberikan kesehatan, kekuatan dalam proses pemulihan agar dapat kembali beraktifitas sebagaimana sebelumnya.

Selain itu Miq Iqbal mengingatkan bahwa bencana-bencana yang terjadi merupakan dampak dari tindakan kita yang kurang bijak terhadap lingkungan.

Baca Juga:  Mi6 Dukung Perpres No 4 Tahun 2026 tentang Pengendalian Lahan Sawah : Data Harus Rapi, Daerah Jangan Dibelenggu

“Oleh karena itu, mari kita saling menguatkan dan berdoa untuk pemulihan saudara-saudara kita, dan pada saat yang sama, berkomitmen untuk berbuat lebih baik dalam hubungan kita dengan lingkungan dan sesama.” pesannya.

Dirinya menekankan bahwa solidaritas dan semangat gotong royong adalah kunci dalam menghadapi tantangan terutama ketika bencana melanda agar kesadaran ini menjadi pengingat bag semua yang akan di mintai pertanggungjawaban atas perbuatan kita terhadap lingkungan dan sesama.

“Melestarikan lingkungan adalah kewajiban kita agar tidak terus menerus menghadapi bencana.”, pungkasnya.

Sumber Berita: Pemprov NTB

Berita Terkait

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa
Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi
Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar
Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS
Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat
40 Tahun Menanti, Sesaot Menuju Kepastian Pengelolaan Hutan
Semangat “Berembuk”, Muhamad Halil Siap Kembalikan Martabat Desa Bagik Polak
MRLL Simpang 4 Rembiga Dievaluasi, Pemkot Mataram Tetap Terapkan Satu Arah di Jalan Dakota dan Adisucipto
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:40

Polda NTB Turunkan Tim Investigasi Laksanakan Olah TKP Lokasi Meninggalnya Penambang di Desa Lantung Sumbawa

Minggu, 6 September 2026 - 17:38

Kurang 1×24 Jam Tim URC Polresta Mataram Amankan Diduga Pelaku Penganiayaan dan Bawa Senpi

Sabtu, 5 September 2026 - 13:33

Kunjungan Wisata Unggulan Mataram Menurun Gegara Tongkrongan, Fraksi PKS Kritik Keras Sikap Pasrah Dispar

Jumat, 4 September 2026 - 19:23

Tidak Ingin PPPK Paruh Waktu Hanya Ganti Label, Ini Desakan Ketua Fraksi PKS

Selasa, 1 September 2026 - 22:07

Aturan Tempat Hiburan di Mataram, Komisi I: Dukung Investasi Asalkan Bebas Maksiat

Berita Terbaru